SehatQ
SehatQ Profile
Pamol tablet berguna untuk menurunkan demam, sakit kepala, dan meredakan nyeri skala ringan hingga sedang

Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 6.888

Jumlah Produk
1

Tersedia 13 Penjual

Trisakti Healthcare
Rp 6.888
Trisakti Healthcare
Kota Jakarta Barat3.69 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 8.800
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Fortuna Farma
Rp 8.700
Apotek Fortuna Farma
Kota Jakarta Utara9.13 km
Apotek Evita
Rp 9.400
Apotek Evita
Jakarta Barat9.41 km

Deskripsi

Pamol tablet adalah obat yang berfungsi untuk meredakan nyeri tingkat ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, sakit gigi, dan sakit punggung, serta mengurangi ketegangan pada otot dan sendi.

Tidak hanya itu, obat ini juga dapat digunakan untuk menurunkan demam. Demam dan nyeri merupakan bentuk awal dari peradangan

Pamol tablet mengandung paracetamol. Paracetamol mampu meningkatkan ambang batas nyeri pada tubuh dan memengaruhi suhu tubuh.

Pamol tablet adalah obat bebas yang pembeliannya tidak memerlukan resep dokter.

Tersedia varian lain Pamol tablet, yaitu:

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan
1 strip isi 10 tablet @ 500 mg
Produsen
Interbat

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan sakit di punggung
  • Mengurangi nyeri sendi dan otot, serta nyeri ketika haid
  • Menurunkan panas tubuh (demam)
  • Meredakan peradangan

Paracetamol bekerja dengan cara menekan kemampuan tubuh untuk memproduksi prostaglandin, yakni senyawa alami di dalam tubuh yang dapat menyebabkan peradangan. Dengan berkurangnya produksi zat prostaglandin, maka nyeri dan panas tubuh akan mereda.

Komposisi

Paracetamol 500 mg

Dosis

  • Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 3 kali/hari, maksimum permberian 8 kaplet/hari
  • Anak usia 7-12 tahun: ½-1 tablet sebanyak 3 kali/hari, maksimum pemberian 4 tablet/hari

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini
  • Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perut
    Konsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.
  • Muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat
  • Jantung berdebar dengan kencang
  • Kulit dan mata berwarna kuning
  • Urine bewarna keruh
  • Penumpukan urine di saluran kemih (retensi urine)
  • Nyeri di bagian punggung bawah
  • Timbul bintik-bintik merah di kulit
  • Sakit tenggorokan
  • Timbul bengkak atau memar
  • Kelelahan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan
  • Pasien dengan denyut jantung tidak teratur
  • Pasien yang mengalami pembesaran prostat jinak
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami gangguan di saraf mata (glaukoma)

Jika nyeri atau demam tidak kunjung reda dalam dua hari, segera hubungi dokter. Hentikan pemakaian satu minggu sebelum operasi karena akan menghambat proses pembekuan darah.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung (infark miokard)
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akut (hipertensi)
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia)
  • Pasien dengan gangguan ginjal, paru, dan hati yang berat
  • Pasien yang menderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Pasien yang alergi berat terhadap paracetamol

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.
  • Ranitidine
    Obat ini biasa digunakan untuk menurunkan asam lambung. Apabila diberikan bersama paracetamol dalam dosis tinggi, akan meningkatkan risiko keracunan di organ hati.
  • Obat untuk kejang (epilepsi) dan peradangan paru (tuberkulosis)
    Jika digunakan bersama paracetamol dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat (efek antagonis) serta meningkatkan risiko efek samping, seperti mual dan muntah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Demam atau nyeri tidak kunjung sembuh dalam dua hari

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada 06 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 06 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/drug-interactions/acetaminophen,paracetamol.html
Diakses pada 06 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/sfx/paracetamol-side-effects.html
Diakses pada 06 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada 06 September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Pamol Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 6.888