SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Neuralgin RX kaplet berfungsi untuk mengatasi rasa nyeri ringan hingga berat

Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 79.066

Jumlah Produk
0

Tersedia 66 Penjual

Mandjur
Rp 10.000
Mandjur
Kota Jakarta Pusat1.37 km
Apotek Kota Bambu
Rp 94.000
Apotek Kota Bambu
Kota Jakarta Barat2.96 km
Apotek Fit
Rp 106.090
Apotek Fit
Kota Jakarta Selatan6.14 km
Apotek As Salam Pharma
Rp 106.000
Apotek As Salam Pharma
Jakarta Barat6.18 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Neuralgin RX kaplet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi rasa nyeri ringan hingga berat, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, dan nyeri sesudah operasi. 

Obat ini mengandung zat aktif metampiron, vitamin B1 (tiamin), vitamin B6 (pyridoxine), vitamin B12 (cyanocobalamin), dan kafein.

Metampiron atau yang dikenal dengan antalgin merupakan memiliki fungsi sebagai analgesik atau pereda sakit, antiinflamasi atau pereda peradangan, dan antipiretik atau penurun demam.

Dalam meredakan peradangan, metampiron akan menghambat kerja enzim siklooksigenase 1 dan 2 untuk menurunkan produksi prostaglandin di tubuh. Prostaglandin adalah hormon yang memicu peradangan, nyeri, dan demam.

Obat ini merupakan obat keras, sehingga penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Hal tersebut guna menghindari penyalahgunaan penggunaan obat dan efek samping yang tidak diinginkan.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Metampiron, vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12, dan kafein
Kelas Terapi
Analgesik dan antiinflamasi
Klasifikasi
Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAID)
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 kaplet
Produsen
Kalbe Farma

Informasi Zat Aktif

Metampiron termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, metampiron diketahui memiliki status, seperti:

  • Absorpsi: Diserap di saluran pencernaan menjadi metabolit aktif 4-methyl-aminoantipyrine (MAA). Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 90% dan waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1-2 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI. 
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui urine dan feses.

Vitamin B1 atau tiamin adalah vitamin yang mampu mengolah karbohidrat menjadi energi. Vitamin ini berperan penting dalam menunjang metabolisme glukosa serta menjaga fungsi saraf otot, dan jantung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B1 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan setelah pemberian oral atau melalui mulut.
  • Distribusi: Tersebar luas di sebagian besar jaringan tubuh dan memasuki ASI.
  • Ekskresi: Kelebihan tiamin dikeluarkan dalam urine sebagai metabolit dan obat tidak berubah.

Vitamin B6 atau piridoksin adalah vitamin yang larut dalam air. Vitamin ini berperan dalam metabolisme protein, lemak, dan karbohidrat, serta pembentukan sel darah merah dan neurotransmitter.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B6 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap baik dari saluran pencernaan setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dikonversi menjadi piridoksal fosfat dan piridoksamin fosfat yang disimpan dan dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Vitamin B12 atau sianokobalamin adalah vitamin yang diperlukan untuk memelihara kesehatan saraf, fungsi otak, dan produksi sel darah merah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B12 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mengikat faktor intrinsik yang disekresikan oleh mukosa lambung, melalui saluran GI secara aktif atau dengan difusi pasif.
  • Distribusi: Di dalam darah, terikat pada transcobalamin II (protein pembawa B-globulin spesifik), didistribusikan dan disimpan di hati dan sumsum tulang. Melintasi plasenta dan sejumlah kecil masuk ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui empedu dan urine.

Indikasi (manfaat)

  • Meringankan nyeri ringan sampai dengan berat
  • Mengatasi sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri haid
  • Meringankan gejala peradangan pada sendi (osteoarthritis)
  • Meredakan gejala peradangan sendi akibat kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis)
  • Meringankan nyeri karena kanker
  • Meringankan nyeri setelah menjalani operasi
  • Mengatasi nyeri akibat peradangan pada saraf (neuritis)
  • Mengatasi nyeri akibat gangguan saraf (neuralgia)

Metampiron memiliki fungsi sebagai anti-peradangan (antiinflamasi) dan antinyeri (analgesik). Vitamin B membantu mengatasi nyeri yang berkaitan dengan gangguan pada saraf. Kafein bekerja dengan cara merangsang sistem saraf pusat (SSP), jantung, dan otot yang mengontrol tekanan darah

Komposisi

  • Metampiron 500 mg
  • Vitamin B1 50 mg
  • Vitamin B6 10 mg
  • Vitamin B12 10 mcg
  • Kafein 50 mg

Dosis

  • Dewasa: 1-2 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari
  • Anak-anak: ½-1 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi setelah makan

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Gangguan pada saluran pencernaan, seperti mual atau muntah
    Tetaplah mengonsumsi makanan sederhana dan hindari makanan pedas. Jangan makan dalam porsi besar. Minumlah cukup air untuk mencegah terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi.
  • Gangguan pembekuan darah
  • Gangguan kardiovaskuler, yaitu pada jantung dan pembuluh darah
  • Reaksi alergi
  • Gangguan fungsi ginjal

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam wadah tertutup rapat. Hindarkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengonsumsi obat untuk meredakan nyeri dan peradangan, seperti aspirin, ibuprofen, dan diklofenak

Hindari penggunaan pada ibu hamil trimester ketiga karena dapat menyebabkan penutupan dini pada katup jantung janin.

