Mirasic forte kaplet adalah obat untuk meringankan nyeri ringan hingga sedang dan menurunkan demam.

Mirasic Forte Kaplet 650 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 3.671

Jumlah Produk
1

Tersedia 14 Penjual

Apotek Sehat Bersama 1
Rp 3.671
Apotek Sehat Bersama 1
Kota Jakarta Timur10.71 km
Apotek Berkah Farma
Rp 3.800
Apotek Berkah Farma
Kabupaten Cianjur79.26 km
Apotek Angkot Sari
Rp 4.300
Apotek Angkot Sari
Kota Denpasar964.95 km
Apotek Simpenan
Rp 5.775
Apotek Simpenan
Kota Sukabumi98.76 km

Deskripsi

Mirasic forte kaplet adalah obat untuk meringankan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala, dakit gigi, dan menurunkan demam. Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Mirasic forte kaplet mengandung zat aktif parasetamol.
Mirasic Forte Kaplet 650 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Parasetamol.
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik.
Klasifikasi Obat
Analgesik non-opioid.
Kemasan
1 strip @ 10 kaplet (650 mg)
Produsen
Samharindo Perdana

Informasi Zat Aktif

Parasetamol merupakan antipiretik dan analgetik dengan penyumbatan perifer pada generasi impuls nyeri yang menghasilkan antipyresis dengan menghambat pusat pengatur panas hipotalamus. Aktivitas antiinflamasi yang lemah terkait dengan penghambatan sintesis prostaglandin di susunan saraf pusat (SSP).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, parasetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik setelah pemberian oral. Waktu puncak konsentrasi plasma: Sekitar 10-60 menit (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 10-25%.
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati melalui konjugasi asam glukuronat dan sulfat. N-acetyl-p-benzoquinone imine (NAPQI), metabolit minor yang diproduksi oleh CYP2E1 dan CYP3A4, selanjutnya dimetabolisme melalui konjugasi dengan glutathione di hati dan ginjal.
  • Ekskresi: Terutama melalui urin (<5% sebagai obat yang tidak berubah; 60-80% sebagai metabolit glukuronida dan 20-30% sebagai metabolit sulfat). Waktu paruh eliminasi sekitar 1-3 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

Parasetamol merupakan obat yang dapat bekerja dengan mengurangi produksi prostaglandin di otak. Prostaglandin adalah bahan kimia yang menyebabkan terjadinya peradangan dan pembengkakan. Parasetamol mengurangi rasa sakit dengan meningkatkan ambang rasa sakit, yaitu dengan membutuhkan rasa sakit yang lebih besar untuk berkembang sebelum seseorang merasakannya. Obat ini mengurangi demam melalui aksinya di pusat pengatur panas otak. Secara khusus, memberitahu pusat untuk menurunkan suhu tubuh saat suhu dinaikkan.

Komposisi Obat

Parasetamol 650 mg.

Dosis Obat

  • Dewasa: 1-2 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.
  • Anak-anak 7-12 tahun: ½-1 kaplet sebanyak 3-4 kali per hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping Obat

  • Mual.
    Cobalah untuk mengonsumsi obat ini ketika sesudah makan untuk mengurangi rasa mual. Tetaplah mengonsumsi makanan sederhana dalam jumlah yang sedikit dan dengan frekuensi yang sering.
  • Muntah.
    Minumlah cairan yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan.
  • Sakit pada perut bagian atas.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Gatal.
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi).
  • Feses berwarna gelap.
  • Pada penggunaan jangka panjang dan dosis besar dapat menyebabkan terjadinya kerusakan hati.
  • Pembengkakan yang disebabkan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh seperti di sekitar bibit, mata, dan pipi (angioedema).
  • Kondisi ketika jumlah sel neutrofil dalam darah menurun (neutropenia).
  • Ruam pada kulit.
  • Biduran (urtikaria).
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Reaksi alergi.
  • Kondisi rendahnya jumlah trombosit di dalam tubuh (trombositopenia).
  • Kondisi rendahnya jumlah sel darah putih di dalam tubuh (leukopenia).
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Kelelahan.
  • Perubahan pada warna kulit atau sklera mata menjadi kekuningan.
  • Urin berwarna gelap.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 20-25°C.

Perhatian Khusus

  • Hentikan penggunaan jika selama 3 hari mengonsumsi ini demam tidak menurun atau setelah 5 hari nyeri tidak hilang.
  • Pasien yang mengalami kekurangan gizi kronis.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Dapat menyebabkan kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, dalam mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson).
  • Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi anafilaksis atau reaksi alergi berat.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal yang berat.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita penyakit hati yang berat.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap parasetamol.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Kloramfenikol.
    Penggunaan bersama parasetamol dapat meningkatkan kadar kloramfenikol dalam tubuh.
  • Kolestiramin.
    Penggunaan bersama dengan kolestiramin dapat menurunkan penyerapan parasetamol.
  • Rifampisin, fenitoin, karbamazepin, dan fenobarbital.
    Penggunaan bersama rifampisin, fenitoin, karbamazepin, dan fenobarbital dapat menurunkan kadar parasetamol.
  • Metoklopramid dan domperidon.
    Jika dikonsumsi bersama metoklopramid dan domperidon dapat meningkatkan absorpsi parasetamol.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic

Diakses pada 24 Agustus 2020



WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-362/acetaminophen-oral/details

Diakses pada 24 Agustus 2020



MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a681004.html

Diakses pada 24 Agustus 2020



Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_acetaminophen_tylenol/drugs-condition.htm

Diakses pada 24 Agustus 2020



Medicenet. https://www.medicinenet.com/acetaminophen/article.htm

Diakses pada 24 Agustus 2020



Drugs. https://www.drugs.com/acetaminophen.html

Diakses pada 24 Agustus 2020

SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Mirasic Forte Kaplet 650 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 3.671