SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Stok Habis
Panadol Actifast kaplet berguna untuk mengurangi nyeri ringan hingga sedang lebih cepat

Panadol ActiFast Kaplet 500 mg (2 Strip @ 8 Kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0
Stok HabisCari produk lain dikategoriDemamataulihat selengkapnya dari Panadol

Deskripsi

Panadol Actifast kaplet adalah obat yang berfungsi untuk menurunkan demam serta mengurangi nyeri ringan hingga sedang di tubuh pada orang dewasa.

Obat ini mengandung zat aktif paracetamol yang diformulasikan secara khusus agar dapat diserap dua kali lebih cepat dalam aliran darah dibandingkan produk Panadol lainnya dengan kandungan yang sama.

Karena dapat diserap tubuh lebih cepat, paracetamol dalam Panadol actifast tidak menyebabkan rasa perih di perut Anda.

Paracetamol seringkali menjadi pertolongan pertama ketika mengalami sakit kepala, sakit gigi, demam, nyeri otot, nyeri sendi, kram mentruasi, atau reumatik.

Dengan dosis yang tepat, Panadol actifast kaplet akan mengurangi keluhan nyeri dan menurunkan demam baik karena flu, vaksinasi, atau imunisasi.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Tersedia varian lain Panadol, yaitu:

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Panadol ActiFast Kaplet 500 mg (2 Strip @ 8 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan

2 strip isi 8 kaplet @ 500 mg

Produsen
GlaxoSmithKline

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan sakit gigi, sakit kepala, nyeri di tenggorokan, sakit pinggang, atau reumatik
  • Menurunkan demam pada orang dewasa
  • Mengurangi nyeri ringan yang timbul bersama flu
  • Mengatasi kram ketika menstruasi

Paracetamol bekerja langsung di ambang rasa sakit dan memengaruhi sensitivitas saraf pusat (hipotalamus) yang menjadi pengatur suhu tubuh.

Paracetamol dapat mengurangi produksi senyawa prostaglandin penyebab nyeri dan peradangan, serta menurunkan demam melalui hipotalamus.

 

Komposisi

Paracetamol 500 mg

Dosis

Dewasa atau anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1 hingga 2 kaplet setiap 4-8 jam/hari. Jangan lebih dari 8 kaplet/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan keseimbangan tubuh terganggu.
  • Tubuh terasa lelah
    Jika tubuh merasa kelelahan, sebaiknya istirahatkan tubuh di ruangan yang tenang. Seimbangkan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan cukupi asupan air setiap harinya agar energi tubuh tetap terjaga.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Mual
    Konsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.
  • Reaksi alergi
    Timbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut sebaiknya segera hubungi dokter.
  • Sulit buang air kecil
  • Jantung berdebar dengan kencang
  • Kulit dan mata berwarna kuning
  • Urine bewarna keruh
  • Nyeri di bagian punggung bawah
  • Sakit tenggorokan
  • Merasa kelelahan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak berusia di bawah 12 tahun
  • Pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan
  • Pasien dengan denyut jantung tidak teratur
  • Pasien yang mengalami pembesaran prostat jinak
  • Pasien yang mengalami gangguan di saraf mata (glaukoma)

Pemakaian dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan hati.

Jika nyeri atau demam tidak kunjung reda dalam dua hari, segera hubungi dokter. Hentikan pemakaian satu minggu sebelum operasi karena akan menghambat proses pembekuan darah.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi berat terhadap paracetamol
  • Pasien dengan penyakit ginjal
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia)
  • Pasien yang menderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang mengalami gangguan paru-paru dan hati yang berat
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akut (hipertensi)
  • Pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung (infark miokard)
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol karena dapat meningkatkan risiko keracunan

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Phenothiazine
    Obat ini biasa digunakan pada pasien dengan ganggguan mental. Apabila diberikan bersama paracetamol akan menyebabkan tubuh tidak mampu mengatasi suhu dingin (hipotermia berat).
  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.
  • Ranitidine
    Obat ini biasa digunakan untuk menurunkan asam lambung. Apabila diberikan bersama paracetamol dalam dosis tinggi akan meningkatkan risiko keracunan di organ hati.
  • Carbamazepine, fenobarbital, dan fenitoin
    Obat tersebut merupakan obat untuk pasien kejang (epilepsi). Jika digunakan bersama paracetamol dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat (efek antagonis) serta meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Cholestyramine
    Obat ini dikhususkan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Apabila Anda mengonsumsi paracetamol kemudian satu jam setelahnya mengonsumsi cholestyramine, penyerapan paracetamol akan terganggu.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Mual dan muntah berkepanjangan
  • Demam atau nyeri tidak kunjung sembuh dalam dua hari

Panadol. https://www.panadol.com/en-sg/products/adult/fast-pain-relief/panadol-actifast.html
Diakses pada tanggal 04 Oktober 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada tanggal 04 Oktober 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada tanggal 04 Oktober 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 04 Oktober 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/drug-interactions/acetaminophen,paracetamol.html
Diakses pada 04 Oktober 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/sfx/paracetamol-side-effects.html
Diakses pada 04 Oktober 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20352759
Diakses pada 04 Oktober 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/prostaglandins
Diakses pada 04 Oktober 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Meredakan sakit gigi, sakit kepala, nyeri di tenggorokan, sakit pinggang, atau reumatikMenurunkan demam pada orang dewasaMengurangi nyeri ringan yang timbul bersama fluMengatasi kram ketika menstruasiParacetamol bekerja langsung di ambang rasa sakit dan memengaruhi sensitivitas saraf pusat (hipotalamus) yang menjadi pengatur suhu tubuh.Paracetamol dapat mengurangi produksi senyawa prostaglandin penyebab nyeri dan peradangan, serta menurunkan demam melalui hipotalamus. 

Dewasa atau anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1 hingga 2 kaplet setiap 4-8 jam/hari. Jangan lebih dari 8 kaplet/hari.

Dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

MuntahPerbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan keseimbangan tubuh terganggu.Tubuh terasa lelahJika tubuh merasa kelelahan, sebaiknya istirahatkan tubuh di ruangan yang tenang. Seimbangkan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan cukupi asupan air setiap harinya agar energi tubuh tetap terjaga.PusingJika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.MualKonsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.Reaksi alergiTimbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut sebaiknya segera hubungi dokter.Sulit buang air kecilJantung berdebar dengan kencangKulit dan mata berwarna kuningUrine bewarna keruhNyeri di bagian punggung bawahSakit tenggorokanMerasa kelelahan

Nama Produk

Panadol ActiFast Kaplet 500 mg (2 Strip @ 8 Kaplet)