Kategori Kehamilan

Pada trimester pertama dan kedua:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Neuralgin RX kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaan pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada trimester ketiga:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, tetapi obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus 12 jari (ulkus peptikum)
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien yang mengalami penyempitan saluran pernapasan (bronkospasme), peradangan pada rongga hidung yang disebabkan reaksi alergi (rhinitis alergi), dan biduran (urtikaria) yang disebabkan penggunaan asam asetilsalisilat
  • Anak-anak berusia 14 tahun ke bawah
  • Pasien penderita kegagalan sumsum tulang dalam membentuk granulosit (agranulositosis)
  • Pasien yang memiliki jumlah sel darah putih di bawah batas normal (leukopenia)

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Fenotiazin dan klorpromazin
    Penggunaan bersama metampiron meningkatkan risiko penurunan suhu tubuh secara drastis (hipotermia).
  • Obat metotreksat
    Penggunaan bersama metampiron meningkatkan efek keracunan darah (hematotoksisitas).
  • Obat antidiabetik oral, sulfonamid, dan fenitoin
    Penggunaan bersama metampiron dapat meningkatkan efek obat-obatan di atas.
  • Bupropion dan siklosporin
    Penggunaan obat di atas bersama metampiron mengurangi kadar obat-obatan di atas.
  • Obat antidepresan trisiklik, kontrasepsi oral, penghambat monoamine oxidase (MAOI), dan allopurinol
    Penggunaan bersama metampiron meningkatkan efek keracunan (toksisitas) obat-obat tersebut.
  • Barbiturat, glutetimid, dan fenilbutazon
    Penggunaan bersama metampiron dapat menurunkan efektivitas obat-obatan di atas.
  • Obat antikoagulan
    Penggunaan bersama metampiron meningkatkan risiko terjadinya penurunan kadar trombosit hingga di bawah nilai normal (trombositopenia).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Tinja berwarna tanah liat
  • Koma
  • Kebingungan
  • Sembelit
  • Batuk atau suara sesak
  • Sulit bernapas
  • Kelelahan ekstrim
  • Sering buang air kecil
  • Gusi berdarah
  • Sakit punggung dan perut
  • Adanya darah dalam urine atau tinja
  • Penglihatan kabur
  • Nyeri dada
  • Panas dingin

Kalbe. https://www.kalbe.co.id/products/ArtMID/456/ArticleID/11/Neuralgin-RX
Diakses pada 14 Juni 2021

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-979/caffeine
Diakses pada 14 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/caffeine?mtype=generic
Diakses pada 14 Juni 2021

Pediatriconcall. https://www.pediatriconcall.com/drugs/dipyrone/503 Diakses pada 14 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/metamizole Diakses pada 14 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/thiamine?mtype=generic
Diakses pada 14 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pyridoxine?mtype=generic
Diakses pada 14 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cyanocobalamin?mtype=generic
Diakses pada 14 Juni 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/thiamine.html
Diakses pada 14 Juni 202

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/pyridoxine.html
Diakses pada 14 Juni 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/cyanocobalamin.html
Diakses pada 14 Juni 2021

Drugs. https://www.drugs.com/caffeine.html
Diakses pada 14 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 0

Jual dan Beli Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Neuralgin RX adalah oat keras yang mengandung metampiron, berkhasiat untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri haid, nyeri pada perut, nyeri setelah menjalani operasi, serta nyeri berat yang diseabkan karena adanya gangguan pada saraf, seperti neuritis dan neuralgia.
Merek: Neuralgin
Bentuk sediaan: Kaplet
Principal/Distributor obat: Kalbe Farma
Manufacture: Kalbe Farma
Kemasan obat: 1 box isi 10 strip @ 10 kaplet

Indikasi/Manfaat Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)

Mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri haid, nyeri pada perut, nyeri setelah menjalani operasi, serta nyeri berat yang diseabkan karena adanya gangguan pada saraf, seperti neuritis dan neuralgia.

Dosis Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)


  • Dewasa : 3-4 x sehari 1-2 kaplet.
  • Anak : 3-4 x sehari ½-1 kaplet.

Cara Penggunaan Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)


Dikonsumsi setelah makan.

Cara Menyimpan Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)



Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet) Jika:


  • Hipersensitif terhadap komponen obat ini.
  • Pasien dengan tukak pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang mengalami pengencangan otot pada saluran napas (bronkospasme), peradangan pada rongga hidung akibat alergi (alergi rhinitis), dan biduran akibat penggunaan asetosal.
  • Anak usia < 14 tahun.
  • Wanita hamil atau menyusui.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)


  • Wanita hamil pada trimester ke tiga.
  • Penggunaan bersama dengan obbat AINS lainnya.

Efek Samping Obat Neuralgin RX Kaplet (10 Strip @ 10 Kaplet)


  • Gangguan pada saluran pencernaan.
  • Gangguan pembekuan darah.
  • Gangguan kardiovaskuler.
  • Gangguan fungsi ginjal.