Norizec Tablet 2 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Norizec Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung glimepiride 2 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Norizec Tablet 2 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Glimepiride
Kelas Terapi
Antidiabetes
Klasifikasi Obat
Sulfonilurea
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (2 mg)
Produsen
Medifarma

Informasi Zat Aktif

Glimepiride digunakan untuk menurunkan kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes tipe 2. Biasanya, obat ini digunakan sembari menjalankan diet sehat dan olahraga teratur.

Obat ini juga dapat digunakan bersama insulin atau jenis obat diabetes lainnya untuk membantu mengontrol gula darah tinggi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, glimepiride diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap seluruhnya dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma sekitar 2-3 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi sekitar 8,8 L. Pengikatan protein plasma lebih dari 99,5%
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di hati menjadi senyawa kimia turunan sikloheksil hidroksi metil (M1) dan selanjutnya dimetabolisme menjadi turunan karboksil tidak aktif (M2).
  • Ekskresi: Terutama melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat kira-kira 9 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Membantu menurunkan kadar gula darah tinggi pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang tidak terkontrol hanya dengan melakukan diet, olahraga, dan penurunan berat badan
  • Membantu mengurangi risiko terjadinya serangan jantung atau stroke

Glimepiride adalah obat penurun gula darah oral yang digunakan untuk mengobati pasien diabetes tipe 2. Obat ini bekerja dengan meningkatkan pelepasan insulin alami dan kepekaan tubuh terhadap hormon pengatur gula darah tersebut.

Komposisi Obat

Glimepiride 2 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dosis awal: 1-2 mg sebanyak 1 kali/hari, kemudian dosis dapat dinaikkan dengan hati-hati.
  • Dosis pemeliharaan: 1-4 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Dosis maksimal: 8 mg sebanyak 1 kali/hari. Dosis dapat ditingkatkan dengan interval 1-2 minggu.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Kadar gula darah di bawah normal (hipoglikemia).
    Untuk mencegah gejala ini, konsumsi makanan secara teratur, termasuk sarapan. Jika berencana berolahraga, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sebelum, selama, atau setelah berolahraga.
  • Diare.
    Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi yang ditandai dengan sulit buang air kecil atau kencing yang berbau kuat. Jangan mengonsumsi obat untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Mual dan gangguan saluran pencernaan.
    Konsumsi glimepiride bersama makanan dan hindari makanan yang gurih atau pedas.
  • Sakit perut.
    Olahraga ringan dapat membantu meredakan sakit perut. Anda juga bisa mengompres perut menggunakan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Pusing.
    Jika Anda merasa pusing atau kelelahan, jangan mengemudi dan menggunakan alat atau mesin.
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah.
  • Penurunan kadar natrium dalam darah (hiponatremia).
  • Peningkatan berat badan.
  • Muntah.
  • Kelelahan.
  • Reaksi alergi.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Selama mengonsumsi obat ini, lakukan pengaturan pola makan dan olahraga.
  • Pasien yang akan melakukan tindakan operasi.
  • Pasien yang menderita kekurangan (defisiensi) enzim G6PD, yaitu kondisi yang menyebabkan sel darah merah hancur sebelum waktunya.
  • Pasien yang mengalami demam, infeksi berat, dan trauma.
  • Pasien lanjut usia, yaitu di atas 70 tahun.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Norizec tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati berat.
  • Pasien penderita diabetes melitus tipe 1.
  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif glimepiride.
  • Pasien yang mengalami komplikasi diabetes melitus yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh (diabetik ketoasidosis), dengan atau tanpa disertai koma.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Propanolol.
    Penggunaan bersama glimepiride dapat mengganggu kadar gula darah, seperti menurunkan kadar gula darah hingga di bawah normal dan menyebabkan sulit terdeteksi jika terjadi masalah atau gangguan tertentu.
  • Kolesevelam.
    Penggunaan bersama glimepirid dapat mengurangi penyerapan glimepiride, sehingga efektivitas glimepiride dalam menurunkan kadar gula darah akan menurun. Sebaiknya, glimepiride dikonsumsi minimal 4 jam sebelum mengonsumsi kolesevelam.
  • Fenilbutazon, insulin, antidiabetes oral seperti metformin, salisilat, fluoksetin, steroid anabolik, dan androgen, serta antibiotik kloramfenikol, sulfonamida, tetrasiklin, kuinolon, klaritromisin, antikoagulan kumarin, disopiramid, fibrat, penghambat ACE, penghambat monoamin oksidase seperti fenelzin, allopurinol, probenesid, sulfinpirazon, siklosfamid, flukonazol, dan pentoksifilin.
    Obat di atas meningkatkan efek penurunan kadar gula darah glimepiride, sehingga dapat menurunkan kadar gula hingga di bawah normal.
  • Estrogen, kontrasepsi oral, diuretik tiazid, glukokortikoid, derivat fenotiazin seperti klorpromazin, simpatomimetik seperti epinefrin, albuterol, dan terbutalin, asam nikotinat dalam dosis tinggi, derivat asam nikotinat, obat pencahar dalam jangka panjang, fenitoin, diazoksid, glukagon, barbiturat, rifampicin, dan isoniazid.
    Penggunaan obat di atas bersama glimepiride dapat menurunkan efek penurunan kadar gula darah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Kulit pucat atau menguning dan urine berwarna gelap
  • Kebingungan dan kelemahan
  • Demam
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Norizec Tablet 2 mg (1 Strip @ 10 Tablet)