SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Narfoz Tablet adalah obat untuk mencegah terjadinya mual dan muntah pasca operasi dan kemoterapi.

Narfoz Tablet 8 mg (1 Strip @ 6 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 18.035

Jumlah Produk
0

Tersedia 40 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 218.810
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 213.000
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 168.500
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Rave Pharma
Rp 183.600
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Narfoz Tablet adalah obat untuk mencegah terjadinya mual dan muntah pasca operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Obat ini mengandung zat aktif Ondansentron.

Informasi zat aktif :

Ondansetron merupakan obat antiemetik yang berada dalam kelas obat antagonis reseptor serotonin 5-HT3. Obat ini bekerja dengan menghalangi pelepasan serotonin di usus dan sistem saraf pusat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ondansetron diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara pasif dan sempurna dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sedikit ditingkatkan dengan makanan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 1,5-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas di dalam tubuh, termasuk eritrosit. Melintasi plasenta. Volume distribusi sebanyak 1,9 L/kg. Pengikatan protein plasma sekitar 70-76%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 3-6 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Dapat mengurangi efek analgesik tramadol
  • Rifampisin dan penginduksi CYP3A4 lainnya dapat mengurangi tingkat atau efek ondansetron
  • Penggunaan bersama agen QT-memperpanjang (misalnya antiaritmia) dapat menyebabkan perpanjangan aditif interval QT
  • Dapat meningkatkan risiko aritmia dengan obat kardiotoksik (misalnya anthracyclines)
  • Dapat meningkatkan efek hipotensif dari apomorphine.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Narfoz Tablet 8 mg (1 Strip @ 6 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Ondansetron.
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 6 tablet (8 mg)
Produsen
Pharos

Informasi Zat Aktif

Ondansetron merupakan obat antiemetik yang berada dalam kelas obat antagonis reseptor serotonin 5-HT3. Obat ini bekerja dengan menghalangi pelepasan serotonin di usus dan sistem saraf pusat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ondansetron diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara pasif dan sempurna dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sedikit ditingkatkan dengan makanan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 1,5-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas di dalam tubuh, termasuk eritrosit. Melintasi plasenta. Volume distribusi sebanyak 1,9 L/kg. Pengikatan protein plasma sekitar 70-76%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 3-6 jam.

Indikasi (manfaat)

Mencegah terjadinya mual dan muntah pasca operasi, kemoterapi, dan radioterapi.

Komposisi

Ondansetron 8 mg.

Dosis

  • Mencegah mual dan muntah paska operasi:
  • Radioterapi diinduksi mual dan muntah: 8 mg secara oral tiap 8 jam 1-2 jam sebelum radioterapi

Aturan pakai

Dikonsumsi sebelum makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
  • Nyeri ulu hati
  • Sembelit

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki gangguan irama jantung
  • Penggunaan bersamaan dari apomorphine

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Dapat mengurangi efek analgesik tramadol
  • Rifampisin dan penginduksi CYP3A4 lainnya dapat mengurangi tingkat atau efek ondansetron
  • Penggunaan bersama agen QT-memperpanjang (misalnya antiaritmia) dapat menyebabkan perpanjangan aditif interval QT
  • Dapat meningkatkan risiko aritmia dengan obat kardiotoksik (misalnya anthracyclines)
  • Dapat meningkatkan efek hipotensif dari apomorphine.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Narfoz Tablet 8 mg (1 Strip @ 6 Tablet)

Total

Rp 0