Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet) | Beli Online Toko SehatQ, Gratis Ongkir
SehatQ
SehatQ Profile
Nexium MUPS tablet adalah obat untuk membantu menurunkan asam lambung yang tinggi dalam tubuh

Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


Harga Produk
Rp 708.700

Jumlah Produk
1

Tersedia 6 Penjual

Urutkan
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Nexium MUPS tablet adalah obat untuk membantu menurunkan asam lambung tinggi dalam tubuh. Selain itu, Nexium MUPS tablet juga digunakan untuk mengobati gejala penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dan kondisi lain yang melibatkan asam lambung berlebih, seperti sindrom Zollinger-Ellison.

Obat Nexium MUPS juga dapat membantu mempercepat penyembuhan esofagitis erosif, yaitu kerusakan pada kerongkongan yang disebabkan asam lambung. Tak hanya itu, obat ini juga membantu menyembuhkan kerusakan pada lambung, serta mencegah tukak atau luka lambung dan kanker esofagus
Nexium MUPS tablet mengandung esomeprazole sebagai zat aktifnya. Esomeprazole digunakan untuk mengobati masalah perut dan kerongkongan. Cara kerjanya adalah dengan mengurangi jumlah asam yang dihasilkan lambung Anda. Dengan begitu, gejala seperti mulas, kesulitan menelan, dan batuk terus-menerus akan mereda.

Esomeprazole termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai penghambat pompa proton (PPI). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
-
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan

1 box isi 4 strip @ 7 tablet (20 mg)

Produsen
AstraZeneca Indonesia

Indikasi (manfaat)

  • Membantu menurunkan produksi asam lambung berlebih dalam tubuh.
  • Mengobati satu atau lebih tumor pada pankreas atau usus (sindrom Zollinger-Ellison).
  • Mengatasi infeksi bakteri H. pylori.
  • Mengatasi luka dan iritasi pada perut yang disebabkan penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan aspirin dalam jangka panjang.
  • Mengatasi gangguan pada lambung dan esofagus karena peningkatan asam lambung.
  • Mengatasi rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia) dengan gejala, seperti mual, heartburn, dan perut kembung.
  • Mengobati luka pada dinding lambung atau usus (ulkus peptikum).
  • Mengatasi penyakit asam lambung yang menyebabkan timbulnya sensasi rasa terbakar pada dada atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Esomeprazole efektif menghambat sekresi asam lambung melalui sistem enzim adenosin trifosfat hidrogen-kalium (pompa proton) dari sel parietal lambung.

Esomeprazole, seperti inhibitor pompa proton lainnya, memblokir enzim di dinding lambung yang menghasilkan asam. Dengan memblokir enzim, produksi asam menurun, sehingga memungkinkan perut dan kerongkongan untuk sembuh.

Komposisi

Esomeprazole 20 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Pencegahan esofagitis: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari.
  • GERD: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari, dikonsumsi selama 4 minggu.
  • Eradikasi H.Pylori: 1 tablet + amoxicillin 1 g + clarithromycin 500 mg, semuanya dikonsumsi sebanyak 2 kali/hari, dikonsumsi selama 7 hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi satu jam sebelum makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sereal, sayuran, dan buah segar. Konsumsi cairan yang cukup. Lakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki.
  • Perut kembung.
    Hindari mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan perut kembung, seperti lentil, kacang-kacangan, dan bawang. Cobalah mengonsumsi makanan dalam jumlah sedikit dengan frekuensi sering, kemudian diikuti mengonsumsi air yang cukup dan olahraga teratur. Cobalah mengonsumsi simethicone untuk mengurangi perut kembung.
  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah ketika Anda mengalami sakit kepala, konsumsi cairan yang cukup. Hindari mengonsumsi alkohol. Jika sakit kepala tidak hilang, mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada apoteker.
  • Diare.
    Konsumsi cairan yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Mual atau muntah.
    Cobalah mengonsumsi obat ini setelah makan. Hindari mengonsumsi makanan terlalu banyak dan makanan pedas.
  • Kelelahan.
  • Mulut kering.
  • Sakit perut.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien penderita kerusakan hati yang berat.
  • Pasien yang memiliki keganasan pada lambung.
  • Pasien yang mengalami pengeroposan pada tulang (osteoporosis).
  • Pasien yang memiliki kadar magnesium rendah dalam darah.
  • Pasien penderita lupus.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang terapi mengonsumsi obat rilpinavirine, atazanavir, nelfinavir, dan clopidogrel.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap esomeprazole.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Clopidogrel.
    Esomeprazole dapat menurunkan efektivitas clopidogrel dalam mengencerkan darah.
  • Digoxin.
    Penggunaan bersama digoxin dapat menyebabkan risiko kerusakan pada jantung.
  • Ketoconazole, erlotinib, dan Fe.
    Esomeprazole dapat menurunkan kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati).
  • Obat untuk meningkatkan pengeluaran urine (diuretik).
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan kadar magnesium dalam darah hingga di bawah batas normal (hipomagnesia).
  • Diazepam.
    Esomeprazole dapat mengganggu eliminasi diazepam, sehingga dapat menyebabkan efek samping, seperti sakit kepala.
  • Tacrolimus, saquinavir, dan metothrexate.
    Esomeprazole dapat meningkatkan kadar obat-obatan di atas, sehingga dapat meningkatkan efek samping, seperti mual, sakit kepala, dan muntah.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/nexium/?type=brief

