Pirocam Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Pirocam Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung piroxicam 10 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Pirocam Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Piroxicam.
Kelas Terapi
Antiinflamasi nonsteroid.
Klasifikasi Obat
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID).
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet (10 mg)
Produsen
Dexa Medica

Informasi Zat Aktif

Piroxicam merupakan obat golongan nonsteroidal antiinflamasi (NSAID). Obat ini bekerja dengan menghambat kerja enzim siklooksigenase 1 dan 2, sehingga turut menghambat pelepasan prostaglandin. Prostaglandin merupakan senyawa yang memicu peradangan di tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, piroxicam diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Tingkat penyerapan dengan makanan sedikit tertunda.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Volume distribusi: 0,14 L/kg. Ikatan protein plasma: 99%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses (kurang dari 5% sebagai obat tidak berubah). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 50 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengobati rasa nyeri dan kaku akibat peradangan pada sendi atau artritis.
  • Meredakan rasa nyeri akibat peradangan ringan yang disebabkan gesekan antara ujung tulang penyusun sendi, atau disebut osteoartritis.
  • Mengobati peradangan kronis di tulang belakang dan bagian sendi lainnya atau ankylosing spondylitis

Komposisi Obat

Piroxicam 10 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa: 20 mg diminum setiap hari sebagai dosis tunggal atau dosis terbagi jika perlu. Tinjau manfaat pengobatan dalam 14 hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sembelit.
    Konsumsilah lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minumlah banyak air. Lakukan olahraga dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika cara ini tidak membantu, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Istirahatlah dan minum banyak air. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Jika sakit kepala berlangsung selama lebih dari seminggu atau bertambah buruk, segera hubungi dokter.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Mengantuk.
    Jangan melakukan aktivitas yang membutuhkan konstentrasi. Istirahat yang cukup. Jika efek samping ini terus berlanjut segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Perut kembung.
  • Penglihatan kabur.
  • Tinnitus.
  • Iritasi mata.
  • Peningkatan berat badan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan penyakit jantung iskemik.
  • Wanita dengan kondisi kesulitan hamil.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien yang aktif merokok.

Kategori Kehamilan

Pada usia kehamilan 30 minggu ke bawah:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Pirocam tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada usia kehamilan 30 minggu ke atas:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, ketika obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif piroxicam.
  • Pasien hipersensitif terhadap obat aspirin.
  • Pasien dengan riwayat asma.
  • Pasein dengan riwayat urtikaria.
  • Pasien dengan riwayat tukak lambung.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Quinolone.
    Piroxicam dapat meningkatkan risiko kejang jika dikonsumsi dengan quinolone.
  • Obat yang meningkatkan efek pengenceran darah (antikoagulan), seperti warfarin.
    Piroxicam dapat meningkatkan efek pengenceran darah dan menyebabkan risiko perdarahan.
  • Ciclosporin dan tacrolimus.
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.
  • Aspirin.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pencernaan yang serius.
  • Natriuretik diuretik.
    Piroxicam dapat mengganggu efektivitas obat natriuretik diuretik.
  • Obat penurun tekanan darah tinggi (antihipertensi).
    Piroxicam dapat melawan efek penurun tekanan darah pada obat antihipertensi.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Gusi berdarah.
  • Adanya darah dalam urine atau urine berwarna gelap.
  • Hidung berdarah.
  • Penglihatan kabur.
  • Rasa terbakar di dada atau perut.
  • Perasaan kesemutan.
  • Nyeri dada.
  • Tinja berwarna tanah liat.
  • Kebingungan.
  • Batuk atau suara sesak.
  • Kesulitan bernapas atau menelan.
  • Vena leher melebar.
  • Kelelahan ekstrim.
  • Pingsan.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Pirocam Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)