SehatQ
SehatQ Profile
Molexflu sirup adalah obat untuk meringankan gejala flu seperti demam dan hidung tersumbat

Molexflu Sirup 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 7.100

Jumlah Produk
1

Tersedia 31 Penjual

Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 9.700
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km
Apotek Benedetto
Rp 10.700
Apotek Benedetto
Kota Jakarta Barat4.79 km
Apotek Mulia Farma
Rp 8.200
Apotek Mulia Farma
Kota Jakarta Barat8.95 km
Apotek Evita
Rp 8.800
Apotek Evita
Jakarta Barat9.41 km

Deskripsi

Molexflu sirup adalah obat untuk meringankan gejala flu seperti demam, hidung tersumbat, sakit kepala, dan bersin.

Obat ini mengandung zat aktif paracetamol, phenylpropanolamine HCl, dan chlorpheniramine maleate.

Paracetamol, atau disebut juga acetaminophen, digunakan untuk menurunkan demam dan meringankan rasa nyeri, seperti sakit kepala, nyeri otot, radang sendi, sakit punggung, sakit gigi, dan nyeri haid.

Chlorpheniramine berfungsi untuk meredakan gejala alergi, misalnya bersin, gatal, mata dan hidung berair. Sementara, phenylpropanolamine digunakan untuk mengatasi hidung tersumbat.

Molexflu sirup termasuk dalam golongan obat bebas terbatas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Molexflu Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol, phenylpropanolamine HCl, dan chlorpheniramine maleate
Kelas Terapi
Obat flu
Klasifikasi
Analgesik non-opioid dan dekongestan
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
molex Ayus

Informasi Zat Aktif

Paracetamol adalah obat yang memiliki aktivitas sebagai penurun demam (antipiretik) dan pereda nyeri (analgetik). Obat ini dapat memengaruhi suhu tubuh dan meningkatkan ambat batas sakit.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik setelah pemberian oral. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) Sekitar 10-60 menit (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 10-25%.
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati melalui konjugasi asam glukuronat dan sulfat, selanjutnya dimetabolisme melalui konjugasi dengan glutathione di hati dan ginjal.
  • Ekskresi: Dikeluarkan yerutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-3 jam.

Chlorpheniramine maleate termasuk dalam kelompok obat antihistamin atau antialergi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, chlorpheniramine maleate diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Makanan di perut menunda penyerapan, tetapi tidak memengaruhi kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati).
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke dalam tubuh.
  • Metabolisme: Metabolisme sebagian besar di sel mukosa saluran pencernaan dan hati.
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) adalah 12 hingga 43 jam pada orang dewasa dan 10 hingga 13 jam pada anak-anak. Obat dikeluarkan dalam urine.

Indikasi (manfaat)

  • Meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin

Paracetamol bekerja dengan cara mengurangi produksi bahan kimia bernama prostaglandin yang menyebabkan terjadinya peradangan dan pembengkakan di otak.

Chlorpheniramine maleate membantu mengurangi gejala alergi dengan mencegah efek histamin, yaitu zat yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap zat asing yang membuat tubuh menjadi alergi.

Lalu, phenylpropanolamine bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah (vena dan arteri). Hal ini dapat mengurangi aliran darah ke area tertentu dan memungkinkan saluran hidung terbuka, sehingga hidung tersumbat pun mereda.

Komposisi

Tiap 5 ml:

  • Paracetamol 125 mg
  • Phenylpropanolamine HCl 3,125 mg
  • Chlorpheniramine maleate 0,5 mg

Dosis

Anak-anak 6-12 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 3 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mengantuk
    Ketika Anda merasa mengantuk, beristirahatlah dan hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Mual atau muntah
    Minum banyak cairan, seperti air untuk menghindari dehidrasi. Minumlah sedikit-sedikit, sesering mungkin jika Anda sedang sakit. Tanda-tanda dehidrasi yaitu buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau tajam. Jika muntah berlanjut lebih dari 24 jam, hubungi dokter Anda untuk meminta nasihat.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit jika Anda membutuhkannya. Bicaralah dengan dokter jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah. Jika sakit kepala berlanjut, beri tahu dokter Anda.
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan gerakan yang dipengaruhi keadaan jiwa (gangguan psikomotor)
  • Detak jantung melebihi 100 kali/menit (takikardia)
  • Gangguan detak jantung (aritmia)
  • Mulut kering
  • Jantung terasa berdegup kencang (palpitasi)
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urine (retensi urine)
  • Kerusakan hati jika digunakan jangka panjang

