Propranolol Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet) | Manfaat dan Indikasi Obat, Dosis, Efek Samping
SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Propranolol Tablet 10 mg harga terbaik 1581

Propranolol Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 980

Jumlah Produk
0

Tersedia 63 Penjual

Urutkan
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Propanolol merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Propanolol berfungsi untuk mengobati tekanan darah tinggi, kondisi jantung yang tidak teratur, mencegah sakit kepala migrain, nyeri dada, dan serangan jantung.

Indikasi (manfaat)

Mengobati tekanan darah tinggi, kondisi jantung yang tidak teratur, mencegah sakit kepala migrain, nyeri dada, dan serangan jantung.

Komposisi

Propranolol HCl 10 mg.

Dosis

Phaeochromocytoma

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet atau sirup dosis 60 mg/hari dalam dosis terbagi diberikan 3 hari sebelum operasi dengan kombinasi α-blocker. Jika tumor tidak dapat dioperasi, 30 mg/hari dalam dosis terbagi.
  • Anak: dalam bentuk sediaan tablet atau sirup dosis 0,25-0,5 mg/kg sebanyak 3-4 kali/hari.

Hipertensi

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 40-80 mg dua kali sehari. Rentang dosis yang lazim digunakan 160-320 mg/hari. Maks: 640 mg/hari. Dalam bentuk sediaan kapsul lepas lambat dosis 80 mg satu kali sehari. Rentang dosis yang lazim digunakan: 120-160 mg satu kali sehari. Maks: 640 mg/hari.
  • Anak: sediaan tablet konvensional dosis 1 mg/kg/hari dalam 2 dosis terbagi. Rentang dosis yang lazim digunakan: 2-4 mg/kg/hari dalam 2 dosis. Maks: 4 mg/kg/hari dalam 2 atau 3 dosis.

Infark miokard

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 40 mg 4 kali sehari selama 2-3 hari diikuti dengan 80 mg dua kali sehari. Dosis alternatif : 180-240 mg/hari dalam dosis terbagi. Dosis diberikan dalam 5-21 hari setelah serangan jantung.

Hipertensi Portal

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 40 mg sebanyak 2 kali/hari dapat ditingkatkan dengan interval tiap satu minggu hingga 160 mg. Sebagai sediaan kapsul lepas lambat : 80 mg/hari, dapat ditingkatkan menjadi 160 mg/hari. Maksimal: 320 mg/hari.

Profilaksis migrain

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 40 mg sebanyak 2-3 kali/hari. Rentang dosis yang lazim digunakan: 120-240 mg/hari. Dalam bentuk sediaan kapsul lepas lambat dosis 80 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan menjadi 160 mg sekali sehari. Maks: 240 mg/hari.
  • Anak: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis diberikan sesuai usia : kurang dari 12 thn 10-20 mg sebanyak 2-3 kali/hari. Lebih dari 12 thn, 40 mg dua kali sehari atau tiga kali sehari meningkat dalam interval 1 minggu hingga 160 mg/hari. Maks: 240 mg/hari.

Aritmia Cardiac

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 30-160 mg / hari dalam dosis terbagi.
  • Anak: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 0,25-0,5 mg / kg 3-4 kali sehari.

Tremor Esensial

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis awal 40 mg dua kali sehari atau tiga kali sehari. Rentang dosis yang lazim digunakan : 120-240 mg / hari.  dalam bentuk sediaan kapsul lepas lambat : 80 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan menjadi 160 mg sekali sehari. Maks: 240 mg / hari.

Kecemasan/serangan panik/anxietas

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 10-40 mg dua kali sehari atau tiga kali sehari. Dalam bentuk sediaan kapsul lepas lambat: 80 mg sekali sehari. Max: 160 mg satu kali sehari.

Pectoris Angina

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 40 mg dua kali sehari atau tiga kali sehari. rentang dosis yang lazim digunakan : 120-240 mg / hari. Maks: 320 mg / hari. dalam sediaan kapsul lepas lambat : 80 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan menjadi 160 mg sekali sehari. Maks: 240 mg / hari.

Kardiomiopati Hypertrophic/pelebaran batas jantung

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 10-40 mg, 3-4 kali sehari.

Hipertiroidisme

  • Dewasa: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 10-40 mg, 3-4 kali sehari. Dalam bentuk sediaan kapsul lepas lambat dosis : 80 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan menjadi 160 mg sekali sehari. Maks: 240 mg / hari.
  • Anak: dalam bentuk sediaan tablet konvensional atau sirup dosis 0,25-0,5 mg / kg 3-4 kali sehari.

Aturan pakai

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Sebaiknya diberikan pada saat perut kosong.

Efek Samping

  • Merasa lelah atau pusing
    Efek samping ini akan hilang jika sudah biasa mengonsumsi propranolol. Jika Anda pusing, duduk atau berbaringlah hingga merasa lebih baik. Hindari mengonsumsi alkohol karena dapat memperburuk keadaan.
  • Jari tangan atau kaki terasa dingin
    Letakkan tangan atau kaki di bawah air hangat yang mengalir, kemudian pijat dan goyangkan jari tangan dan kaki. Jangan merokok atau mengonsumsi minuman yang mengandung kafein karena dapat menyempitkan pembuluh darah dan membatasi aliran darah ke tangan dan kaki.
    Cobalah gunakan sarung tangan dan kaus kaki hangat. Hindari menggunakan jam atau gelang yang ketat.
  • Kesulitan tidur (insomnia) atau mimpi buruk
    Cobalah mengonsumsi propranolol pada pagi hari. Jika obat dikonsumsi lebih dari sekali sehari, konsultasikan dengan dokter.
  • Mual
    Tetaplah mengonsumsi makanan sederhana dan hindari makan terlalu banyak atau makanan pedas. Cobalah mengonsumsi propranolol setelah makan untuk membantu mengurangi rasa mual.
  • Mulut kering
  • Mata kering
  • Diare
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)

Cara Penyimpanan

Disimpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Penderita elainan irama jantung
  • Diabetes melitus,
  • Penderita riwayat bronkospasme nonalergik.
  • Penderita hipertiroidisme dan hipoglikemia dikarenakan pemberian obat ini dapat menutup tanda-tanda hipertiroidisme dan hipoglikemia.
  • Penderita angguan ginjal dan hati.
  • Penghentian obat tiba-tiba dapat memperburuk gejala angina atau mencetuskan infark miokard/serangan jantung pada pasien dengan penyakit arteri koroner.
  • Penderita usia lanjut.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita sinus bradikardi, syok kardiogenik, sindrom sick sinus, sindrom Raynaud, gagal jantung derajat 2 dan 3, angina Prinzmetal, penyakit arteri perifer berat, asidosis metabolik.
  • Penggunaan bersamaan dengan tioridazin.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Propranolol Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)