SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Norvom Sirup 60 ml | Manfaat dan Indikasi Obat, Dosis, Efek Samping

Norvom Sirup 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 7.900

Jumlah Produk
1

Tersedia 6 Penjual

Apotek Mama Medika
Rp 7.900
Apotek Mama Medika
Kota Jakarta Selatan10.98 km
Apotek Simpenan
Rp 8.085
Apotek Simpenan
Kota Sukabumi98.76 km
Apotek Holong
Rp 10.600
Apotek Holong
Kota Jakarta Barat12 km
Apotek Tasya Farma
Rp 13.800
Apotek Tasya Farma
Kabupaten Tangerang34.33 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Norvom adalah obat yang digunakan untuk menanggulangi mual dan muntah pasca operasi dan untuk meringankan gastroparesis. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Norvom mengandung zat aktif metoclopramide HCI.

Informasi zat aktif :

Metoclopramide memiliki efek antimuntah (antiemetik) dengan menghambat reseptor dopamin D2 dan serotonin 5-HT3 di chemoreceptor trigger zone (CTZ) yang terletak di area postrema otak sehingga dapat meredakan mual dan muntah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, metoklopramide diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorpsi secara cepat dan sempurna dari saluran cerna setelah pemberian oral. Makanan menunda penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar adalah 80±15.5% dan Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 1-2 jam.
  • Distribusi: Didistribusi secara luas keseluruh jaringan tubuh, melewati sawar darah otak dan plasenta serta memasuki ASI dalam kadar yang rendah. Volume distribusi sekitar 3,5 L/kg dan ikatan protein plasma sekitar 30%.
  • Metabolisme: Metabolisme lintas pertama di hati.
  • Eksresi: Sekitar 85% diekskresi melalui urin dengan 50% dalam bentuk bebas atau terikat (konjugasi) metoklopramid dan sebanyak 5% diekskresi melalui feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 2,5-6 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Haloperidol.
  • Phenothiazine.
  • Paracetamol.
  • Tetracycline.
  • Levodopa.
  • Ethanol.
  • Cyclosporine.
  • Digoxin.
  • Obat antikolinergik.
  • Obat analgetik narkotik.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Beri tahu dokter segera jika Anda mengalami efek samping yang serius, termasuk perubahan mental atau mood, kejang otot atau gerakan otot yang tidak terkendali seperti seperti leher terpelintir, punggung melengkung), gejala mirip Parkinson seperti gemetar, gerakan lambat, pembengkakan tangan atau kaki, penurunan kemampuan seksual, produksi ASI abnormal, payudara membesar, perubahan menstruasi pada wanita.

Indikasi (manfaat)

  • Menanggulangi mual dan muntah karena obat setelah operasi.
  • Meringankan gastroparesis akut dan kronis.
  • Menghilangkan rasa panas sehubungan dengan refluks esofagitis.
  • Tidak untuk mencegah motion sickness.

Komposisi

Tiap 5 ml: metoclopramide HCI 10 mg

Dosis

  • Dewasa: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali/hari
  • Anak-anak 6 tahun ke atas dan remaja: maksimal 0,5 mg/kg BB/hari dalam 3 dosis terbagi.

Aturan pakai

Dikonsumsi 30 menit sebelum makan dan sebelum tidur.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Pusing.
  • Disorientasi atau kebingungan.
  • Reaksi ekstrapiramidal, seperti tremor, demam, kejang, dan badan kaku.
  • Hipertonis otot.
  • Mudah tersinggung.
  • Gaduh gelisah.
  • Lelah yang berlebihan.
  • Sembelit.
  • Diare.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Pasien anak-anak.
  • Pasien lansia dosis harap dikurangi karena dapat meningkatkan timbulnya gejala ekstrapiramidal
  • Penderita yang hipersensitif terhadap procaine dan procainamide.
  • Wanita hamil.
  • Pasien yang membutuhkan kewaspadaan dalam menjalankan aktivitasnya seperti mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pada pasien yang hipersensitif terhadap metoclopramide.
  • Pasien pendarahan saluran pencernaan (gastrointestinal).
  • Pasien dengan kondisi penyumbatan yang terjadi di dalam usus (obstruksi mekanik) atau terbentuknya lubang pada dinding lambung (perforasi).
  • Pasien epilepsi.
  • Tumor langka pada kelenjar adrenal (feokromositoma).
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Norvom Sirup 60 ml

Total

Rp 7.900