SehatQ
SehatQ Profile
Planotab tablet adalah obat kontrasepsi oral kombinasi untuk mencegah kehamilan

Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 4.410

Jumlah Produk
1

Tersedia 70 Penjual

Apotek Sehat Krendang
Rp 5.400
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Madinah Farma
Rp 6.900
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 4.784
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Kota Jakarta Barat6.45 km
Apotek Mestik Jaya
Rp 5.000
Apotek Mestik Jaya
Kota Jakarta Selatan8.25 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Planotab tablet adalah obat kontrasepsi oral kombinasi untuk mencegah kehamilan.

Obat ini mengandung zat aktif levonorgestrel dan ethinyl estradiol. Selain mencegah kehamilan, pil KB juga dapat membuat menstruasi lebih teratur, mengurangi kehilangan darah dan nyeri haid, menurunkan risiko kista ovarium, dan mengobati jerawat.

Planotab tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Membantu mencegah kehamilan

Levonorgestrel dan ethinyl estradiol juga menyebabkan perubahan pada lendir serviks dan lapisan rahim, serta meningkatkan kekentalan cairan mukosa pada leher rahim. Dengan begitu, sperma lebih sulit mencapai rahim dan sel telur yang telah dibuahi lebih sulit menempel ke rahim.

Komposisi

  • 21 tablet salut selaput:
    • Levonorgestrel 0,15 mg
    • Ethiny estradiol 0,03 mg
  • 7 tablet salut selaput mengandung bahan pengisi

Dosis

1 tablet/hari.

Aturan pakai

Tablet dikonsumsi pada hari pertama haid dimulai dengan tablet yang berukuran kecil selama 21 hari, lalu dilanjutkan dengan tablet yang berukuran lebih besar selama 7 hari.
Tablet dikonsumsi mengikuti tanda panah yang ada di belakang kemasan strip sampai habis dan dikonsumsi dalam waktu yang sama, setidaknya paling lambat dalam waktu 12 jam.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menghindari dehidrasi. Kondisi dehidrasi terdiri dari buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau tajam. Jika muntah berlangsung lebih dari 24 jam, segera hubungi dokter. Jangan mengonsumsi obat lain tanpa berkonsultasi kepada apoteker atau dokter.
  • Mual
    Cobalah mengonsumsi obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual. Konsumsi makanan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering.
  • Sakit kepala
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi obat ini. Bicaralah dengan dokter jika efek samping ini berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Pembengkakan pada pembuluh darah vena (tromboflebitis)
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki
  • Penyumbatan pembuluh darah paru-paru (emboli paru)
  • Peningkatan tekanan darah
  • Risiko perdarahan
  • Jerawat dan kulit wajah menggelap
  • Masalah dengan lensa mata
  • Perubahan berat badan
  • Menstruasi tidak teratur
  • Nyeri pada payudara
  • Kram perut atau perut kembung
  • Perdarahan pada vagina

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat pembekuan darah (trombosis)
  • Pasien dengan gangguan penyerapan (sindrom malabsorpsi)
  • Pasien dengan kadar gula darah tinggi (diabetes melitus)
  • Pasien dengan kadar kalsium tinggi dalam darah (hiperkalsemia)
  • Pasien dengan penyakit kardiovaskular dan kandung empedu
  • Pasien dengan risiko tromboemboli
  • Pasien penderita gangguan pada pembuluh darah, seperti perdarahan pada otak, stroke, dan serangan jantung
  • Pasien penderita penyakit hati, tumor atau kanker hati
  • Pasien dengan riwayat sakit kuning
  • Pasien penderita nyeri dada
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi berat atau tidak terkontrol
  • Wanita berusia 35 tahun ke atas dan merokok 15 batang atau lebih sehari
  • Pasien dengan penyakit asma
  • Pasien dengan penyakit kejang (epilepsi)
  • Pasien yang mengalami depresi
  • Pasien yang mengalami sakit kepala sebelah (migrain)
  • Pasien dengan kadar kolesterol atau trigliserida tinggi, atau jika mengalami kelebihan berat badan
  • Pasien penderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien penderita penyakit hati atau ginjal
  • Pasien dengan siklus menstruasi yang tidak teratur

