SehatQ
SehatQ Profile

Movix Tablet 15 mg (2 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 225.971

Jumlah Produk
0

Tersedia 6 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 256.737
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Paltiga
Rp 237.641
Apotek Paltiga
Kota Bandung116.27 km
Apotek Raisha Farma
Rp 226.691
Apotek Raisha Farma
Kabupaten Malang663.23 km
Apotek Indobat Mengwitani
Rp 249.680
Apotek Indobat Mengwitani
Kabupaten Badung957.09 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Movix tablet adalah obat yang digunakan untuk mengobati peradangan sendi, misalnya osteoarthritis, rheumatoid arthritis, dan juvenile arthritis.

Osteoarthritis merupakan peradangan sendi kronis yang disebabkan kerusakan tulang rawan. Rheumatoid arthritis adalah peradangan sendi yang terjadi karena sistem imun menyerang jaringannya sendiri. Sementara, juvenile arthritis merupakan radang sendi yang biasanya menyerang anak-anak berusia di bawah 17 tahun.

Obat Movix mengandung zat aktif meloxicam. Zat aktif ini akan membantu meredakan rasa nyeri dan kaku serta pembengkakan di persendian.

Obat ini merupakan obat keras. Itu sebabnya, obat ini hanya bisa didapat menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Movix Tablet 15 mg (2 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Meloxicam
Kelas Terapi
Antiinflamasi dan antireumatik
Klasifikasi
Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAID)
Kemasan
1 box isi 2 strip @ 10 tablet (15 mg)
Produsen
Lapi Laboratories

Informasi Zat Aktif

Meloxicam termasuk dalam kelas obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, meloxicam diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan dan waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 4-5 jam
  • Distribusi: Volume distribusi kira-kira 10 liter
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati melalui
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses sebagai metabolit tidak aktif. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 15-22 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Terapi jangka pendek untuk mengatasi osteoarthritis
  • Terapi jangka panjang untuk mengobati rheumatoid arthritis

Cara kerja zat aktif meloxicam adalah dengan memblokir kinerja enzim siklooksigenase (COX), untuk menghambat pembentukan prostaglandin. Prostaglandin merupakan zat mirip hormon yang diproduksi di tempat cedera, lalu menyebabkan reaksi peradangan, seperti nyeri dan pembengkakan.

Menurunkan jumlah prostaglandin di dalam tubuh akan meredakan peradangan yang sedang terjadi.

Komposisi

Meloxicam 15 mg

Dosis

Dewasa

  • Pasien osteoarthritis: 7,5 mg/hari, dapat ditingkatkan hingga 15 mg/hari
  • Pasien rheumatoid arthritis: 15 mg/hari, dapat diturunkan hingga 7,5 mg/hari
  • Pasien dengan risiko tinggi mengalami efek samping: 7,5 mg/hari sebagai dosis awal
  • Pasien dengan gagal ginjal berat: Dosis maksimal 15 mg/hari

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Gangguan pencernaan serta perut tidak nyaman dan kembung
    Minumlah obat ini setelah makan. Jika ketidaknyamanan berlanjut, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Sembelit
    Konsumsi lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran, serta minum banyak air putih.
  • Mual atau muntah
    Pilihlah makanan sederhana. Minum banyak cairan untuk mengganti cairan yang hilang.
  • Peningkatan atau penurunan berat badan
  • Kesemutan
  • Sensasi berputar (vertigo)
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Gugup
  • Sakit perut
  • Perubahan suasana hati
  • Pusing
  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Kesulitan tidur
  • Sakit kepala
  • Perut kembung
  • Jantung berdebar

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang merokok
  • Pasien dengan riwayat sakit maag atau perdarahan
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau diabetes
  • Pasien penderita penyakit ginjal atau sedang menjalani cuci darah
  • Pasien penderita penyakit hati
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien dengan kondisi penyakit jantung
  • Pasien yang memiliki riwayat asma, gangguan pencernaan, penyakit hati, penyakit jantung, atau stroke
  • Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin
  • Pasien yang sedang menjalani terapi dengan mengonsumsi obat penghambat pembekuan darah
  • Penggunaan jangka panjang dan dosis tinggi dapat menyebabkan risiko serangan jantung dan stroke
  • Pasien lanjut usia atau berusia di atas 65 tahun

Kategori Kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap obat meloxicam dan asetosal
  • Pasien penderita penyakit radang usus
  • Pasien penderita gagal jantung berat
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati berat
  • Pasien yang memiliki riwayat atau sedang mengalami luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Anak-anak berusia di bawah 15 tahun
  • Pasien yang memiliki riwayat perdarahan pada saluran pencernaan
  • Pasien dengan riwayat penyakit ginjal berat
  • Pasien yang mengalami pendarahan pada saluran pencernaan dan pembuluh darah otak

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Kortikosteroid
    Penggunaan bersama kortikosteroid dapat meningkatkan risiko luka pada dinding lambung.
  • Kontrasepsi IUD
    Penggunaan bersama kontrasepsi IUD dapat menurunkan efektivitas IUD.
  • Obat antihipertensi
    Penggunaan bersama obat penurun tekanan darah tinggi (antihipertensi) dapat menurunkan efektivitas obat tersebut.
  • Kolestiramin
    Penggunaan bersama kolestiramin dapat mempercepat eliminasi meloxicam, sehingga efektivitasnya dalam mengatasi peradangan akan berkurang.
  • Lithium
    Meloxicam dapat meningkatkan kadar lithium dalam plasma, sehingga dapat menyebabkan terjadinya toksisitas atau keracunan.
  • Alkohol
    Pasien yang mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan iritasi pada mukosa lambung.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Kulit pucat atau menguning dan urine berwarna gelap
  • Kebingungan dan kelemahan
  • Demam

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-911/meloxicam-oral/details
Diakses pada 9 Juni 2021

Drugs. https://www.drugs.com/meloxicam.html
Diakses pada 9 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/meloxicam?mtype=generic
Diakses pada 9 Juni 2021

Medicinet. https://www.medicinenet.com/meloxicam/article.htm
Diakses pada 9 Juni 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601242.html
Diakses pada 9 Juni 2021

Rxlist. https://www.rxlist.com/mobic-drug.htm
Diakses pada 9 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Movix Tablet 15 mg (2 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 0