SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Pamol tablet adalah obat untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam

Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 2.300

Jumlah Produk
1

Tersedia 12 Penjual

Urutkan
Apotek A.K.A Farma
Rp 3.500
Apotek A.K.A FarmaKota Jakarta Barat
7.74 km
Apotek Altaday
Rp 6.900
Apotek AltadayKota Jakarta Selatan
10.51 km
Apotek Aldi
Rp 3.200
Apotek AldiKota Jakarta Utara
13.82 km
Apotek SS Pharmacia 3
Rp 2.300
Apotek SS Pharmacia 3Kota Tangerang
17.71 km

Deskripsi

Pamol tablet adalah obat untuk meredakan nyeri, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, nyeri otot, pilek dan sakit tenggoroka, serta nyeri ringan lainnya, serta membantu menurunkan demam.

Obat ini mengandung zat aktif paracetamol. Paracetamol juga dapat digunakan untuk meredakan nyeri pada osteoarthritis, yaitu radang sendi yang disebabkan adanya gesekan antara ujung tulang penyusun sendi.

Pamol tablet merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Analgetik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan

1 strip @ 4 tablet (500 mg)

Produsen
Interbat

Informasi Zat Aktif

Paracetamol adalah obat pereda nyeri atau analgesik dan penurun demam atau antipiretik.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan sempurna melalui saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh.
  • Metabolisme: Sekitar 90% hingga 95% dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan dalam urine.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan demam
  • Meredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, nyeri haid, nyeri otot, sakit gigi, dan nyeri punggung
  • Meringankan nyeri akibat radang sendi (osteoarthritis)

Paracetamol bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin di otak. Prostaglandin adalah bahan kimia yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan.

Paracetamol juga akan mengurangi demam melalui aksinya di pusat pengatur panas otak. Secara khusus, paracetamol memberitahu pusat untuk menurunkan suhu tubuh ketika suhu meningkat.

Komposisi

Paracetamol 500 mg

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 1-2 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari. Dosis maksimal: 8 kaplet/hari.
  • Anak-anak 7-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3-4 kali/hari. Dosis maksimal: 4 kaplet/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mual
    Coba minum paracetamol dengan atau setelah makan atau ngemil. Hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti pedas.
  • Muntah
    Minum banyak cairan, seperti air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Kerusakan hati jika digunakan jangka panjang dalam dosis besar
  • Rendahnya jumlah trombosit di dalam tubuh (trombositopenia)
  • Rendahnya jumlah sel neutrofil, yaitu jenis sel darah putih yang membantu melawan infeksi (neutropenia)
  • Rendahnya jumlah sel darah putih di dalam tubuh (leukopenia)
  • Sakit pada perut bagian atas
  • Kehilangan nafsu makan
  • Gatal
  • Feses berwarna gelap
  • Kelelahan
  • Perubahan warna kulit atau sklera mata menjadi kekuningan
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi)
  • Urine berwarna gelap
  • Reaksi alergi
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema)
  • Ruam pada kulit
  • Biduran (urtikaria)
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia)
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal berat
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati
  • Dapat menyebabkan kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, rongga mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson)
  • Pasien yang mengalami kekurangan gizi kronis
  • Ibu hamil dan menyusui

Hentikan penggunaan jika demam tidak turun setelah tiga hari atau nyeri tidak hilang setelah lima hari, dan terjadi anafilaksis atau reaksi alergi berat.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gangguan fungsi hati
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap paracetamol

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Chloramphenicol
    Penggunaan chloramphenicol bersama paracetamol dapat meningkatkan kadar chloramphenicol dalam tubuh, sehingga efektivitas chloramphenicol dalam mengatasi infeksi akan meningkat dan menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala.
  • Metoklopramid dan domperidone
    Jika dikonsumsi bersama metoklopramid dan domperidon dapat meningkatkan penyerapan paracetamol, sehingga dapat menyebabkan efek samping, seperti mual dan muntah.
  • Kolestiramin
    Penggunaan bersama kolestiramin dapat menurunkan penyerapan paracetamol, sehingga efektivitas paracetamol dalam mengatasi demam akan berkurang.
  • Rifampicin, phenytoin, carbamazepine, dan phenobarbital
    Paracetamol dapat menurunkan konsentrasi dan efektivitas obat dalam mengatasi tuberkulosis dan kejang.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Perburukan gejala atau timbul gejala baru
  • Demam setelah tiga hari penggunaan
  • Masih merasakan sakit setelah tujug hari penggunaan atau lima hari pada anak-anak
  • Sakit tenggorokan setelah dua hari penggunaan
  • Ruam kulit, sakit kepala berkelanjutan, mual, muntah, kemerahan, atau pembengkakan