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita tekanan darah tinggi yang tidak diobati atau tidak terkontrol
  • Pasien penderita penyakit jantung, seperti nyeri dada, penyakit arteri koroner, riwayat serangan jantung, stroke, atau pembekuan darah
  • Pasien dengan peningkatan risiko pembekuan darah karena masalah jantung atau kelainan darah keturunan
  • Pasien penderita masalah sirkulasi darah terutama jika disebabkan oleh diabetes
  • Pasien yang memiliki riwayat kanker terkait hormon atau kanker payudara, rahim, atau vagina
  • Pasien penderita pendarahan vagina yang tidak normal
  • Pasien penderita penyakit hati atau kanker hati
  • Pasien penderita sakit kepala sebelah atau migrain parah dengan tanda mati rasa, kelemahan, atau perubahan penglihatan, terutama jika berusia lebih dari 35 tahun
  • Pasien yang memiliki riwayat penyakit kuning yang disebabkan oleh kehamilan atau pil KB
  • Pasien yang mengonsumsi obat hepatitis C yang mengandung ombitasvir, paritaprevir, atau ritonavir
  • Ibu menyusui selama enam bulan pertama setelah melahirkan
  • Wanita hamil
  • Pasien dengan kerusakan atau pecahnya sel darah merah (sindrom hemolitik uremik)
  • Pasien dengan kelainan saraf otot (chorea)
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet)

Total

Rp 5.400

Jual dan Beli Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

PLANOTAB TABLET adalah kontrasepsi oral yang mengandung Levonogestrel 0.15 mg, dan ethinylestradion 0.03 mg. Obat ini bekerja dengan cara mencegah pertemuan antara sel sperma dan sel telur. Pil ini membuat carian vagina menjadi kental sehingga sulit dilalui oleh sperma. Untuk menjaga efektivitas, Pil KB hendaknya dikonsumsi pada waktu yang sama setiap hari. Dalam penggunaan obat ini harus SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Merek: Planotab
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Triyasa Nagamas Farma
Manufacture: Triyasa Nagamas Farma
Kemasan obat: 1 strip @ 28 tablet

Indikasi/Manfaat Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet)

Sebagai pil KB atau alat kontrasepsi oral untuk mencegah kehamilan.

Dosis Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet)


  • 1 tablet sebanyak 1 kali/hari.
  • Penggunaan awal: Tunggu hingga periode haid berikutnya datang.
  • Ketika sedan haid, segera konsumsi obat dari bagian strip yang berwarna hijau, sesuai dengan dimulainya dari hari haid pertama.
  • Lanjutkan mengonsumsi obat ini setiap hari sesuai dengan petunjuk tanda panah hingga semua obat dalam kemasan habis.

Cara Penggunaan Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet)


Dikonsumsi setelah makan, dimulai dari bagian hijau pada hari pertama menstruasi.

Cara Menyimpan Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet)


Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet) Jika:


  • Penderita hipersensitif terhadap salah satu kandungan obat ini.
  • Pasien yang menderita kanker payudara.
  • Pasien yang mengalami pendarahan pada vagina tanpa diketahui penyebabnya.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal yang akut.
  • Pasien yang mengalami tromboflerbitis (peradangan di pembuluh darah balik atau vena).
  • Pasien yang mengalami anemia hemolitik kronis.
  • Pasien yang sedang merencanakan kehamilan.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet)


  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Wanita yang merokok.
  • Pasien dengan riwayat hipertensi.
  • Pasien yang menderita hiperlipidemia.
  • Pasien yang memiliki kelebihan berat badan (obesitas).
  • Pasien penderita diabetes melitus.
  • Hentikan pengobatan jika terjadi penyakit kuning.
  • Wanita dengan riwayat depresi.
  • Hentikan pemakaian jika mengalami gangguan penglihatan yang serius.
  • Hentikan pemakaian jika mengalami depresi yang serius.

Efek Samping Obat Planotab Tablet (1 Strip @ 28 Tablet)


  • Gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan nyeri perut.
  • Sakit kepala sebelah.
  • Tekanan darah meningkat.
  • Peningkatan atau penurunan berat badan.
  • Timbul hiperpigmentasi di kulit.
  • Payudara melunak.
  • Gangguan pada metabolisme.
  • Timbul jerawat.
  • Gangguan pada sirkulasi darah.