Diakses pada 30 Desember 2020



Drugs. https://www.drugs.com/mtm/esomeprazole.html

Diakses pada 30 Desember 2020



MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a699054.html

Diakses pada 30 Desember 2020



Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_esomeprazole_nexium/drugs-condition.htm

Diakses pada 30 Desember 2020



WebMD. https://www.rxlist.com/consumer_esomeprazole_nexium/drugs-condition.htm

Diakses pada 30 Desember 2020



NHS. https://www.nhs.uk/medicines/esomeprazole/

Diakses pada 30 Desember 2020



Healthline. https://www.healthline.com/health/esomeprazole-oral-capsule#side-effects

Diakses pada 30 Desember 2020



MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/esomeprazole-oral-route/description/drg-20074322

Diakses pada 30 Desember 2020



Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/247873

Diakses pada 30 Desember 2020

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Jual dan Beli Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Nexium MUPS tablet adalah obat untuk mengatasi peningkatan asam lambung pada perut dan kerongkongan. Peningkatan asam lambung dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, seperti tukak duodenum dan lambung, esofagitis erosif, dan gastroesophageal reflux (GERD).

Nexium tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Obat ini mengandung zat aktif esomeprazole, yang digunakan untuk mengatasi gangguan karena asam lambung berlebih dalam tubuh. Cara kerja obat Nexium adalah dengan menurunkan jumlah asam yang diproduksi lambung.

Esomeprazol juga digunakan dengan antibiotik, seperti amoxicillin dan clarithromycin untuk mengobati bisul yang disebabkan infeksi bakteri H. pylori. Selain itu, obat ini juga digunakan untuk mencegah sakit maag dan iritasi lambung pada pasien yang mengonsumsi NSAID, misalnya, aspirin dan ibuprofen dalam jangka waktu yang lama.

Informasi zat aktif :

Esomeprazole termasuk dalam kelas obat yang disebut pompa proton inhibitor. Esomeprazole dapat menurunkan jumlah asam yang diproduksi lambung dengan memblokir pompa proton di sel perut. Ketika pompa proton diblokir, maka akan terjadi penurunan asam lambung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, esomeprazole memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Pengikatan protein plasma sekitar 97%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara luas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (kira-kira 80% sebagai metabolit tidak aktif; <1% sebagai obat tidak berubah); feses (20%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah selama 1-1,5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Nexium MUPS tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Digoxin.
    Penggunaan bersama digoxin dapat menyebabkan terjadinya risiko efek kardiotoksik.
  • Obat untuk meningkatkan pengeluaran urine (diuretik).
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan kadar magnesium dalam darah (hipomagnesia).
  • Diazepam.
    Esomeprazole dapat mengganggu eliminasi diazepam, sehingga menyebabkan efek samping, seperti sakit kepala.
  • Tacrolimus, saquinavir, dan metothrexate.
    Esomeprazole dapat meningkatkan kadar obat-obatan di atas, sehingga dapat meningkatkan efek samping, seperti mual, sakit kepala, dan muntah.
  • Ketoconazole, erlotinib, dan Fe.
    Esomeprazole dapat menurunkan kadar obat di atas dalam darah.
  • Clopidogrel.
    Esomeprazole dapat menurunkan efektivitas clopidogrel dalam mengencerkan darah.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit perut dan diare berair atau berdarah.
  • Kejang.
  • Gangguan ginjal, seperti gangguan berkemih, terdapat darah dalam urine, pembengkakan, dan peningkatan berat badan.
  • Penurunan kadar magnesium yang ditandai dengan pusing, gangguan irama jantung, tremor, dan gangguan otot.
  • Timbul gejala lupus atau lupus yang semakin memburuk yang disertai nyeri sendi, ruam atau kemerahan pada pipi.


