Narfoz Tablet 4 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Narfoz tablet adalah obat untuk mencegah mual dan muntah setelah menjalani tindakan medis, seperti operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Obat Narfoz mengandung ondansetron sebagai zat aktifnya. Ondansetron adalah obat golongan antagonis reseptor 5HT3. Obat ini bekerja dengan menghambat aksi serotonin pada reseptor 5HT3 yang terdapat pada usus dan otak.

Serotonin merupakan senyawa alami tubuh yang jumlahnya akan meningkat ketika menjalani kemoterapi, radioterapi, dan operasi. Dengan terhambatnya aksi serotonin, rasa mual akan berkurang dan keinginan untuk muntah akan berhenti.

Informasi zat aktif :

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ondansetron memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara pasif dan sempurna dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Makanan dapat meningkatkan penyerapan obat. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 55-60%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma kira-kira 1,5-2 jam (oral).
  • Distribusi: Tersebar luas di dalam tubuh, termasuk eritrosit. Melintasi plasenta. Volume distribusi 1,9 L/kg. 
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara luas di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 3-6 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Dexamethasone natrium fosfat
    Obat di atas dapat meningkatkan efek antimuntah jika dikonsumsi dengan ondansetron.
  • Antiaritmia seperti amiodaron, atenolol, antrasilkin seperti doksorubisin dan daunorubisin, eritromisin dan ketoconazole
    Penggunaan obat di atas dapat menyebabkan perpanjangan interval QT aditif dan meningkatkan risiko gangguan irama jantung (aritmia).
  • Tramadol
    Ondansetron dapat menurunkan efek antinyeri tramadol, sehingga efektivitas tramadol akan berkurang.
  • Apomorfin
    Penggunaan bersama apomorfin dapat menyebabkan penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi) yang parah dan kehilangan kesadaran.
  • Phenytoin, carbamazepine, dan rifampicin
    Obat di atas dapat mengurangi kadar plasma dan meningkatkan pembersihan ondansetron, sehingga efektivitas ondansetron akan berkurang.
  • SSRI, MAOI, mitrazpin, fentanil, lithium, metilen blue, dan serotonin noradrenaline reuptake inhibitor (SNRI)
    Penggunaan ondansetron dengan obat di atas dapat mengembangkan sindrom serotonin, seperti perubahan status mental, ketidakstabilan otonom, dan kelainan neuromuskuler.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sembelit parah, sakit perut, atau kembung
  • Sakit kepala dengan nyeri dada dan pusing parah, pingsan, dan detak jantung cepat atau berdebar-debar
  • Menguningnya kulit atau mata
  • Penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan sementara, hanya berlangsung beberapa menit sampai beberapa jam
  • Kadar serotonin tinggi dalam tubuh yang ditandai dengan perasaan gelisah, jengkel, dan marah (agitasi), halusinasi, demam, detak jantung cepat, refleks terlalu aktif, mual, muntah, diare, kehilangan koordinasi, dan pingsan

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengatasi rasa mual dan muntah setelah menjalani tindakan medis

Ondansetron termasuk dalam kelas obat antiemetik, yaitu obat yang berfungsi untuk meredakan rasa mual dan muntah. Cara kerjanya adalah dengan menghentikan produksi zat serotonin yang dapat menyebabkan muntah.

Komposisi Obat

Ondansetron hydrochloride 4 mg

Dosis Obat

  • Dewasa: 24 mg dalam dosis tunggal, dikonsumsi 30 menit sebelum menjalani kemoterapi
  • Anak-anak 4-11 tahun: 4 mg, dikonsumsi 30 menit sebelum kemoterapi. Dosis dapat diulangi 4 dan 8 jam setelah dosis awal, kemudian 4 mg sebanyak 3 kali/hari dikonsumsi selama 1-2 setelah selesai kemoterapi.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sembelit (konstipasi)
    Konsumsi lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah segar, sayuran, dan sereal, serta minum banyak air. Cobalah berolahraga lebih teratur, misalnya dengan berjalan kaki atau berlari setiap hari. Jika caracini tidak membantu, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Pusing
    Jika obat ini membuat Anda merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Mengantuk
  • Kelelahan

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 15-25°C di tempat kering.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki kadar kalium rendah dalam darah (hipokalemia)
  • Pasien yang memiliki kadar magnesium rendah dalam darah (hipomagnesemia)
  • Pasien yang mengalami kondisi detak jantung lebih lambat (bradiaritmia)
  • Pasien dengan kondisi lain yang dapat menyebabkan perpanjangan interval QT atau kelainan elektrolit
  • Pasien yang mengalami kelainan genetik yang menyebabkan penumpukan asam amino fenilalanin (fenilketonuria)
  • Pasien yang mengalami penyumbatan (obstruksi) usus subakut dan operasi perut
  • Pasien penderita gangguan hati sedang sampai berat
  • Pasien lanjut usia
  • Anak-anak
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita yang mengalami kegagalan jantung dalam memompa darah (gagal jantung kongestif)
  • Pasien dengan kelainan konduksi kardiovaskular

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien yang mengonsumsi obat apomorfin
  • Pasien penderita gangguan irama jantung
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Narfoz Tablet 4 mg (1 Strip @ 10 Tablet)