SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Normotil tablet adalah obat untuk mengatasi diare baik akut maupun kronik.

Normotil Tablet 2 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Normotil tablet adalah obat untuk mengatasi diare yang berlangsung selama kurang dari 2 minggu (akut) maupun lebih dari 2 minggu (kronik). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Normotil tablet mengandung zat aktif loperamid hidroklorida.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi diare yang berlangsung selama kurang dari 2 minggu (diare akut) maupun lebih dari 2 minggu (diare kronik).

Loperamid bekerja dengan memperlambat pergerakan usus, ini mengurangi jumlah buang air besar dan membuat feses tidak terlalu encer. Loperamid juga digunakan untuk mengurangi jumlah cairan pada pasien yang telah menjalani operasi pada pasien yang mengalami masalah buang air besar akibat gangguan usus besar (ileostomi). Obat ini juga digunakan untuk mengobati diare yang sedang berlangsung pada orang dengan penyakit radang usus.

Komposisi

Loperamid hidroklorida 2 mg.

Dosis

Diare kronis:

  • Dewasa:
    • Dosis awal: 4-8 mg/hari dikonsumsi dalam dosis terbagi.

Diare akut:

  • Dewasa:
    • Dosis awal: 4 mg, dilanjutkan dengan 2 mg setiap setelah buang air besar.
    • Dosis maksimal: 16 mg/hari. Hentikan penggunaan jika selama 48 jam kondisi tidak membaik.
  • Anak-anak:
    • 4-8 tahun: 1 mg sebanyak 3-4 kali/hari.
    • 9-12 tahun: 2 mg sebanyak 4 kali/hari. Dikonsumsi selama 5 hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Hentikan penggunaan loperamid. Minum banyak air. Jika ini tidak membantu, bicarakan dengan apoteker atau dokter Anda.
  • Pusing.
    Jika loperamid membuat Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan sangat lambat atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda mengalami efek samping seperti pusing.
  • Mual.
    Coba minum loperamid dengan atau setelah makan atau ngemil. Ini juga dapat membantu jika Anda tetap mengonsumsi makanan sederhana dan tidak makan makanan kaya rasa atau pedas.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Bicaralah dengan dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin parah.
  • Perut kembung.
    Hindari makanan yang menyebabkan angin seperti lentil, kacang-kacangan, dan bawang. Mungkin juga membantu untuk makan lebih sedikit dan lebih sering, makan dan minum perlahan, dan berolahraga secara teratur. Konsumsi produk yang bisa Anda beli dari apotek untuk membantu mengatasi angin, seperti tablet arang atau simetikon.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terlindung dari kelembaban.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan irama jantung (aritmia).
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Anak-anak.
  • Pasien penderita acquired immune deficiency syndrome (AIDS).
  • Pasien penderita peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita penyumbatan pada pyloric.
  • Tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang.
  • Dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi, sehingga harus mengonsumsi cairan dan elektrolit.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Hentikan penggunaan jika terjadi sembelit, perut kembung, dan kelumpuhan pada usus (ileus).
  • Pasien yang memiliki risiko gangguan irama jantung.
  • Pasien yang mengalami pendarahan pada leher kandung kemih.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien disentri akut yang ditandai dengan feses berdarah dan demam tinggi.
  • Pasien dengan kondisi peradangan pada usus besar atau usus halus (enterokolitis).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita diare karena infeksi.
  • Hindari penggunaan pada pasien yang mengalami kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Diare akut yang berkaitan dengan organisme yang mempenetrasi mukosa usus atau kolitis pseudomembranosa yang disebabkan antibiotik spektrum luas.
  • Pasien dengan kondisi ketika ada gas atau cairan menumpuk di dalam perut yang menyebapkan perut atau pinggang mengembung (distensi abdomen).
  • Pasien dengan kondisi ketika otot usus mengalami kelumpuhan (ileus).
  • Pasien dengan kondisi peradangan kronis yang terjadi pada usus besar.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Normotil Tablet 2 mg (1 Strip @ 10 Tablet)