Merek: Nexium
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: AstraZeneca Indonesia
Manufacture: AstraZeneca Indonesia
Kemasan obat: 1 box isi 4 strip @ 7 tablet (20 mg)

Indikasi/Manfaat Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet)

  • Membantu menurunkan produksi asam lambung.
  • Mengatasi gangguan pada lambung dan esofagus karena peningkatan asam lambung.
  • Mengatasi rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia), seperti gejala mual, heartburn, dan perut kembung.
  • Mengobati luka pada dinding lambung atau usus (ulkus peptikum).
  • Mengatasi penyakit asam lambung yang menyebabkan timbulnya sensasi rasa terbakar pada dada atau gastroesophageal reflux disease (GERD).
  • Mengobati satu atau lebih tumor pada pankreas atau usus (sindrom Zollinger-Ellison).
  • Mengatasi infeksi bakteri H. pylori.
  • Mengatasi luka dan iritasi pada perut yang disebabkan karena penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dalam jangka panjang.

Esomeprazole digunakan untuk mengobati masalah perut dan kerongkongan tertentu, seperti asam lambung. Obat ini bekerja dengan mengurangi jumlah asam yang dihasilkan lambung untuk meredakan gejala, seperti mulas, kesulitan menelan, dan batuk terus-menerus.


Dosis Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


  • Sindrom Zollinger-Ellison: 40 mg/hari, dikonsumsi selama 4 minggu.
  • GERD:40 mg/hari, dikonsumsi selama 4 minggu.
  • Mencegah tukak lambung dan ulkus duodenum: 20 mg sebanyak 2 kali/hari. dikonsumsi selama 7 hari, atau 40 mg/hari, dikonsumsi selama 10 hari.
  • Esofagitis erosif: 40 mg/hari, dikonsumsi selama 4 minggu.


Cara Penggunaan Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


Sebaiknya dikonsumsi satu jam sebelum makan.

Cara Menyimpan Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


Simpan pada suhu di bawah 30°C, dalam kemasan asli.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet) Jika:


  • Pasien yang memiliki alergi terhadap esomeprazole.
  • Pasien yang mengonsumsi obat rilpinavirine, atazanavir, nelfinavir, dan clopidogrel.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


  • Pasien penderita kerusakan hati berat.
  • Pasien yang memiliki keganasan pada lambung.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien penderita lupus.
  • Pasien yang mengalami pengeroposan pada tulang (osteoporosis).
  • Pasien yang memiliki kadar magnesium rendah dalam darah.


Efek Samping Obat Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet)


  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah ketika Anda mengalami sakit kepala, konsumsi cairan yang cukup. Hindari mengonsumsi alkohol. Jika sakit kepala tidak hilang, tanyakan kepada apoteker untuk meminta rekomendasi obat penglihang rasa sakit.
  • Diare.
    Konsumsi cairan yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan adanya penurunan frekuensi dan jumlah urine serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Mual atau muntah.
    Cobalah mengonsumsi obat ini setelah makan. Hindari mengonsumsi makanan terlalu banyak dan hindari mengonsumsi makanan pedas.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi seperti sereal, sayuran, dan buah segar. Konsumsi cairan yang cukup. Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki.
  • Perut kembung.
    Hindari mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan perut kembung seperti lentil, kacang-kacangan, dan bawang. Cobalah untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sedikit dan dengan frekuensi yang sering kemudian diikuti dengan mengonsumsi air yang cukup dan olahraga teratur. Cobalah untuk mengonsumsi simethicone dalam mengurangi perut kembung.
  • Sakit perut.
  • Kelelahan.
  • Mulut kering.
Nama Produk

Nexium MUPS Tablet 20 mg (4 Strip @ 7 Tablet)

Total

Rp 708.700