Protica Kapsul 30 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Protica Kapsul adalah obat keras atau obat resep yang mengandung lansoprazole 30 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Protica Kapsul 30 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Lansoprazole
Kelas Terapi
Antasida
Klasifikasi Obat
Penghambat Pompa Proton (PPI)
Kemasan
1 strip @ 10 kapsul (30 mg)
Produsen
Ethica Industri Farmasi

Informasi Zat Aktif

Lansoprazole digunakan untuk mengobati gangguan pada lambung, seperti luka atautukak lambung, tukak duodenum (usus 12 belas jari), dan maag akibat produksi asam lambung berlebih.

Tukak lambung atau luka pada lambung membuat lapisan lambung terkikis, sehingga menyebabkan rasa sakit. Sementara, tukak duodenum atau luka pada usus 12 jari dapat menyebabkan nyeri ulu hati hingga mual, muntah, serta nyeri perut.

Lansoprazole merupakan obatgolongan antasida. Obat juga digunakan untuk mengobati gejala penyakit gastroesophageal reflux (GERD), yaitu suatu kondisi naiknya asam lambung dari perut yang menyebabkan mulas dan luka pada kerongkongan (esofagus) serta kondisi lain yang melibatkan tingginya produksi asam lambung, seperti sindrom Zollinger-Ellison.

Indikasi (manfaat) Obat

Mengatasi produksi asam lambung berlebih pada kondisi:

  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung jinak).
  • Luka pada dinding usus 12 jari (tukak duodenum).
  • Peradangan pada kerongkongan akibat naiknya asam lambung menuju kerongkongan (refluks esofagitis).

Lansoprazole merupakan agen antisekresi (menghambat pengeluaran) lambung, atau juga dikenal sebagai inhibitor pompa proton (PPI). Obat ini akan menurunkan asam lambung berlebih dengan cara menghalangi sistem di sel-sel perut, yang disebut pompa proton.
Pompa proton bekerja pada tahap akhir produksi asam. Ketika pompa proton tersumbat, maka produksi asam akan berkurang.

Komposisi Obat

Lansoprazole 30 mg.

Dosis Obat

  • Tukak duodenum: 30 mg/hari selama 4 minggu
  • Tukak lambung: 30 mg/hari selama 8 minggu
  • Refluks esofagitis: 30 mg/hari selama 8 minggu
  • Sindrom Zollinger-Ellison: 60 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 90-120 mg/hari dalam dosis terbagi

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi saat perut kosong atau sebelum makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Pusing atau lelah.
    Jika lansoprazole membuat Anda merasa pusing atau lelah, hentikan apa yang Anda lakukan. Duduk atau berbaringlah sampai merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda merasa lelah. Jangan minum alkohol karena akan membuat Anda merasa lebih buruk.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat. Minumlah banyak cairan dan sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan efek samping mengantuk. Mintalah apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama. Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau kondisi bertambah parah.
  • Kesulitan membuang air besar (konstipasi).
    Konsumsilah lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minumlah banyak air. Lakukan olahraga dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika ini tidak membantu, segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Merasa sakit.
    Hindari makan terlalu banyak atau makanan pedas saat Anda mengonsumsi lansoprazol.
  • Diare atau muntah.
    Minum air sedikit demi sedikit, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Gatal dan ruam pada kulit.
    Cobalah untuk mengonsumsi obat alergi yang dapat Anda beli di apotek.
  • Mulut atau tenggorokan kering.
    Mengunyah permen karet atau permen yang bebas gula.
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh.
  • Pasien yang mengalami pusing dan merasa sekelilingnya seperti berputar (vertigo).
  • Mual.
  • Nyeri pada otot dan sendi.
  • Ruam pada kulit.
  • Kesemutan (parestesia).
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Biduran (urtikaria).
  • Kelelahan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan hati sedang hingga berat.
  • Pasien yang berisiko mengalami penurunan penyerapan vitamin B12.
  • Pasien yang berisiko mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap lansoprazole.
  • Pasien yang menjalani terapi dengan mengonsumsi obat rilpinavirin dan atazanavir.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat peluruh urine (diuretik).
    Penggunaan lanzoprazole dengan obat diuretik dapat meningkatkan risiko penurunan kadar magnesium (hipomagnesemia).
  • Metotreksat dan takrolimus.
    Penggunaan lansoprazole dapat meningkatkan konsentrasi obat di atas dalam plasma.
  • Fluvoksamin.
    Penggunaan lansoprazole dapat meningkatkan kadar fluvoksamin.
  • Teophylline.
    Penggunaan lansoprazole dapat mengurangi konsentrasi serum theophylline.
  • Ketoconazole dan itrakonazole.
    Penggunaan lansoprazole dapat mengurangi penyerapan obat di atas dalam mengatasi infeksi jamur.
  • Rifampicin.
    Penggunaan lansoprazole dapat menurunkan kadar rifampicin.
  • Clopidogrel.
    Penggunaan lansoprazole dapat menurunkan efektivitas clopidogrel.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit perut parah dan diare berair atau berdarah.
  • Magnesium rendah yang ditandai dengan pusing, detak jantung cepat atau tidak teratur, tremor (gemetar), gerakan otot yang menyentak, merasa gelisah, kram otot, kejang otot di tangan dan kaki, serta batuk atau perasaan tersedak.
  • Gejala lupus yang baru atau memburuk, seperti nyeri sendi dan ruam kulit di pipi atau lengan yang memburuk di bawah sinar matahari.
  • Nyeri baru atau tidak biasa di pergelangan tangan, punggung, pinggul, atau paha.
  • Kejang.
  • Masalah ginjal, seperti sedikit atau tidak bisa buang air kecil, darah dalam urine, bengkak, dan penambahan berat badan yang cepat.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Protica Kapsul 30 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)