SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Orinox Tablet adalah obat untuk meredakan tanda-tanda peradangan sendi

Orinox Tablet 120 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 115.597

Jumlah Produk
1

Tersedia 40 Penjual

Urutkan
Apotek Ade
Rp 131.314
Apotek AdeKota Jakarta Selatan
8.27 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 155.100
Apotek Plaza Medika GrogolKota Jakarta Barat
3.61 km
Apotek Alfa Medika
Rp 154.870
Apotek Alfa MedikaKota Jakarta Utara
9.79 km
Apotek Sehat Bersama 1
Rp 145.275
Apotek Sehat Bersama 1Kota Jakarta Timur
10.71 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Orinox Tablet 120 mg (1 Strip @ 10 Tablet adalah obat untuk meredakan tanda-tanda dan gejala-gejala:

peradangan sendi (osteoarthritis)
peradangan sendi akibat kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis)
peradangan kronis berupa tertutupnya celah antar ruas tulang (ankilosing spondilitis) pada orang dewasa

Informasi zat aktif :

Etoricoxib merupakan obat yang digunakan untuk mengobati gejala yang timbul pada peradangan sendi, seperti osteoarthritis, dan rheumatoid arthritis. Obat ini termasuk golongan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) penghambat COX 2.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Orinox tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Warfarin.
    Penggunaan bersama etoricoxib dapat meningkatkan waktu pembekuan darah (protombin).
  • Aspirin.
    Penggunaan bersama etoricoxib dapat meningkatkan risiko terjadinya luka atau lesi pada kulit atau bagian bawah mulut (ulserasi).
  • Lithium.
    Penggunaan bersama etoricoxib dapat meningkatkan kadar lithium plasma yang dapat menyebabkan keracunan dan gangguan fungsi ginjal.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Orinox Tablet 120 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Etoricoxib
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (!20 mg)
Produsen
Dexa Medica

Informasi Zat Aktif

Etoricoxib merupakan obat yang digunakan untuk mengobati gejala yang timbul pada peradangan sendi, seperti osteoarthritis, dan rheumatoid arthritis. Obat ini termasuk golongan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) penghambat COX 2.

Indikasi (manfaat)

Meredakan tanda-tanda dan gejala-gejala:

  • Peradangan sendi (osteoarthritis)
  • Peradangan sendi akibat kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis)
  • Peradangan kronis berupa tertutupnya celah antar ruas tulang (ankilosing spondilitis) pada orang dewasa

Komposisi

Etoricoxib 120 mg.

Dosis

  • Radang sendi (osteoartritis) dan nyeri pada kondisi gangguan fungsi pada ligamen, otot, saraf, sendi dan tendon (muskuloskeletal kronik): 60 mg/hari
  • Nyeri akut yang berhubungan dengan bedah mulut (operasi gigi): 120 mg/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Lelah (asthenia)
  • Pusing
  • Pembengkakan anggota tubuh karena penumpukan cairan (edema tungkai)
  • Peningkatan kadar darah yang menjadi tinggi (hipertensi)
  • Rasa nyeri pada bagian atas nyeri (dispepsia)
  • Dada terasa terbakar (heartburn)
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Kenaikan kadar ALT dan AST di dalam hati

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan kondisi gangguan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular)
  • Pasien yang memiliki risiko serangan jantung (infark mikoard)
  • Pasien yang memiliki penyakit stroke
  • Pasien yang memiliki penyakit darah tinggi (hipertensi)
  • Pasien yang memiliki penyakit gagal jantung akibat kekurangan oksigen (gagal jantung kongestif)
  • Pasien yang memiliki gangguan saluran pencernaan
  • Pasien yang memiliki gangguan hati
  • Pasien yang memiliki gangguan ginjal

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Orinox tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini
  • Gangguan pembuluh darah dan suplai darah ke otak (serebrovaskular)
  • Pasien dengan riwayat penyempitan otot bronkus di paru-paru (bronkospasme) dan radang mukosa hidung (rinitis akut)
  • Penyakit penyempitan pembuluh darah arteri jantung (jantung iskemik)
  • Penyakit penyempitan pembuluh darah arteri (arteri perifer)
  • Pasien dengan usia di bawah 16 tahun
  • Pasien dengan gangguan ginjal dan hati
  • Wanita hamil

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin.
    Penggunaan bersama etoricoxib dapat meningkatkan waktu pembekuan darah (protombin).
  • Aspirin.
    Penggunaan bersama etoricoxib dapat meningkatkan risiko terjadinya luka atau lesi pada kulit atau bagian bawah mulut (ulserasi).
  • Lithium.
    Penggunaan bersama etoricoxib dapat meningkatkan kadar lithium plasma yang dapat menyebabkan keracunan dan gangguan fungsi ginjal.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Orinox Tablet 120 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 131.314