Nevox XR Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 29.729

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Nevox XR tablet adalah obat untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Nevox XR tablet mengandung zat aktif metformin hydrochloride yang berfungsi untuk menurunkan jumlah glukosa yang diserap dari makanan dan jumlah gula atau glukosa yang diproduksi hati. Obat ini dapat digunakan sendiri atau dengan obat lain, termasuk insulin.

Metformin HCl yang terkandung dalam obat ini bekerja dengan cara meningkatkan efektivitas tubuh dalam menggunakan insulin untuk menekan peningkatan kadar gula darah. Tingginya kadar gula darah dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kerusakan ginjal, kebutaan, serta masalah saraf dan fungsi seksual.

Informasi zat aktif :

Metformin adalah obat golongan biguanid yang digunakan untuk mengendalikan tingginya kadar gula darah akibat diabetes tipe 2.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, metformin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan dan tidak lengkap dari saluran pencernaan. Makanan mengurangi kadar dan sedikit memperlambat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 50-60% pada waktu puasa dan dapat berkurang jika dikonsumsi bersama makanan.
  • Distribusi: Didistribusikan dan berkonsentrasi di hati, ginjal, dan saluran pencernaan. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Tidak dimetabolisme.
  • Ekskresi: Melalui urine (90% dalam bentuk obat yang tidak berubah). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 6,2 jam di dalam plasma dan sekitar 17,6 jam dalam darah.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Insulin dan obat yang bekerja dengan meningkatkan sekresi insulin, seperti sulfonylurea
    Penggunaan metformin bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko penurunan kadar gula dalam darah menjadi sangat rendah (hipoglikemia)
  • Asetazolamid, diklorfenamid, NSAID, dan obat penurun tekanan darah tinggi (antihipertensi), seperti penghambat ACE
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko asidosis laktat
  • Cimetidin, dolutegravir, ranolazin, trimetoprim, candetanib, dan isavuconazol
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar dan efektivitas metformin dalam menurunkan kadar gula darah, serta menyebabkan hipokalemia.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri otot yang tidak biasa
  • Merasa dingin
  • Sakit perut dan muntah
  • Detak jantung lambat atau tidak teratur
  • Kesulitan bernapas
  • Merasa pusing, lelah, atau sangat lemah

Indikasi (manfaat) Obat

  • Terapi prediabetes untuk pasien yang memiliki kadar gula darah cenderung tinggi dan berisiko terkena diabetes melitus tipe 2
  • Terapi lini pertama untuk mengatasi diabetes melitus tipe 2, terutama pada pasien yang memiliki berat badan berlebih

Metformin bekerja menurunkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan cara tubuh untuk merespons insulin. Insulin adalah hormon yang mengontrol kadar glukosa dalam darah. Mengendalikan diabetes dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Metformin tidak menyebabkan penambahan berat badan dan biasanya diresepkan untuk penderita prediabetes yang kelebihan berat badan.

Komposisi Obat

Metformin hydrochloride 500 mg

Dosis Obat

Dewasa: 500 mg/hari

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Pusing
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Nyeri otot yang tidak biasa
  • Jantung berdetak lambat atau tidak teratur
  • Gula darah rendah
  • Lelah
  • Merasa dingin
  • Kesulitan bernapas

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 25°C serta terhindar dari panas, cahaya matahari langsung, dan kelembaban.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kelainan biokimia, yakni peningkatan kadar kreatinin dan nitrogen urea darah yang berkaitan dengan penurunan laju filtrasi glomerular (azotemia prerenal) atau laju rata-rata penyaringan darah
  • Pasien yang berisiko mengalami peningkatan produksi asam laktat berlebih dalam tubuh (asidosis laktat)
  • Pasien yang mengalami stres karena trauma, syok, infeksi, dan pembedahan
  • Pasien dengan riwayat serangan jantung
  • Pasien yang mengalami dehidrasi
  • Pasien penderita gangguan ginjal ringan hingga sedang
  • Pasien penderita gangguan hati
  • Pasien yang memiliki kadar keton tinggi dalam darah atau urine
  • Pasien yang menggunakan insulin atau obat diabetes oral lainnya
  • Pasien penderita gagal jantung
  • Anak-anak dan orang tua
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita penyakit jantung

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan tingkat keasaman darah tinggi akibat ketidakseimbangan kimia asam dan basa (metabolik asidosis) kronis atau akut, tanpa atau disertai koma
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Pasien penderita diabetes mellitus tipe 1 atau dengan komplikasi diabetes mematikan yang disebabkan tingginya produksi asam darah tubuh (ketoasidosis diabetikum)
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat
  • Pasien penyakit hati kronis
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal
  • Pasien yang mengalami kekurangan oksigen akibat penyakit akut atau kronis, seperti gagal jantung atau gagal napas, serangan jantung, dan syok
  • Metformin HCl tidak disarankan untuk pasien dengan riwayat penyakit ginjal kronis karena berisiko menyebabkan lactic acidosis. Jika dibiarkan, lactic acidosis dapat menyebabkan kegagalan saluran napas akut, sehingga jaringan dalam tubuh tidak dapat menggunakan oksigen (dysoxia) atau kekurangan oksigen (hipoksia) yang dapat menyebabkan kematian.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Nevox XR Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)