SehatQ
SehatQ Profile
Omeric tablet adalah obat untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah

Omeric Tablet 100 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 27.022

Jumlah Produk
1

Tersedia 4 Penjual

Apotek Aldi
Rp 54.000
Apotek Aldi
Kota Jakarta Utara13.8 km
Apotek Lily
Rp 27.022
Apotek Lily
Kabupaten Cianjur79.23 km
Apotek Patria Farma 2
Rp 31.827
Apotek Patria Farma 2
Kabupaten Sidoarjo665.18 km
Apotek Mall 24 Sukowono
Rp 28.523
Apotek Mall 24 Sukowono
Kabupaten Jember801.02 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Omeric tablet adalah obat untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Kondisi ketika kadar asam urat di atas normal disebut hiperurisemia.

Hiperurisemia terbagi menjadi dua, yaitu hiperurisemia primer yang merupakan peningkatan kadar asam urat tanpa penyakit atau penyebab lain, dan hiperurisemia sekunder yang merupakan peningkatan kadar asam urat karena penyakit.

Omeric tablet mengandung zat aktif allopurinol 100 mg. Allopurinol adalah obat yang digunakan untuk mengobati asam urat dan jenis batu ginjal tertentu, serta mencegah peningkatan kadar asam urat pada pasien yang menerima kemoterapi untuk mengobati kanker.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. 

Informasi zat aktif :

Allopurinol bekerja dengan cara menghambat aktivitas enzim xanthine oksidase. Enzim ini bekerja dengan mempercepat perubahan senyawa hipoxanthine menjadi xanthine, yang selanjutnya diubah menjadi asam urat.

Pemblokiran enzim xanthine oksidase dapat mencegah perubahan senyawa tersebut menjadi asam urat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, allopurinol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Setelah pemberian oral, sekitar 80-90% dosis diserap.
  • Distribusi: Didistribusi secara luas ke seluruh tubuh kecuali di otak. 50% kadar obat ditemukan di seluruh tubuh.
  • Metabolisme: Dimetabolisme menjadi oxypurinol oleh xanthine oxidase. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) adalah 1 sampai 2 jam.
  • Ekskresi: 5-7% dari dosis allopurinol diekskresikan dalam urine dalam waktu 6 jam setelah konsumsi.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Omeric tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan), seperti dicumarol dan warfarin
    Allopurinol dapat meningkatkan risiko perdarahan jika dikonsumsi bersama antikoagulan.
  • Obat golongan tiazid dan diuretik, yaitu obat untuk meningkatkan pengeluaran air seni
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko alergi.
  • Klorpropamid
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya penurunan kadar gula darah dalam tubuh (hipoglikemia).
  • Lisinopril
    Mengonsumsi lisinopril dengan allopurinol dapat menyebabkan timbulnya reaksi alergi parah.
  • Azathioprine dan mercaptopurine
    Mengonsumsi azathioprine dengan allopurinol dapat meningkatkan efek samping, seperti demam, menggigil, sakit tenggorokan, nyeri tubuh dan otot, lemas, mudah memar atau berdarah, seriawan, urine berwarna gelap, mual parah, muntah, dan diare.
  • Captopril
    Penggunaan allopurinol bersama captopril dapat meningkatkan risiko toksisitas atau keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan obat ini dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Masalah pada organ hati yang ditandai dengan kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, sakit perut pada sisi kanan atas, gatal, urine berwarna gelap, feses berwarna tanah liat, dan perubahan warna pada kulit atau mata menjadi kekuningan
  • Sedikit atau tidak bisa buang air kecil
  • Gejala asam urat memburuk
  • Mati rasa, kesemutan, dan timbul rasa nyeri seperti terbakar
  • Gejala flu, nyeri sendi, mudah memar, dan perdarahan yang tidak biasa
  • Nyeri saat buang air kecil dan terdapat darah dalam urine
  • Ruam pada kulit

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan kadar asam urat tinggi dalam darah
  • Mencegah peningkatan kadar asam urat dari sel-sel kanker yang mati pada pasien yang menjalani pengobatan kanker atau kemoterapi

Allopurinol mampu menurunkan kadar asam urat di dalam darah.  Peningkatan kadar asam urat dalam darah dapat menyebabkan masalah pada ginjal. Misalnya, ginjal tidak mampu membuang kadar asam urat berlebih, sehingga menyebabkan peradangan sendi atau pembentukan batu ginjal yang akan menyebabkan gagal ginjal.

Komposisi

Allopurinol 100 mg

Dosis

Dewasa:

  • Dosis awal: 100-300 mg/hari
  • Dosis pemeliharaan: 200-600 mg/hari
  • Dosis tunggal maksimal: 300 mg/hari
  • Kondisi ringan: 2-10 mg/kgBB/hari atau 100-200 mg/hari
  • Kondisi sedang: 300-600 mg/hari
  • Kondisi berat: 700-900 mg/hari

Pemberian dosis allopurinol harus disertai pemantauan kadar asam urat dalam serum atau urine selama 1-3 minggu, hingga efek yang diinginkan tercapai.

Anak-anak: 10-20 mg/kgBB/hari atau 100-400 mg/hari

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau bertambah buruk.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Kelainan serius pada kulit, lapisan bola mata, mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson)
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)
  • Penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia)
  • Tingginya kadar eosinofil dalam darah (eosinofilia)
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Kerontokan rambut (alopecia)
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Kesemutan (parestesia)
  • Nyeri sendi
  • Kelelahan
  • Nyeri otot
  • Gagal ginjal
  • Muntah
  • Nyeri pada perut
  • Demam

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 15-30°C, serta terlindung dari cahaya matahari langsung dan tempat lembap.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan tiroid, ginjal, atau hati
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Anak-anak
  • Bayi
  • Lakukan pemeriksaan fungsi hati jika Anda mengalami gatal, serta penurunan nafsu makan dan berat badan
  • Selama penggunaan obat ini, hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin
  • Untuk mencegah terjadinya batu ginjal, imbangi dengan peningkatan konsumsi cairan
  • Konsumsi obat ini sesudah makan untuk mengurangi iritasi pada lambung
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus)
  • Pasien yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Pasien yang mengonsumsi obat ini dalam jangka panjang

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki masalah pada hati dan kerusakan ginjal dari sedang hingga berat
  • Pasien yang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh
  • Pasien yang mengalami gagal jantung kronis
  • Pasien yang mengalami serangan asam urat akut
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap allopurinol atau obat golongan xanthine oxidase inhibitor lainnya
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Omeric Tablet 100 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 54.000