Stok Habis
Ocuson tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi alergi dan peradangan

Ocuson Tablet (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 164.000

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Ocuson tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi alergi dan peradangan. Obat ini mengandung kombinasi zat aktif betamethasone dan dexchlorpheniramine maleat.

Betamethasone bekerja dengan cara mencegah pelepasan senyawa kimia yang bisa menyebabkan peradangan. Sementara, dexchlorpheniramine memiliki cara kerja dengan menghambat aksi histamin, yaitu senyawa kimia yang dihasilkan sel-sel tubuh ketika mengalami reaksi alergi. Senyawa histamin inilah menyebabkan munculnya reaksi alergi, seperti gatal, bersin, dan mata berair.

Dexchlorpheniramine dapat menyebabkan rasa kantuk dan pusing. Oleh karena itu, sesudah mengonsumsi obat ini sebaiknya tidak melakukan kegiatan berisiko tinggi, seperti berkendara sendirian.

Obat Ocuson merupakan obat keras. Jadi, untuk mendapatkannya harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Dexchlorpheniramine maleat adalah obat golongan antihistamin yang mampu mencegah produksi histamin untuk menekan gejala alergi. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dexchlorpheniramine maleat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran cerna. Makanan di perut dapat menunda penyerapan tetapi tidak mempengaruhi kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati).
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke dalam tubuh.
  • Metabolisme: Metabolisme sebagian besar di sel mukosa saluran cerna dan hati.
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) adalah 12-43 jam pada orang dewasa dan 10-13 jam pada anak-anak. Obat dikeluarkan dalam urine.

Betamethasone adalah obat golongan kortikosteroid. Obat ini merangsang produksi enzim yang dibutuhkan untuk meredakan peradangan (inflamasi).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, betamethasone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Mudah melewati plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Betamethasone:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Ocuson tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Dexchlorpheniramine maleat:
Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Obat penghambat monoamin oksidase (MAOI)
    Penggunaan bersama MAOI dapat meningkatkan risiko efek samping, seperti mulut kering, penglihatan kabur, dan sembelit.
  • Glikosida digitalis
    Penggunaan bersama glikosida digitalis dapat menyebabkan peningkatan risiko gangguan irama jantung.
  • Obat diuretik dan obat untuk mengatasi infeksi jamur (amfoterisin B)
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan penurunan kadar kalium dalam darah (hipokalemia).
  • Ephedrin dan kolestiramin
    Ephedrin dan kolestiramin dapat meningkatkan pengeluaran kortikosteroid, sehingga efek dan kadar obat ini akan menurun.
  • Isoniazid
    Obat ini dapat menurunkan kadar isoniazid, sehingga efek isoniazid akan berkurang.
  • Obat pengontrol gula darah (antidiabetik)
    Obat ini dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.
  • Vaksin
    Betamethasone dapat menurunkan kekebalan tubuh, sehingga dapat memicu infeksi.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Kegelisahan
  • Kulit kering dan bersisik
  • Nafsu makan meningkat
  • Peningkatan keringat
  • Perubahan pada bentuk wajah, seperti bengkak
  • Penipisan pada rambut
  • Penambahan berat badan
  • Timbunan lemak yang tidak normal

Indikasi (manfaat) Obat

  • Dapat mengatasi peradangan pada permukaan bola mata karena reaksi alergi, sehingga menyebabkan mata kemerahan
  • Dapat meringankan gejala peradangan pada rongga hidung karena reaksi alergi (rhinitis alergi), baik yang terjadi sepanjang tahun atau musiman
  • Dapat mengobati alergi pada kulit, seperti biduran
  • Dapat mengatasi peradangan yang memerlukan terapi dengan obat kortikosteroid, seperti peradangan kulit

Betamethasone digunakan untuk mengobati penyakit autoimun dan peradangan pada organ tubuh. Selain itu, betamethasone juga digunakan untuk mengatasi penyakit sendi dan otot.

Dexchlorpheniramine maleat digunakan untuk mengobati bersin, pilek, gatal, mata berair, ruam, dan gejala alergi lainnya. Dexchlorpheniramine juga memblokir zat alami lain yang dibuat tubuh, yaitu asetilkolin, sehingga dapat membantu mengurangi gejala, seperti mata berair dan pilek.

Komposisi Obat

  • Betamethasone 0,25 mg
  • Dexchlorpheniramine maleat 2 mg

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas: 1 tablet sebanyak 4-6 jam, tidak boleh lebih dari 6 tablet/hari
  • Anak-anak berusia 2-6 tahun: 0,25 tablet setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 1,5 tablet/hari
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: 0,5 tablet setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 3 tablet/hari

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping. Anda juga bisa mengurangi efek samping dengan mengompres perut menggunakan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Mual
    Cobalah mengonsumsi makanan ringan dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa, seperti makanan pedas.
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Gangguan tidur
  • Kulit kemerahan
  • Sembelit
  • Dispepsia

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma)
  • Pasien dengan penyakit jantung
  • Pasien dengan luka pada dinding lambung
  • Pasien penderita peradangan usus
  • Pasien penderita infeksi virus
  • Pasien lanjut usia
  • Hindari penghentian obat secara mendadak
  • Pasien dengan penyakit asma
  • Wanita yang sudah menopause
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati
  • Pasien yang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh
  • Pasien yang mengalami pengeroposan tulang
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap komponen dalam obat ini
  • Pasien penderita infeksi jamur sistemik yang memengaruhi organ dalam tubuh
  • Pasien yang mengonsumsi obat penghambat monoamin oksidase (MAOI) untuk mengatasi depresi
  • Pasien penderita luka pada dinding lambung dan usus 12 jari
  • Pasien penderita penyakit herpes simplex
  • Pasien yang menerima vaksin
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Ocuson Tablet (10 Strip @ 10 Tablet)