Nomor Izin Edar

DBL9117606810A1

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic

Diakses pada 8 Juli 2021



Drugs. https://www.drugs.com/paracetamol.html

Diakses pada 8 Juli 2021



NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/

Diakses pada 8 Juli 2021



WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-57595/paracetamol-oral/details

Diakses pada 8 Juli 2021



Patient. https://patient.info/medicine/paracetamol-calpol-disprol-hedex-panadol

Diakses pada 8 Juli 2021



Health Navigator. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/p/paracetamol/

Diakses pada 8 Juli 2021

Ulasan Pembeli

Produk Terkait

Jual dan Beli Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Pamol Tablet berkhasiat untuk menurunkan demam dan meringankan sakit kepala yang terjadi pada anak usia 6 tahun hingga orang dewasa. Demam merupakan suatu kondisi yang seringkali terjadi, terutama ketika imunitas tubuh sedang menurun.


Demam diakibatkan karena adanya infeksi sehingga tubuh mengeluarkan respon dengan meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan produksi senyawa prostaglandin penyebab rasa nyeri. Pamol Tablet mengandung parasetamol yang mengandung zat penurun demam dan pereda nyeri, sehingga terbukti efektif untuk menurunkan panas tubuh sekaligus mengurangi rasa nyeri.


Pamol Tablet boleh diberikan pada wanita hamil setelah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu dan apabila manfaatnya melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Beli online Pamol Tablet dengan harga terbaik hanya di Toko SehatQ, pasti asli!


Merek: Pamol
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Interbat
Manufacture: Interbat
Kemasan obat: 1 strip @ 4 tablet

Indikasi/Manfaat Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet)

  • Meredakan demam pada anak dan dewasa.
  • Meringankan nyeri sendi dan nyeri otot pada tubuh.
  • Meredakan sakit gigi dan sakit kepala.
  • Mengobati nyeri dan demam akibat flu.


Dosis Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet)


  • Anak-anak usia 6 hingga 12 tahun: ½-1 tablet sebanyak 3 kali/hari.
  • Dewasa atau anak diatas 12 tahun: 1-2 tablet sebanyak 3 kali/hari.


Cara Penggunaan Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet)


Dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

Cara Menyimpan Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet)


Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari panas sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet) Jika:


  • Penderita hipersensitif terhadap parasetamol.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati atau ginjal yang berat.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet)


  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang mengalami kekurangan gizi kronis.
  • Hentikan pemakaian jika terjadi reaksi alergi.
  • Jika demam tidak turun dalam 2 hari, segera hubungi dokter.


Efek Samping Obat Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet)


  • Gangguan pencernaan seperti: mual, muntah, nyeri pada perut bagian atas, feses berwarna agak gelap.
  • Gangguan pada kulit seperti: biduran, ruam, gatal-gatal.
  • Gangguan lain seperti: tubuh merasa kelelahan, kehilangan nafsu makan, penurunan tekanan darah, jumlah trombosit berkurang (trombositopenia), jumlah sel darah putih berkurang (leukopenia).

FAQ

Menurunkan demamMeredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, nyeri haid, nyeri otot, sakit gigi, dan nyeri punggungMeringankan nyeri akibat radang sendi (osteoarthritis)Paracetamol bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin di otak. Prostaglandin adalah bahan kimia yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan.Paracetamol juga akan mengurangi demam melalui aksinya di pusat pengatur panas otak. Secara khusus, paracetamol memberitahu pusat untuk menurunkan suhu tubuh ketika suhu meningkat.

Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 1-2 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari. Dosis maksimal: 8 kaplet/hari.Anak-anak 7-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3-4 kali/hari. Dosis maksimal: 4 kaplet/hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

MualCoba minum paracetamol dengan atau setelah makan atau ngemil. Hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti pedas.MuntahMinum banyak cairan, seperti air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.Kerusakan hati jika digunakan jangka panjang dalam dosis besarRendahnya jumlah trombosit di dalam tubuh (trombositopenia)Rendahnya jumlah sel neutrofil, yaitu jenis sel darah putih yang membantu melawan infeksi (neutropenia)Rendahnya jumlah sel darah putih di dalam tubuh (leukopenia)Sakit pada perut bagian atasKehilangan nafsu makanGatalFeses berwarna gelapKelelahanPerubahan warna kulit atau sklera mata menjadi kekuninganPenurunan tekanan darah (hipotensi)Urine berwarna gelapReaksi alergiPembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema)Ruam pada kulitBiduran (urtikaria)Gangguan kesulitan tidur (insomnia)Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)

Nama Produk

Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 4 Tablet)

Total

Rp 3.500