SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Paraco sirup berguna untuk menurunkan demam serta meredakan sakit gigi dan sakit kepala

Paraco Sirup 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 19.800

Jumlah Produk
0

Tersedia 7 Penjual

Apotek Aldi
Rp 21.400
Apotek Aldi
Kota Jakarta Utara13.8 km
Apotek Mall 24 Sukowono
Rp 20.014
Apotek Mall 24 Sukowono
Kabupaten Jember801.02 km
Apotek Indobat Mengwitani
Rp 23.423
Apotek Indobat Mengwitani
Kabupaten Badung957.09 km
Apotek Ella Farma
Rp 23.339
Apotek Ella Farma
Kota Denpasar963.53 km

Deskripsi

Paraco sirup merupakan obat penurun demam yang bagus. Selain itu, obat ini juga akan mengurangi rasa nyeri yang menyertai demam, seperti nyeri otot dan di persendian.

Paraco Sirup mengandung paracetamol sebagai bahan aktifnya. Paracetamol seringkali menjadi pertolongan pertama ketika tubuh demam, sakit gigi, sakit kepala, bahkan sering direkomendasikan untuk mengurangi nyeri setelah proses pencabutan gigi atau pengangkatan amandel.

Paracetamol akan mengurangi kinerja substansi alami dalam tubuh yang menjadi penyebab nyeri, serta memengaruhi sistem saraf pusat untuk menurunkan panas.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas yang tidak membutuhkan resep dokter.

Tersedia juga Paraco Drop 15 ml yang aman diberikan pada bayi usia 0 bulan.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Paraco Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama

Tiap 5 ml mengandung: paracetamol 120 mg

Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Coronet Crown

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Mengurangi sakit gigi, sakit kepala, dan sakit di persendian
  • Meredakan nyeri otot dan nyeri pasca pembedahan
  • Menurunkan demam pada anak dan orang dewasa

Paracetamol bekerja dengan cara mengurangi kinerja senyawa prostaglandin, sehingga walaupun penyebab rasa sakit masih ada, tetapi rasa nyeri yang dirasakan akan sangat berkurang.

Selain itu, paracetamol juga akan menurunkan demam dengan cara memengaruhi respon di pusat saraf otak (hipotalamus) yang menjadi pengatur panas tubuh.

Komposisi

Tiap 5 ml mengandung: paracetamol 120 mg

Dosis

Anak anak:

  • 0-1 tahun: ½ sendok takar 5 ml (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 1-2 tahun: 5 ml sebanyak 3-4 kali/hari
  • 2-6 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 6-9 tahun: 2-3 sendok takar 5 ml (10-15 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 9-12 tahun: 3-4 sendok takar 5 ml (15-20 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

  • Dikocok terlebih dahulu.
  • Dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Tubuh terasa lelah
    Jika tubuh merasa kelelahan, sebaiknya istirahatkan tubuh di ruangan yang tenang. Seimbangkan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan cukupi asupan air setiap harinya agar energi tubuh tetap terjaga.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perut
    Konsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.
  • Muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil.
  • Reaksi alergi
    Timbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut sebaiknya segera hubungi dokter.
  • Sulit buang air kecil (retensi urine)
  • Jantung berdebar dengan kencang
  • Kulit dan mata berwarna kuning
  • Urine bewarna keruh
  • Nyeri di bagian punggung bawah
  • Sakit tenggorokan
  • Merasa kelelahan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan
  • Pasien dengan denyut jantung tidak teratur
  • Pasien yang mengalami pembesaran prostat jinak
  • Pasien yang mengalami gangguan di saraf mata (glaukoma)

Pemakaian dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan hati.

Jika nyeri atau demam tidak kunjung reda dalam dua hari, segera hubungi dokter. Hentikan pemakaian satu minggu sebelum operasi karena akan menghambat proses pembekuan darah.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi berat terhadap paracetamol
  • Pasien yang memiliki penyakit ginjal
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia)
  • Pasien yang menderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akut (hipertensi)
  • Pasien yang mengalami gangguan paru-paru dan hati yang berat
  • Pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung (infark miokard)
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol karena dapat meningkatkan risiko keracunan

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.
  • Ranitidine
    Obat ini biasa digunakan untuk menurunkan asam lambung. Apabila diberikan bersama paracetamol dalam dosis tinggi akan meningkatkan risiko keracunan di organ hati.
  • Carbamazepine, fenobarbital, dan fenitoin
    Obat tersebut merupakan obat untuk pasien kejang (epilepsi). Jika digunakan bersama paracetamol dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat (efek antagonis) serta meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Phenothiazine
    Obat ini biasa digunakan pada pasien dengan ganggguan mental. Apabila diberikan bersama paracetamol akan menyebabkan tubuh tidak mampu mengatasi suhu dingin (hipotermia berat).
  • Cholestyramine
    Obat ini dikhususkan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Apabila Anda mengonsumsi paracetamol kemudian satu jam setelahnya mengonsumsi cholestyramine, penyerapan paracetamol akan terganggu.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Demam atau nyeri tidak kunjung sembuh dalam dua hari
  • Mual dan muntah berkepanjangan

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paraco?type=full
Diakses pada tanggal 21 September 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada tanggal 21 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada tanggal 21 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 21 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/drug-interactions/acetaminophen,paracetamol.html
Diakses pada 21 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/sfx/paracetamol-side-effects.html
Diakses pada 21 September 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20352759
Diakses pada 21 September 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/prostaglandins
Diakses pada 21 September 2021

Sesuai kemasan per September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Paraco Sirup 60 ml

Total

Rp 0