SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Paraco drop berguna untuk menurunkan demam serta mengurangi nyeri pada bayi dan anak

Paraco Drop 15 ml


Harga Produk
Rp 31.100

Jumlah Produk
1

Apotek Angkot Sari
Rp 31.100
Apotek Angkot SariKota Denpasar
965.15 km

Deskripsi

Paraco drop merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan demam dan mengurangi nyeri skala ringan hingga sedang.

Nyeri dan kram di tubuh dapat terjadi karena aktivitas berlebih dari senyawa alami yang disebut prostaglandin. Prostaglandin diproduksi oleh enzim cyclooxygenase. Kadar senyawa prostaglandin yang berlebihan di dalam tubuh dapat memicu berbagai rasa nyeri.

Paraco drop mengandung zat aktif paracetamol yang bekerja efektif untuk mengurangi aktivitas prostaglandin dan membantu penurunan demam melalui saraf pusat otak (hipotalamus).

Obat tetes ini termasuk dalam golongan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Tersedia juga Paraco Sirup 60 ml untuk menurunkan demam pada anak-anak dengan usia hingga 12 tahun.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Paraco Drop 15 ml
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 15 ml

Produsen
Coronet Crown

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan demam pada bayi dan anak
  • Mengurangi nyeri setelah pembedahan gigi atau pengangkatan amandel
  • Meredakan sakit kepala, sakit gigi, atau nyeri di punggung

Paraco drop diformulasikan khusus untuk bayi beruusia 0 bulan hingga anak berusia 3 tahun.

Komposisi

Tiap 1 ml mengandung: paracetamol 100 mg.

Dosis

Anak-anak usia 2-3 tahun: 1,6 ml sebanyak 3-4 kali/hari

Bayi:

  • 3 bulan ke bawah: sesuai anjuran dokter
  • 3-9 bulan: 0,8 ml sebanyak 3-4 kali/hari
  • 10-24 bulan: 1,2 ml sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

  • Dikocok terlebih dahulu.
  • Dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Pusing
    Jika si kecil merasa pusing, segera bantu ia tidur di ruangan yang tenang agar efek samping ini berangsur pulih.
  • Muntah-muntah
    Berikan ASI pada bayi atau air putih untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Reaksi alergi
    Timbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut sebaiknya segera hubungi dokter.
  • Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perut
  • Tubuh terasa lelah
  • Jantung berdebar dengan kencang
  • Kulit dan mata berwarna kuning
  • Urine bewarna keruh
  • Sulit buang air kecil (retensi urine)
  • Nyeri di bagian punggung bawah
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri di ulu hati

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan
  • Pasien dengan denyut jantung tidak teratur
  • Pasien yang mengalami pembesaran prostat jinak
  • Pasien yang mengalami gangguan di saraf mata (glaukoma)

Pemakaian dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan hati.

Jika nyeri atau demam tidak kunjung reda dalam dua hari, segera hubungi dokter. Hentikan pemakaian satu minggu sebelum operasi karena akan menghambat proses pembekuan darah.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi berat terhadap paracetamol
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akut (hipertensi)
  • Pasien yang menderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang mengalami gangguan paru-paru dan hati yang berat
  • Pasien dengan penyakit ginjal
  • Pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung (infark miokard)
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia)
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol karena dapat meningkatkan risiko keracunan

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.
  • Ranitidine
    Obat ini biasa digunakan untuk menurunkan asam lambung. Apabila diberikan bersama paracetamol dalam dosis tinggi akan meningkatkan risiko keracunan di organ hati.
  • Carbamazepine, fenobarbital, dan fenitoin
    Obat tersebut merupalan obat untuk pasien kejang (epilepsi). Jika digunakan bersama paracetamol dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat (efek antagonis) serta meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Phenothiazine
    Obat ini biasa digunakan pada pasien dengan ganggguan mental. Apabila diberikan bersama paracetamol akan menyebabkan tubuh tidak mampu mengatasi suhu dingin (hipotermia berat).
  • Cholestyramine
    Obat ini dikhususkan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Apabila Anda mengonsumsi paracetamol kemudian satu jam setelahnya mengonsumsi cholestyramine, penyerapan paracetamol akan terganggu.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Demam atau nyeri tidak kunjung sembuh dalam dua hari
  • Mual dan muntah berkepanjangan

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada tanggal 14 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada tanggal 14 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 14 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/drug-interactions/acetaminophen,paracetamol.html
Diakses pada 14 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/sfx/paracetamol-side-effects.html
Diakses pada 14 September 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20352759
Diakses pada 14 September 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/prostaglandins
Diakses pada 14 September 2021

Sesuai kemasan per September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Menurunkan demam pada bayi dan anakMengurangi nyeri setelah pembedahan gigi atau pengangkatan amandelMeredakan sakit kepala, sakit gigi, atau nyeri di punggungParaco drop diformulasikan khusus untuk bayi beruusia 0 bulan hingga anak berusia 3 tahun.

Anak-anak usia 2-3 tahun: 1,6 ml sebanyak 3-4 kali/hariBayi:3 bulan ke bawah: sesuai anjuran dokter3-9 bulan: 0,8 ml sebanyak 3-4 kali/hari10-24 bulan: 1,2 ml sebanyak 3-4 kali/hari

Dikocok terlebih dahulu.Dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

PusingJika si kecil merasa pusing, segera bantu ia tidur di ruangan yang tenang agar efek samping ini berangsur pulih.Muntah-muntahBerikan ASI pada bayi atau air putih untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.Reaksi alergiTimbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut sebaiknya segera hubungi dokter.Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perutTubuh terasa lelahJantung berdebar dengan kencangKulit dan mata berwarna kuningUrine bewarna keruhSulit buang air kecil (retensi urine)Nyeri di bagian punggung bawahSakit tenggorokanNyeri di ulu hati

Nama Produk

Paraco Drop 15 ml

Total

Rp 31.100