SehatQ
SehatQ Profile
Mionalgin Kaplet adalah obat yang mengandung <ul>
<li>metampiron 500 mg</li>
<li>thiamin hcl 50 mg</li>
<li>pyridoxine hcl 100 mg</li>
<li>cyanocobalamin 100 mcg</li>
</ul>

Mionalgin Kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 8.148

Jumlah Produk
1

Tersedia 4 Penjual

Apotek Selecta
Rp 6.500
Apotek Selecta
Kota Tangerang17.21 km
Apotek Bayur Farma
Rp 11.000
Apotek Bayur Farma
Kota Tangerang24.75 km
Apotek Royal
Rp 5.020
Apotek Royal
Kota Bogor30.64 km
Apotek Yuwan Farma
Rp 8.148
Apotek Yuwan Farma
Kota Pekanbaru949.19 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Mionalgin Kaplet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung

  • metampiron 500 mg
  • thiamin hcl 50 mg
  • pyridoxine hcl 100 mg
  • cyanocobalamin 100 mcg

. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Mionalgin Kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Metampiron, thiamin HCl, pyridoxine HCl, dan cyanocobalamin
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 kaplet
Produsen
Ifars

Informasi Zat Aktif

Methampyrone atau metamizole sodium termasuk dalam golongan obat Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) yang dapat meredakan nyeri (analgesik), menurunkan demam (antipiretik), dan mengatasi peradangan (antiinflamasi).

Obat ini bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase (COX)-1 dan 2, sehingga turut menghambat sintesis prostaglandin, yaitu zat yang menyebabkan peradangan.

  • Absorpsi: Di saluran pencernaan menjadi metabolit aktif 4-methyl-amino-antipyrine (MAA). Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 90% dan waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma kira-kira 1-2 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI. I
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Diekskresi terutama melalui urine dalam bentuk metabolit sebanyak 90% dan feses sebanyak 10%.

Vitamin B1 atau tiamin adalah vitamin yang mampu mengolah karbohidrat menjadi energi. Vitamin ini berperan penting dalam metabolisme glukosa, serta menjaga fungsi saraf otot dan jantung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B1 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Tersebar luas di sebagian besar jaringan tubuh dan memasuki ASI.
  • Ekskresi: Kelebihan tiamin diekskresikan dalam urine sebagai metabolit dan obat tidak berubah.

Vitamin B6 atau piridoksin adalah vitamin yang larut dalam air. Vitamin ini berperan dalam metabolisme protein, lemak, dan karbohidrat, serta pembentukan sel darah merah dan neurotransmitter, yaitu senyawa kimia dalam tubuh yang bekerja dengan menyampaikan pesan dari satu sel saraf ke sel saraf lain.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B6 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap baik dari saluran pencernaan setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Vitamin B12 atau sianokobalamin adalah vitamin yang diperlukan untuk memelihara kesehatan saraf dan fungsi otak, serta membantu produksi sel darah merah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B12 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap melalui saluran pencernaan secara aktif atau dengan perpindahan senyawa dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah atau difusi pasif.
  • Distribusi: Didistribusikan dan disimpan di hati dan sumsum tulang. Melintasi plasenta dan sejumlah kecil masuk ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Melalui empedu dengan daur ulang yang menyebabkan terjadinya penyerapan kembali di usus dari zat yang telah dikeluarkan melalui empedu (enterohepatik), melalui urine (sebagai B12 tidak terikat dan dalam fraksi kecil).

Indikasi (manfaat)

  • Membantu memelihara kesehatan saraf.
  • Mengatasi gangguan pada saraf, seperti peradangan saraf (neuritis) dan rasa sakit karena adanya masalah pada saraf (neuralgia).
  • Meringankan nyeri, seperti sakit gigi, sakit kepala, dan nyeri otot.
  • Mengatasi kekurangan vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12.
  • Meringankan gejala kerusakan saraf, seperti kesemutan, nyeri, mati rasa, dan penurunan sensasi sentuhan.

Vitamin B1 dibutuhkan tubuh untuk mengolah dan menggunakan karbohidrat dengan tepat. Vitamin B6 berperan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan otak, saraf, dan lain-lain. Vitamin B12 juga diperlukan untuk memelihara fungsi otak, sel darah, saraf, dan lain-lain. Metampiron merupakan obat yang termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Fungsi obat ini adalah untuk mengurangi gejala peradangan, seperti nyeri dan demam dengan menghambat zat pemicu peradangan tersebut.

Komposisi

  • Metampiron 500 mg
  • Thiamin HCl 50 mg
  • Pyridoxine HCl 100 mg
  • Cyanocobalamin 100 mcg

Dosis

1 kaplet sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Sebaiknya tidak dikonsumsi dalam keadaan perut kosong agar tidak menyebabkan peningkatan asam lambung.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis karena minuman mengandung gula dapat membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Kelelahan.
  • Reaksi alergi pada kulit, seperti kemerahan.
  • Kegagalan sumsum tulang dalam membentuk granulosit (agranulositosis).

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang mengalami gangguan pada hati, seperti terbentuknya jaringan parut pada organ hati (sirosis).
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Pasien yang menjalani cuci darah.
  • Pasien yang mengalami gangguan penyerapan makanan.
  • Pasien yang mengalami gangguan pada darah, seperti trombositopenia dan agranulositosis.

Kategori Kehamilan

Vitamin B6.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Methampyrone (metamizole sodium) dan vitamin B12.
Pada trimester pertama dan kedua:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Dolo-licobion kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada trimester ketiga:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien penderita tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Pasien yang memiliki kadar kalium rendah dalam darah.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Chloramphenicol.
    Vitamin B12 penting untuk memproduksi sel darah baru. Chloramphenicol dapat menurunkan sel darah baru. Mengonsumsi chloramphenicol dalam waktu lama dapat menurunkan efek vitamin B12 pada sel darah baru.
  • Amiodarone.
    Amiodarone dapat meningkatkan kepekaan Anda terhadap sinar matahari. Mengonsumsi vitamin B6 bersama amiodarone dapat meningkatkan kemungkinan kulit terbakar, melepuh, atau ruam pada area kulit yang terpapar sinar matahari. Pastikan untuk memakai tabir surya dan pakaian pelindung saat menghabiskan waktu di bawah sinar matahari.
  • Phenobarbital.
    Tubuh memecah phenobarbital untuk menghilangkannya. Pyridoxine dapat meningkatkan kecepatan tubuh memecah phenobarbital. Hal ini dapat menurunkan efektivitas phenobarbital dalam mengatasi kejang.
  • Phenytoin.
    Mengonsumsi vitamin B6 dan mengonsumsi phenytoin dapat menurunkan efektivitas phenytoin dan meningkatkan kemungkinan kejang.
  • Warfarin.
    Penggunaan bersama warfarin dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan dan memar.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri sendi atau otot.
  • Kulit mati rasa atau kesemutan.
  • Sesak napas atau batuk berdarah.
  • Tanda-tanda masalah hati, seperti mual atau muntah yang tidak berhenti, kulit atau mata menguning, urine berwarna gelap, serta sakit perut parah.
  • Terjadi tanda-tanda masalah ginjal, seperti perubahan jumlah urine dan urine berdarah.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Mionalgin Kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 6.500