SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Pratifar Kaplet 20 mg (1 kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Pratifar Kaplet 20 mg (1 kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Griseofulvin
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 kaplet
Produsen
Ifars

Informasi Zat Aktif

Griseofulvin dapat menghentikan jamur berkembang biak. Obat ini dapat menghambat pembelahan sel jamur di proses metafase dengan mengganggu struktur spindel mitosis sel. Obat ini dapat mengikat keratin manusia dan membuatnya tahan terhadap infeksi jamur dan juga dapat mengganggu produksi asam deoksiribonukleat (DNA). 

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, griseofulvin diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Hampir seluruhnya diabsorbsi terutama dari usus 12 jari dan sebagian kecil dari usus kosong (jejunum) dan usus penyerapan (ileum). Makanan dapat meningkatkan penyerapan, terutama makanan berlemak tinggi. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) kira-kira 4 jam (microsize griseofulvin).
  • Distribusi: Tersebar di lapisan keratin pada kulit, rambut, dan kuku, dan terkonsentrasi di hati, lemak, dan otot rangka. Melintasi plasenta. Volume distribusi sekitar 1,5 L.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di hati menjadi konjugat 6-desmethylgriseofulvin dan glukuronida.
  • Ekskresi: Melalui urin (kurang dari 1% sebagai obat tidak berubah); feses (sekitar 33%); keringat. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) 9-24 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Pengobatan jangka pendek dan pemeliharaan ulkus duodenum aktif.
  • Kondisi hipersekresi patologis, misalnya sindroma Zollinger-Ellison
  • Adenoma endokrin multipel

Komposisi

Famotidine 20 mg

Dosis

  • Ulkus duodenum: terapi akut 1 kali sehari 40mg sebelum tidur atau 2 kali sehari 20mg
  • Pemeliharaan 1 kali sehari 20mg sebelum tidur
  • Kondisi hipersekresi patologis: 4 kali sehari 20mg

Aturan pakai

Diminum sebelum atau sesudah makan

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Diare
  • Mual
  • Konstipasi
  • Muntah
  • Erupsi kulit
  • Pembengkakan kelopak mata akibat alergi atau hipersensitivitas
  • Pendarahan atau memar
  • Peningkatan frekuensi denyut jantung
  • Artralgia
  • Trombositopenia

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Hati hati terhadap pasien dengan gangguan ginjal berat, perlu dilakukan penyesuaian dosis

Kategori Kehamilan

Kategori X: Penggunaan rexavin tablet tidak disarankan pada ibu hamil. Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hipersensitif terhadap famotidine

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Fenilbutazon, barbiturat misalnya fenobarbital, dan obat penenang dan hipnotik lainnya.
    Penggunaan griseofulvin dengan obat di atas dapat menyebabkan penurunan konsentrasi serum obat di atas.
  • Antikoagulan kumarin, kontrasepsi oral, siklosporin, dan salisilat.
    Griseofulvin dapat menyebabkan penurunan konsentrasi serum obat di atas sehingga efek obat di atas dapat berkurang.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Terjadi masalah ginjal seperti sedikit atau tidak ada buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, merasa lelah atau sesak napas, dan urin berbusa.
  • Terjadi masalah pada hati yang ditandai dengan gejala kehilangan nafsu makan, sakit perut pada sisi kanan atas, urin berwarna gelap, penyakit kuning seperti kulit atau mata menguning.
  • Demam, menggigil, gejala flu, bercak putih atau luka di dalam mulut atau tenggorokan Anda.
  • Gejala mirip lupus seperti nyeri otot atau sendi, gejala flu, nyeri dada, dan ruam atau warna kulit tidak merata yang memburuk di bawah sinar matahari, atau
  • Tanda-tanda perut berdarah seperti urin berdarah, batuk darah, atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi.
  • Mati rasa, kesemutan, atau nyeri terbakar di tangan atau kaki Anda.
  • Kebingungan, masalah dengan aktivitas sehari-hari.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Pratifar Kaplet 20 mg (1 kaplet)