SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Paramol kaplet berguna untuk meredakan panas tubuh dan rasa nyeri pada anak dan orang dewasa

Paramol Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 5.150

Jumlah Produk
1

Tersedia 4 Penjual

Urutkan
Apotek Legok Sehat
Rp 7.000
Apotek Legok SehatKabupaten Tangerang
28.7 km
Apotek Budi Darma
Rp 5.500
Apotek Budi DarmaPalembang
423.28 km
Apotek Angkot Sari
Rp 5.400
Apotek Angkot SariKota Denpasar
965.15 km
Apotek Mari Sehat Medan
Rp 5.150
Apotek Mari Sehat MedanKota Medan
1415.51 km

Deskripsi

Paramol kaplet adalah obat yang berfungsi untuk menurunkan demam, baik demam karena infeksi atau setelah vaksinasi dan imunisasi.

Demam merupakan kondisi meningkatnya suhu tubuh hingga di atas 37°C. Demam dapat terjadi karena adanya infeksi di dalam tubuh yang berusaha dilawan secara alami oleh sistem kekebalan tubuh, salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan suhu tubuh.

Demam biasanya disertai dengan rasa nyeri ringan di sendi dan otot. Oleh karena itu, Paramol kaplet hadir dengan zat aktif paracetamol yang dapat bekerja dengan optimal untuk menurunkan demam disertai nyeri.

Paracetamol juga mampu mengurangi rasa nyeri ringan di saraf lainnya, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri gigi setelah pembedahan ringan, dan nyeri di punggung.

Obat ini aman digunakan anak-anak berusia di atas 6 tahun dan orang dewasa. Paramol kaplet termasuk dalam golongan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Tersedia juga Paramol sirup 60 ml untuk anak-anak.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Paramol Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Obat demam dan nyeri
Klasifikasi
Antipiretik dan analgesik
Kemasan

1 strip isi 10 kaplet @ 500 mg

Produsen
Bernofarm

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan demam pada anak dan orang dewasa
  • Mengurangi nyeri skala ringan hingga sedang

Paracetamol bekerja efektif untuk menghambat kerja enzim cyclooxygenase (COX) yang bertanggung jawab dalam pembentukan prostaglandin, yakni senyawa alami yang dapat menimbulkan rasa nyeri. Prostaglandin juga dapat memicu kenaikan suhu tubuh dengan cara mempengaruhi kinerja pusat saraf di otak (hipotalamus).

Dengan berkurangnya produksi prostaglandin, respons tubuh terhadap sinyal nyeri atau kenakian suhu tubuh akan terhambat, sehinga demam dan rasa sakit dapat berkurang.

Komposisi

Tiap tablet mengandung: paracetamol 500 mg

Dosis

  • Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 3 kali/hari, maksimum permberian 8 kaplet/hari
  • Anak-anak berusia 7-12 tahun: ½-1 tablet sebanyak 3 kali/hari, maksimum pemberian 4 tablet/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perut
    Konsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Reaksi alergi
    Timbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut sebaiknya segera hubungi dokter.
  • Muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Jantung berdebar dengan kencang
  • Kulit dan mata berwarna kuning
  • Urine bewarna keruh
  • Sulit buang air kecil (retensi urine)
  • Nyeri di bagian punggung bawah
  • Sakit tenggorokan
  • Tubuh merasa kelelahan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan
  • Pasien dengan denyut jantung tidak teratur
  • Pasien yang mengalami pembesaran prostat jinak
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami gangguan di saraf mata (glaukoma)

Pemakaian dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan hati.

Jika nyeri atau demam tidak kunjung reda dalam dua hari, segera hubungi dokter. Hentikan pemakaian satu minggu sebelum operasi karena akan menghambat proses pembekuan darah.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung (infark miokard)
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akut (hipertensi)
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia)
  • Pasien dengan gangguan ginjal, paru, dan hati yang berat
  • Pasien yang menderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol karena dapat meningkatkan risiko keracunan
  • Pasien yang alergi berat terhadap paracetamol

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.
  • Ranitidine
    Obat ini biasa digunakan untuk menurunkan asam lambung. Apabila diberikan bersama paracetamol dalam dosis tinggi akan meningkatkan risiko keracunan di organ hati.
  • Carbamazepine, fenobarbital, dan fenitoin
    Obat tersebut merupalan obat untuk pasien kejang (epilepsi). Jika digunakan bersama paracetamol dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat (efek antagonis) serta meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Phenothiazine
    Obat ini biasa digunakan pada pasien dengan ganggguan mental. Apabila diberikan bersama paracetamol akan menyebabkan tubuh tidak mampu mengatasi suhu dingin (hipotermia berat).
  • Cholestyramine
    Obat ini dikhususkan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Apabila Anda mengonsumsi paracetamol kemudian satu jam setelahnya mengonsumsi cholestyramine, penyerapan paracetamol akan terganggu.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa minum obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Demam atau nyeri tidak kunjung sembuh dalam dua hari
  • Mual dan muntah berkepanjangan

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada tanggal 13 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada tanggal 13 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 13 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/drug-interactions/acetaminophen,paracetamol.html
Diakses pada 13 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/sfx/paracetamol-side-effects.html
Diakses pada 13 September 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20352759
Diakses pada 13 September 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/prostaglandins
Diakses pada 10 September 2021

Sesuai kemasan per September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Menurunkan demam pada anak dan orang dewasaMengurangi nyeri skala ringan hingga sedangParacetamol bekerja efektif untuk menghambat kerja enzim cyclooxygenase (COX) yang bertanggung jawab dalam pembentukan prostaglandin, yakni senyawa alami yang dapat menimbulkan rasa nyeri. Prostaglandin juga dapat memicu kenaikan suhu tubuh dengan cara mempengaruhi kinerja pusat saraf di otak (hipotalamus).Dengan berkurangnya produksi prostaglandin, respons tubuh terhadap sinyal nyeri atau kenakian suhu tubuh akan terhambat, sehinga demam dan rasa sakit dapat berkurang.

Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 3 kali/hari, maksimum permberian 8 kaplet/hariAnak-anak berusia 7-12 tahun: ½-1 tablet sebanyak 3 kali/hari, maksimum pemberian 4 tablet/hari

Dikonsumsi setelah makan.

Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perutKonsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.PusingJika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.Reaksi alergiTimbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut sebaiknya segera hubungi dokter.MuntahPerbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.Jantung berdebar dengan kencangKulit dan mata berwarna kuningUrine bewarna keruhSulit buang air kecil (retensi urine)Nyeri di bagian punggung bawahSakit tenggorokanTubuh merasa kelelahan

Nama Produk

Paramol Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 7.000