SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Mycazol tablet

Mycazol Tablet 200 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 10.999


Tersedia 5 Penjual

Urutkan
Apotek Simpenan
Rp 13.860
Apotek SimpenanKota Sukabumi
98.79 km
Apotek Kk
Rp 15.791
Apotek KkKabupaten Bandung
142.12 km
Apotek Mall 24 Sukowono
Rp 12.124
Apotek Mall 24 SukowonoKabupaten Jember
801 km
Apotek Pelita
Rp 19.100
Apotek PelitaSiak
957.43 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Mycazol tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi pada kulit dan selaput mukosa akibat jamur.

Obat ini juga digunakan untuk mengobati kondisi kulit yang dikenal sebagai pityriasis atau tinea versicolor, yaitu infeksi jamur yang menyebabkan pencerahan atau penggelapan kulit leher, dada, lengan, atau kaki.

Mycazol tablet mengandung ketoconazole sebagai zat aktifnya. Ketoconazole adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi jamur. Namun, kandungan zat aktif dalam obat ini ini hanya boleh digunakan jika Anda tidak dapat menggunakan obat antijamur lain.

Obat Mycazol merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Mycazol Tablet 200 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Ketoconazole
Kelas Terapi
Antifungi
Klasifikasi
Derivat imidazol
Kemasan

1 strip @ 10 tablet (200 mg)

Produsen
Erlimpex

Informasi Zat Aktif

Ketoconazole merupakan obat antijamur golongan imidazol. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan jamur.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ketoconazole diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara bervariasi dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah menurun seiring dengan peningkatan pH lambung.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan, termasuk cairan sendi yang meradang, tendon, saliva, sebum, cerumen, empedu, feses, urine, testis, kulit, dan jaringan lunak. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara luas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses dan urine.

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi infeksi jamur pada kulit, rambut, dan selaput mukosa, seperti kurap, panu, kutu air, ketombe, serta infeksi jamur dermatofit atau ragi pada kulit atau kuku tangan

Ketoconazole bekerja dengan menghambat kerja enzim sitokrom pada membran sel jamur, sehingga mengganggu pembentukan ergosterol atau komponen penting dari membran sel jamur.

Komposisi

Ketokonazole 200 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Dewasa: 1 tablet sebanyak 1 kali sehari

  • Infeksi berat: 1 tablet sebanyak 2 kali sehari

Anak-anak berusia 2 tahun ke atas: 5 mg/kgBB/hari. Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai

Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Beristirahatlah hingga kondisi Anda membaik. Hindari mengemudikan kendaraan atau menjalankan mesin. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsilah makanan sederhana dan hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti makanan pedas.
  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur.
    Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Apabila terjadi tanda dehidrasi, hubungi dokter.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit)
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayuran, buah segar, dan sereal.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Pusing
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda pusing.
  • Pasien dengan kondisi sperma dalam air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi berjumlah sedikit (oligospermia)
  • Pembesaran jaringan payudara pada pria (ginekomastia)
  • Ketidakmampuan mempertahankan ereksi (impotensi)
  • Reaksi sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Penurunan kesadaran (somnolen)
  • Kerontokan rambut (alopesia)
  • Demam dan menggigil
  • Ruam pada kulit
  • Gangguan menstruasi
  • Kesemutan (parestesia)
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Reaksi alergi
  • Kerusakan hati

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kanker prostat
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita gangguan irama jantung
  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah
  • Pasien penderita gangguan kelenjar adrenal
  • Pasien penderita kelainan lambung berupa asam lambung terlalu sedikit
  • Pasien dengan stres berkepanjangan

Lakukan pemantauan fungsi hati pada penggunaan jangka panjang atau 14 hari ke atas.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Mycazol tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap ketoconazole
  • Pasien penderita penyakit hati akut

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Tacrolimus
    Ketoconazole dapat meningkatkan kadar tacrolimus, sehingga dapat menyebabkan efek samping, seperti mual dan nyeri perut.
  • Warfarin
    Ketoconazole dapat meningkatkan kadar warfarin dalam plasma, sehingga meningkatkan risiko memar dan perdarahan.
  • Benzodiazepine
    Penggunaan bersama benzodiazepine dapat menyebabkan toksisitas atau keracunan.
  • Rifampicin dan phenytoin
    Ketoconazole dapat menurunkan kadar obat di atas, sehingga dapat menurunkan efek rifampicin dalam mengobati tuberkulosis dan efek phenytoin dalam mengatasi kejang.
  • Ciclosporin
    Ketoconazole dapat meningkatkan kadar ciclosporin dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan risiko efek samping, seperti sakit kepala dan pusing.
  • Kontrasepsi oral
    Ketoconazole dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi oral.
  • Sulfonylurea
    Ketoconazole dapat meningkatkan efek sulfonyllurea dalam menurunkan kadar gula darah, sehingga dapat menyebabkan terjadinya hipoglikemia atau rendahnya kadar gula di dalam tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Detak jantung cepat atau berdebar-debar, sesak napas, dan pusing tiba-tiba seperti ingin pingsan
  • Kelemahan atau kelelahan yang tidak biasa, pusing, mual, dan muntah
  • Terjadi gangguan hati, seperti sakit perut bagian atas, demam, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap, feses berwarna tanah liat, atau penyakit kuning

Nomor Izin Edar

DKL0806413410A1

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11593/ketoconazole-oral/details
Diakses pada 4 Agustus 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/ketoconazole.html
Diakses pada 4 Agustus 2021

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_ketoconazole_nizoral/drugs-condition.htm
Diakses pada 4 Agustus 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/ketoconazole-oral-tablet#about
Diakses pada 4 Agustus 2021

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/drugs/ketoconazole
Diakses pada 4 Agustus 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Mengatasi infeksi jamur pada kulit, rambut, dan selaput mukosa, seperti kurap, panu, kutu air, ketombe, serta infeksi jamur dermatofit atau ragi pada kulit atau kuku tanganKetoconazole bekerja dengan menghambat kerja enzim sitokrom pada membran sel jamur, sehingga mengganggu pembentukan ergosterol atau komponen penting dari membran sel jamur.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.Dewasa: 1 tablet sebanyak 1 kali sehariInfeksi berat: 1 tablet sebanyak 2 kali sehariAnak-anak berusia 2 tahun ke atas: 5 mg/kgBB/hari. Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Dikonsumsi setelah makan.

Sakit kepalaBeristirahatlah hingga kondisi Anda membaik. Hindari mengemudikan kendaraan atau menjalankan mesin. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan.MuntahMinumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsilah makanan sederhana dan hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti makanan pedas.MualHindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.DiareMinumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Apabila terjadi tanda dehidrasi, hubungi dokter.Kesulitan buang air besar (sembelit)Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayuran, buah segar, dan sereal.Sakit perutIstirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.PusingJika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda pusing.Pasien dengan kondisi sperma dalam air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi berjumlah sedikit (oligospermia)Pembesaran jaringan payudara pada pria (ginekomastia)Ketidakmampuan mempertahankan ereksi (impotensi)Reaksi sensitif terhadap cahaya (fotofobia)Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia)Penurunan kesadaran (somnolen)Kerontokan rambut (alopesia)Demam dan menggigilRuam pada kulitGangguan menstruasiKesemutan (parestesia)Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)Reaksi alergiKerusakan hati

Nama Produk

Mycazol Tablet 200 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 13.860