Prolepsi Kaplet 600 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Prolepsi Kaplet 600 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Oxcarbazepine
Kelas Terapi
Antikonvulsan
Klasifikasi Obat
Derivat karbamazepin
Kemasan
1 strip @ 10 kapsul (500 mg)
Produsen
Bernofarm

Informasi Zat Aktif

Okskarbazepin dan derivat monohidroksi (MHD) mampu memblokir saluran Na yang sensitif terhadap tegangan, menstabilkan membran neuron yang terhipreeksit, menghambat penembakan berulang, dan mengurangi propagasi impuls sinaptik. Sehingga dapat mencegah penyebaran kejang. Okskarbazepin dan MHD juga meningkatkan konduktansi K dan memodulasi aktivitas saluran Ca yang diaktifkan tegangan tinggi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, okskarbazepin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap seluruhnya dari saluran pencernaan. Waktu untuk konsentrasi plasma puncak sekitar 4,5 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma sekitar 40%, terutama albumin.
  • Metabolisme: dimetabolime di hati dengan cepat dan ekstensif dimetabolisme menjadi metabolit utama, 10, 11-dihydro-10-hydroxy-carbamazepine (MHD).
  • Ekskresi: Melalui urin, terutama sebagai metabolit, dan 1% ke bawah sebagai obat tidak berubah. Waktu paruh plasma sekitar 2 jam (oxcarbazepine) dan kira-kira 9 jam (metabolit monohidroksi).

Indikasi (manfaat) Obat

Digunakan untuk mengatasi infeksi saluran napas, kulit dan jaringan lunak, bahkan infeksi pasca operasi.

Komposisi Obat

Oxcarbazepine 600 mg

Dosis Obat

Dewasa:

  • Terapi tunggal atau terapi tambahan:
    • Dosis awal: 600 mg/hari terbagi dalam 2 dosis terbagi, jika perlu dosis dapat ditingkatkan dengan peningkatan maksimal 600 mg/hari dengan interval tiap minggu.
    • Dosis pemeliharaan: 600-1200 mg atau hingga 2400 mg/hari pada terapi tambahan atau pada pasien refrakter yang diganti dari antiepilepsi lain.


Anak-anak:

  • 6 tahun ke atas: 8-10 mg/kgBB/hari dalam 2 dosis terbagi. Bila perlu dosis dapat ditingkatkan menjadi 10 mg/kgBB/hari dengan interval tiap minggu.
    • Dosis pemeliharaan: 30 mg/kgBB/hari pada terapi tambahan.
    • Dosis maksimal: 46 mg/kgBB/hari.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat nadam pasien.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Merasa sakit seperti mual, muntah, sakit perut, diare, atau kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Cobalah untuk mengonsumsi makanan sederhana. Hindari makan terlalu banyak dan hindari makanan pedas.
  • Merasa pusing, kelelahan, dan penglihatan kabur.
    Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin ketika merasa pusing, kelelahan, dan penglihatan kabur.
  • Sakit kepala.
    Konsumsi air putih dan minta rekomendasi obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala masih berlanjut, segera hubungi dookter Anda.
  • Perubahan mood seperti perasaan bingung atau tertekan, perasaan tidak stabil, sulit berkonsentrasi, pelupa, sensasi berputar (vertigo), ruam kulit, kerontokan rambut, penurunan kadar natrium, dan jerawat.
    Jika salah satu dari efek samping di atas menjadi semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Hindari penghentian secara mendadak.
  • Pasien penderita gangguan hati atau ginjal berat.
  • Wanita hamil.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang membawa alel HLA-B*1502.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Prolepsi kaplet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Ibu menyusui.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antikonvulsan lain seperti fenitoin dan fenobarbital.
    Okskarbazepin dapat meningkatkan konsentrasi plasma obat di atas, sehingga dapat menyebabkan risiko terjadinya toksisitas.
  • Penghambat saluran kalsium.
    Oskarbazepin dapat menurunkan konsentrasi plasma obat penghambat saluran kalsium.
  • Karbamazepin, fenitoin, dan fenobarbital.
    Konsentrasi plasma oskarbazepin dapat mengalami penurunan jika dikonsumsi dengan penginduksi kuat dari isoenzim CYP seperti fenobarbital, fenitoin, dan karbamazepin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Jika terdapat ruam pada kulit, gatal-gatal, pembengkakan pada wajah, tenggorokan, lidah, bibir, mata, tangan, kaki, pergelangan kaki, atau tungkai bawah, atau kesulitan menelan atau bernapas, mual, sakit kepala, kekurangan energi, kebingungan, atau kejang yang berlangsung lebih lama atau lebih sering terjadi daripada di masa lalu mengelupas, melepuh, atau mengelupas kulit.
  • Jika terdapat luka di mulut atau di sekitar mata, mengalami demam, kelelahan ekstrim, nyeri dada, kelemahan atau nyeri otot pembengkakan pada wajah, leher, selangkangan, atau area ketiak menguningnya kulit atau mata, perdarahan atau memar yang tidak biasa berdarah, keruh, bertambah, berkurang, atau nyeri saat buang air kecil, sakit tenggorokan, batuk, menggigil, dan tanda-tanda infeksi lainnya.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Prolepsi Kaplet 600 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)