Stok Habis
Miradene Kapsul adalah obat yang mengandung piroxicam 20 mg

Miradene Kapsul 20 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Miradene Kapsul adalah obat keras atau obat resep yang mengandung piroxicam 20 mg. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Miradene Kapsul 20 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Piroxicam
Kelas Terapi
Antiinflamasi
Klasifikasi Obat
NSAID.
Kemasan
1 Strip @ 10 Kapsul (20 mg)
Produsen
Sampharindo Perdana

Informasi Zat Aktif

Piroxicam bekerja dengan menghentikan produksi prostaglandin, yaitu zat di dalam tubuh yang menyebabkan nyeri, demam, dan pembengkakan. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, piroxicam diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Makanan sedikit menunda tingkat penyerapan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam aliran darah adalah 3-5 jam.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Volume distribusi adalah 0,14 L/kg.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara luas di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 50 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

Obat Miradene dapat membantu mengatasi nyeri karena peradangan, seperti:

  • Rheumatoid arthritis, osteoarthritis, dan ankylosing spondylitis
  • Nyeri karena keseleo, ketegangan otot, dan sakit pinggang
  • Nyeri akibat kelainan muskuloskeletal akut, seperti peradangan pada tendon (tendinitis) dan peradangan yang menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada tendon dan selubungnya (tenosinovitis)
  • Nyeri akibat asam urat
  • Nyeri haid (dismenore)
  • Nyeri pascaoperasi
  • Nyeri karena trauma, seperti terbentur, terpukul, dan teriris

Piroxicam merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) atau pereda nyeri non-narkotik. Obat ini mampu memblokir enzim cyclooxygenase yang berperan dalam pembuatan prostaglandin. Dengan begitu, jumlah prostaglandin di dalam tubuh akan menurun, sehingga gejala peradangan pun mereda.

Komposisi Obat

Piroxicam 20 mg

Dosis Obat

Penyakit muskuloskeletal akut: 40 mg/hari. Dua hari pertama dikonsumsi dalam dosis tunggal atau dosis terbagi, lalu dilanjutkan dengan 20 mg/hari dikonsumsi selama 7-14 hari.

Osteoarthritis, arthritis rheumatoid, dan spondilitis ankilosa: 20 mg/hari dikonsumsi dalam dosis tunggal

Asam urat akut:

  • Dosis awal: 40 mg/hari dikonsumsi dalam dosis tunggal, lalu 40 mg/hari dikonsumsi dalam dosis tunggal atau dosis terbagi selama 4-6 hari

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala
    Istirahat dan minum banyak air. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah buruk, segera hubungi dokter.
  • Pusing
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin.
  • Pembengkakan pada organ yang disebabkan penumpukan cairan pada jaringan tubuh (edema)
  • Luka pada dinding usus 12 jari dan lambung
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Penglihatan kabur
  • Ruam pada kulit
  • Perdarahan pada saluran pencernaan
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)
  • Gangguan saluran pencernaan bagian atas

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami gangguan pembekuan darah karena terjadi trauma dalam darah (koagulasi intrinsik)
  • Pasien yang mengalami luka pada dinding lambung dan usus 12 jari (tukak peptik)
  • Pasien yang mengalami kelemahan fungsi jantung
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal
  • Pasien yang mengonsumsi obat yang memperlambat pembekuan darah (antikoagulan)

Kategori Kehamilan

Pada usia kehamilan 30 minggu ke bawah:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Pirofel kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada usia kehamilan 30 minggu ke atas:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, ketika obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien yang sedang terapi mengonsumsi aspirin atau obat antipembekuan darah lainnya
  • Pasien yang memiliki riwayat perdarahan atau luka pada saluran pencernaan
  • Wanita hamil pada trimester ketiga
  • Pengobatan nyeri setelah operasi coronary artery bypass graft (CABG)
  • Pasien penderita gagal jantung parah
  • Pasien yang memiliki riwayat luka pada saluran pencernaan
  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Pasien penderita radang pada usus

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Aspirin
    Aspirin dan NSAID dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pencernaan yang serius.
  • Obat yang meningkatkan efek pengenceran darah (antikoagulan), seperti warfarin
    Piroxicam dapat meningkatkan efek obat di atas dan menyebabkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Methotrexate
    Piroxicam dapat menurunkan pengeluaran (ekskresi) methotrexate, sehingga menyebabkan keracunan akut.
  • Natriuretik diuretik
    Piroxicam dapat mengganggu efek obat di atas dalam meningkatkan pengeluaran urine.
  • Obat penurun tekanan darah tinggi (antihipertensi)
    Piroxicam dapat melawan efek penurunan tekanan darah pada obat antihipertensi.
  • Quinolone
    Piroxicam dapat meningkatkan risiko kejang jika dikonsumsi dengan quinolone.
  • Ciclosporin dan tacrolimus
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko kerusakan pada ginjal.
  • Lithium
    Piroxicam dapat meningkatkan kadar lithium, sehingga turut meningkatkan risiko terjadinya efek samping.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Miradene Kapsul 20 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)