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita asma
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki tekanan dalam bola mata yang tinggi (glaukoma)
  • Pasien penderita pembesaran prostat jinak (hipertrofi prostat)
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi atau dengan risiko tekanan darah tinggi atau stroke
  • Pasien dengan kemampuan berpikir yang rendah (debil)
  • Pasien yang kekurangan oksigen (hipoksia)
  • Anak-anak berusia 6 tahun ke bawah
  • Pasien dengan kelebihan hormon tiroid dalam tubuh (hipertiroid)
  • Pasien dengan gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urine (retensi urine)

Hindari mengonsumsi alkohol karena akan meningkatkan risiko terjadinya kerusakan hati. Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Molexflu sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap kandungan dalam obat ini
  • Pasien yang alergi terhadap obat simpatomimetik lain, misalnya ephedrin, pseudoephedrine, dan phenylpropanolamine
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) yang parah
  • Pasien penderita penyakit jantung
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus)
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati yang berat

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat golongan penghambat monoamine oxidase (MAO inhibitor)
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan tekanan darah hingga di atas normal (hipertensi).
  • Cetirizine dan zolpidem
    Penggunaan cetirizine bersama chlorpheniramine dapat meningkatkan efek samping, seperti pusing, kantuk, dan kesulitan berkonsentrasi. Beberapa orang, terutama orang tua, mungkin juga mengalami gangguan berpikir, menilai, dan koordinasi motorik.
  • Phenobarbital, carbamazepine, dan phenytoin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan potensi terjadinya kerusakan hati.
  • Colestiramine dan lixisenatide
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan efektivitas paracetamol.
  • Obat yang memberikan rangsangan pada saraf (antikoagulan), seperti warfarin
    Penggunaan bersama warfarin dapat meningkatkan risiko terjadinya memar dan perdarahan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Reaksi alergi seperti, kesulitan bernapas, pembengkakan bibir, lidah, atau wajah, serta gatal-gatal
  • Kerusakan hati yang ditandai dengan kulit atau mata menguning, mual, sakit perut atau ketidaknyamanan, pendarahan atau memar yang tidak biasa, atau kelelahan parah
  • Masalah darah, seperti mudah memar atau terjadi perdarahan yang tidak biasa
  • Rendahnya kadar gula darah yang menyebabkan terjadinya kelelahan, peningkatan rasa lapar atau haus, pusing, atau pingsan

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/acetaminophen-chlorpheniramine-phenylpropanolamine.html
Diakses pada 7 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/molexflu/molexflu?lang=id
Diakses pada 7 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/phenylpropanolamine.html
Diakses pada 7 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/phenylpropanolamine?mtype=generic
Diakses pada 7 Juli 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-53948/chlorpheniramine-allergy-oral/details
Diakses pada 7 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/chlorpheniramine.html
Diakses pada 7 Juli 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682543.html
Diakses pada 7 Juli 2021

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_chlorpheniramine_chlortrimeton/drugs-condition.htm
Diakses pada 7 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/chlorphenamine?mtype=generic
Diakses pada 7 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 7 Juli 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-57595/paracetamol-oral/details
Diakses pada 7 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada 7 Juli 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada 7 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Molexflu Sirup 60 ml

Total

Rp 9.700

Jual dan Beli Molexflu Sirup 60 mL dari Apotek Online Toko SehatQ

Molexflu mengandung zat aktif paracetamol, phenylpropanolamine HCl, chlorpheniramine maleate, dan alkohol adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala flu.


Merek: Molexflu
Bentuk sediaan: sirup
Principal/Distributor obat: Molex Ayus
Manufacture: Molex Ayus
Kemasan obat: 1 botol isi 60 mL

Indikasi/Manfaat Molexflu Sirup 60 mL

Meredakan demam, batuk, flu.

Dosis Molexflu Sirup 60 mL


  • Anak usia 6-12 tahun: 2 sendok teh sebanyak 3-4 kali sehari
  • Anak usia 2-6 tahun: 1 sendok teh sebanyak 3-4 kali sehari

Cara Penggunaan Molexflu Sirup 60 mL


Diberikan sesudah makan

Cara Menyimpan Molexflu Sirup 60 mL



Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Molexflu Sirup 60 mL Jika:



Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Molexflu Sirup 60 mL


  • Pasien penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan kondisi ketika kelenjar prostat membesar (hipertrofi prostat).
  • Pasien dengan kelebihan hormon tiroid dalam tubuh (hipertiroid).
  • Pasien dengan gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Dapat mempengaruhi kemampuan mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
  • Penggunaan bersama dengan obat-obat yang menekan susunan syaraf pusat.
  • Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati

Efek Samping Obat Molexflu Sirup 60 mL


  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gangguan psikomotor.
  • Detak jantung melebihi 100 kali/menit (takikardia).
  • Gangguan detak jantung (aritmia).
  • Mulut kering.
  • Jantung terasa berdegup kencang (palpitasi).
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Penggunaan jangka panjang dan dosis besar menyebabkan kerusakan hati.