Stok Habis
Miradryl sirup 60 ml  adalah obat yang digunakan untuk meredakan batuk

Miradryl Sirup 60 ml


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

Deskripsi

Miradryl adalah obat yang digunakan untuk meredakan batuk. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas. Miradryl mengandung zat aktif diphenhydramine HCI, ammonium chloride, ethanol.
Miradryl Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Diphenhydramine HCI, ammonium chloride, ethanol.
Kelas Terapi
Ekspektoran.
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Sampharindo Perdana

Informasi Zat Aktif

Difenhidramin adalah turunan monoethanolamine, antihistamin dengan sifat sedatif dan antimuskarinik. Difenhidramin bekerja pada situs reseptor H1 pada sel efektor di pembuluh darah, saluran gastrointestinal, dan saluran pernapasan. Amonium klorida bekerja meningkatkan keasaman dengan meningkatkan konsentrasi ion hidrogen bebas. Efek terapeutik amonium klorida adalah ekspektoran.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, difenhidramin hidroklorida dan amonium klorida diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Difenhidramin hidroklorida diabsorpsi dari saluran cerna, kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) adalah 42-62%, dan waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1-4 jam. Amonium klorida diabsorpsi secara cepat dari saluran cerna setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Didistribusi secara luas melewati tubuh termasuk sistem saraf pusat, melintasi plasma, memasuki ASI. Volume distribusi sebanyak 17 L/kg. Ikatan protein plasma adalah 98,5%.
  • Metabolisme: Difenhidramin dimetabolisme dihati, melalui metabolisme lintas pertama. Amonium klorida dimetabolisme di hati untuk membentuk urea dan asam klorida.
  • Ekskresi: Difenhidramin diekskresi melalui urin dengan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 2,4-9,3 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

Meredakan batuk yang disebabkan alergi yang disertai dahak berlebihan.

Komposisi Obat

Tiap 5 ml:

  • Diphenhydramine HCI 12,5 ml
  • Ammonium chloride 125 mg
  • Ethanol 3 %

Dosis Obat

  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 2 sendok takar (5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping Obat

  • Mengantuk.
  • Mulut kering.
  • Gangguan pernafasan.
  • Reaksi pada kulit.
  • Sedasi.
  • Pusing.
  • Gangguan koordinasi.
  • Rasa tidak enak di ulu hati.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu dibawah 30° C. Dalam wadah tertutup rapat.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien dengan riwayat produksi hormon tiroid berlebihan akibat adanya gangguan pada kelenjar tiroid (hipertiroid).
  • Pasien dengan riwayat asma bronkial, emphysema, sesak nafas, penyakit paru-paru kronis.
  • Pasien dengan riwayat prostat membesar.
  • Pasien dengan riwayat penyakit jantung.
  • Pasien dengan riwayat tekanan darah tinggi.
  • Pasien lansia.
  • Wanita hamil.
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.

Kategori Kehamilan

Kategori C. Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Mirasic Forte kaplet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita yang peka terhadap diphenhydramine
  • Wanita hamil atau menyusui.
  • Bayi baru lahir atau prematur.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antidepresan tipe penghambat MAO.
  • Alkohol atau depresan susunan saraf pusat.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika salah satu dari hal berikut terjadi, segera beri tahu dokter Anda:

  • Mual dan muntah parah.
  • Kesulitan buang air kecil.
  • Sesak napas, mengi atau kesulitan bernapas.
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah atau bagian tubuh lainnya.
Sesuai kemasan per November 2019
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Miradryl Sirup 60 ml