SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Paramol sirup berguna untuk menurunkan demam dan mengurangi nyeri ringan hingga sedang pada anak

Paramol Sirup 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 13.400

Jumlah Produk
1

Tersedia 2 Penjual

Urutkan
Apotek Legok Sehat
Rp 17.000
Apotek Legok SehatKabupaten Tangerang
28.7 km
Apotek Angkot Sari
Rp 13.400
Apotek Angkot SariKota Denpasar
965.15 km

Deskripsi

Paramol sirup adalah obat yang berfungsi untuk meringankan rasa nyeri skala ringan hingga sedang di tubuh, seperti nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit gigi. Selain itu, obat ini juga bisa diandalkan untuk meredakan demam pada anak.

Demam dapat terjadi saat daya tahan tubuh sedang menurun, infeksi, dan masuknya zat asing dalam tubuh karena proses imunisasi dan vaksinasi.

Demam bukanlah suatu penyakit, melainkan sebuah respons alami bahwa tubuh sedang melawan zat asing yang mengganggu keseimbangan tubuh atau menjadi tanda penyakit tertentu.

Paramol sirup mengandung zat aktif paracetamol 120 mg yang menjadi takaran aman bagi bayi hingga anak usia 12 tahun.

Tersedia juga Paramol kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet) yang dapat menurunkan panas demam pada orang dewasa.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Paramol Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 60 ml

Produsen
Bernofarm

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan nyeri ringan pada sendi dan otot
  • Meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan rasa sakit setelah proses pembedahan
  • Menurunkan panas tubuh (demam) pada anak, termasuk demam sehabis vaksinasi atau imunisasi

Paracetamol bekerja secara langsung di pusat saraf yang berada di otak (hipotalamus) untuk menghambat pembentukan zat prostaglandin.

Prostaglandin merupakan senyawa yang menyerupai hormon dan terbentuk oleh enzim cyclooxsygenase. Produksi prostaglandin berlebihan dapat memengaruhi kinerja hipotalamus untuk meningkatkan suhu tubuh dan mengatur rasa sakit, kram, atau nyeri.

Dengan terhambatnya pembentukan prostaglandin, regulator panas di hipotalamus dapat bekerja dengan stabil.

Komposisi

Tiap 5 ml mengandung: paracetamol 120 mg

Dosis

Anak anak:

  • 0-1 tahun: ½ sendok takar 5 ml (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 1-2 tahun: 5 ml sebanyak 3-4 kali/hari
  • 2-6 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 6-9 tahun: 2-3 sendok takar 5 ml (10-15 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 9-12 tahun: 3-4 sendok takar 5 ml (15-20 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

  • Dikocok terlebih dahulu.
  • Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perut
    Konsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.
  • Muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Jantung berdebar dengan kencang
  • Nyeri di bagian punggung bawah
  • Urine bewarna keruh
  • Kelelahan
  • Kulit dan mata berwarna kuning
  • Sulit buang air kecil (retensi urine)
  • Timbul bintik-bintik merah di kulit
  • Sakit tenggorokan
  • Timbul bengkak atau memar

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan
  • Pasien dengan denyut jantung tidak teratur
  • Pasien yang mengalami pembesaran prostat jinak
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami gangguan di saraf mata (glaukoma)

Pemakaian dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan hati.

Jika nyeri atau demam tidak kunjung reda dalam dua hari, segera hubungi dokter. Hentikan pemakaian satu minggu sebelum operasi karena akan menghambat proses pembekuan darah.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi berat terhadap paracetamol
  • Pasien yang menderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung (infark miokard)
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akut (hipertensi)
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia)
  • Pasien dengan gangguan ginjal, paru, dan hati yang berat
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol karena dapat meningkatkan risiko keracunan

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.
  • Ranitidine
    Obat ini biasa digunakan untuk menurunkan asam lambung. Apabila diberikan bersama paracetamol dalam dosis tinggi akan meningkatkan risiko keracunan di organ hati.
  • Carbamazepine, fenobarbital, dan fenitoin
    Obat tersebut merupalan obat untuk pasien kejang (epilepsi). Jika digunakan bersama paracetamol dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat (efek antagonis) serta meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Phenothiazine
    Obat ini biasa digunakan pada pasien dengan ganggguan mental. Apabila diberikan bersama paracetamol akan menyebabkan tubuh tidak mampu mengatasi suhu dingin (hipotermia berat).
  • Cholestyramine
    Obat ini dikhususkan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Apabila Anda mengonsumsi paracetamol kemudian satu jam setelahnya mengonsumsi cholestyramine, penyerapan paracetamol akan terganggu.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa minum obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Demam atau nyeri tidak kunjung sembuh dalam dua hari
  • Mual dan muntah berkepanjangan

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada tanggal 13 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada tanggal 13 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 13 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/drug-interactions/acetaminophen,paracetamol.html
Diakses pada 13 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/sfx/paracetamol-side-effects.html
Diakses pada 13 September 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20352759
Diakses pada 13 September 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/prostaglandins
Diakses pada 13 September 2021

Sesuai kemasan per September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Meredakan nyeri ringan pada sendi dan ototMeredakan sakit kepala, sakit gigi, dan rasa sakit setelah proses pembedahanMenurunkan panas tubuh (demam) pada anak, termasuk demam sehabis vaksinasi atau imunisasiParacetamol bekerja secara langsung di pusat saraf yang berada di otak (hipotalamus) untuk menghambat pembentukan zat prostaglandin.Prostaglandin merupakan senyawa yang menyerupai hormon dan terbentuk oleh enzim cyclooxsygenase. Produksi prostaglandin berlebihan dapat memengaruhi kinerja hipotalamus untuk meningkatkan suhu tubuh dan mengatur rasa sakit, kram, atau nyeri.Dengan terhambatnya pembentukan prostaglandin, regulator panas di hipotalamus dapat bekerja dengan stabil.

Anak anak:0-1 tahun: ½ sendok takar 5 ml (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari1-2 tahun: 5 ml sebanyak 3-4 kali/hari2-6 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari6-9 tahun: 2-3 sendok takar 5 ml (10-15 ml) sebanyak 3-4 kali/hari9-12 tahun: 3-4 sendok takar 5 ml (15-20 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Dikocok terlebih dahulu.Dikonsumsi setelah makan.

Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perutKonsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.MuntahPerbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.PusingJika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.Jantung berdebar dengan kencangNyeri di bagian punggung bawahUrine bewarna keruhKelelahanKulit dan mata berwarna kuningSulit buang air kecil (retensi urine)Timbul bintik-bintik merah di kulitSakit tenggorokanTimbul bengkak atau memar

Nama Produk

Paramol Sirup 60 ml

Total

Rp 17.000