SehatQ
SehatQ Profile

Odace Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 48.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 6 Penjual

Apotek Laguna Sehat
Rp 48.000
Apotek Laguna Sehat
Kota Jakarta Utara6.62 km
Apotek Evita
Rp 53.900
Apotek Evita
Jakarta Barat9.41 km
Apotek Satrio Puri Botanical
Rp 55.000
Apotek Satrio Puri Botanical
Kota Jakarta Barat10.6 km
Apotek Budi Jaya
Rp 45.100
Apotek Budi Jaya
Kota Jakarta Barat12.5 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Odace tablet adalah obat untuk membantu mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi dan serangan jantung

Obat ini mengandung zat aktif lisinopril. Zat aktif lisinopril dapat digunakan sendiri atau dengan obat lain untuk mengobati tekanan darah tinggi pada orang dewasa dan anak-anak berusia enam tahun ke atas.

Selain mengatasi hipertensi, lisinopril juga dapat digunakan untuk mengatasi gagal jantung.

Odace tablet ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Odace Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Lisinopril
Kelas Terapi
Antihipertensi
Klasifikasi
ACE Inhibitor
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (10 mg)
Produsen
Dexa Medica

Informasi Zat Aktif

Lisinopril termasuk dalam kelas obat penghambat ACE (angiotensin-converting enzyme). Obat ini bekerja dengan cara menghalangi suatu zat dalam tubuh yang menyebabkan pembuluh darah mengencang.

Akibatnya, lisinopril akan melemaskan pembuluh darah. Hal ini akan menurunkan tekanan darah dan meningkatkan suplai darah dan oksigen ke jantung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, lisinopril diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan dan tidak lengkap dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 25%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 7 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta.
  • Ekskresi: Terutama dikeluarkan melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) 12 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Mengatasi penyakit ginjal yang disebabkan diabetes (nefropati diabetik)
  • Mengobati penyakit gagal jantung
  • Terapi setelah mengalami serangan jantung

Lisinopril digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Menurunkan tekanan darah tinggi akan membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.

Zat aktif ini juga digunakan untuk mengobati gagal jantung dan membantu meningkatkan kelangsungan hidup setelah serangan jantung.

Komposisi

Lisinopril 100 mg

Dosis

Dewasa

  • Hipertensi:
    • Dosis awal: 20 mg/hari
  • Hipertensi berat atau deplesi volume:
    • Dosis awal: 5 mg/hari
    • Dosis pemeliharaan: 20 mg/hari
    • Dosis maksimal: 80 mg/hari
  • Gagal jantung:
    • Dosis awal: 2,5 atau 5 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga di bawah 10 mg dalam rentang waktu minimal 2 minggu
    • Dosis maksimal: 40 mg/hari
  • Setelah serangan jantung:
    • Dosis awal: 5 mg/hari selama 2 hari dimulai dalam waktu 24 jam setelah mengalami gejala, dosis dapat ditingkatkan hingga 10 mg/hari
  • Pasien dengan tekanan darah sistolik rendah:
    • Dosis awal: 2,5 mg/hari
  • Nefropati diabetik: 10 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 20 mg/hari

Anak-anak berusia 6-16 tahun dengan berat badan

  • 20-50 kg:
    • Dosis awal: 2,5 mg/hari
    • Dosis maksimal: 20 mg/hari
  • 50 kg ke atas:
    • Dosis awal: 5 mg/hari
    • Dosis maksimal: 40 mg/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Gatal atau ruam
    Minumlah antihistamin yang dapat dibeli di apotek. Mintalah saran obat antihistamin yang cocok kepada apoteker.
  • Pusing
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Batuk kering
    Penggunaan obat batuk biasanya tidak membantu batuk yang disebabkan lisinopril. Terkadang, batuk membaik dengan sendirinya. Hubungi dokter jika batuk mengganggu tidur Anda. Walaupun Anda berhenti meminum lisinopril, batuk dapat memakan hingga satu bulan untuk hilang.
  • Penglihatan kabur
    Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Jika berlangsung lebih dari satu hari,segera hubungi dokter Anda. Dokter mungkin perlu mengubah perawatan Anda.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 15-30°C. Jauhkan dari tempat lembap.

Perhatian Khusus

  • Ibu menyusui
  • Pasien dengan gangguan penyempitan pada katup aorta jantung (stenosis aorta berat)
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati
  • Pasien dengan riwayat serangan jantung
  • Pasien yang memiliki kadar kalium tinggi dalam tubuh (hiperkalemia)
  • Pasien yang mengalami kelainan pembuluh darah
  • Anak-anak

Kategori Kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap lisinopril
  • Pasien dengan riwayat pembengkakan karena reaksi alergi (angioedema)
  • Pasien diabetes atau gangguan ginjal yang mengonsumsi obat aliskiren bersamaan
  • Pasien yang mengonsumsi obat sacubitril
  • Wanita hamil

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Spironolakton dan amilorid, suplemen kalium, trimetoprim, dan siklosporin
    Penggunaan bersama dapat meningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).
  • Aliskiren
    Penggunaan bersama aliskiren dapat menyebabkan penurunan tekanan darah (hipotensi), peningkatan kadar kalium (hiperkalemia), dan gagal ginjal.
  • Insulin
    Penggunaan bersama insulin dapat meningkatkan efek insulin dalam menurunkan kadar gula darah.
  • Obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
    Penggunaan bersama obat NSAID dapat menurunkan fungsi ginjal dan mengurangi efek obat antihipertensi.
  • Obat pengontrol tekanan darah (antihipertensi) dan peluruh air seni (diuretik)
    Penggunaan bersama dapat menurunkan tekanan darah hingga di bawah normal (hipotensi).
  • Lithium
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan kadar serum dan keracunan (toksisitas) lithium.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter Anda jika Anda mengalami:

  • Perasaan pusing seperti akan pingsan
  • Demam dan sakit tenggorokan
  • Kalium tinggi, seperti mual, lemah, perasaan geli, nyeri dada, dan detak jantung tidak teratur,
  • Masalah ginjal, seperti sedikit atau tidak ada buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, dan merasa lelah atau sesak napas
  • Masalah hati yang disertai gejala mual, sakit perut bagian atas, gatal, perasaan lelah, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap, feses berwarna seperti tanah liat, dan kulit atau mata menguning

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a692051.html
Diakses pada 9 Juni 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6873-9371/lisinopril-oral/lisinopril-oral/details
Diakses pada 9 Juni 2021

Drugs. https://www.drugs.com/lisinopril.html
Diakses pada 9 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lisinopril
Diakses pada 9 Juni 2021

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_lisinopril_zestoretic/drugs-condition.htm
Diakses pada 9 Juni 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/lisinopril-oral-tablet#about
Diakses pada 9 Juni 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/lisinopril
Diakses pada 9 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Odace Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 48.000