SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Miniaspi tablet digunakan untuk mencegah agregasi platelet atau penggumpalan darah

Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 29.024

Jumlah Produk
1

Tersedia 18 Penjual

Apotek Kota Bambu
Rp 49.000
Apotek Kota Bambu
Kota Jakarta Barat2.96 km
Apotek As Salam Pharma
Rp 53.000
Apotek As Salam Pharma
Jakarta Barat6.18 km
Apotek Taman Puring
Rp 39.032
Apotek Taman Puring
Kota Jakarta Selatan8.49 km
Apotek Sehat Bersama 1
Rp 59.494
Apotek Sehat Bersama 1
Kota Jakarta Timur10.74 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Miniaspi tablet digunakan untuk mencegah agregasi platelet atau penggumpalan darah. Mencegah pembekuan atau penggumpalan darah dapat menurunkan risiko terjadinya stroke, serangan jantung, dan penyempitan pembuluh darah di otak.

Obat ini mengandung acetylsalicylic acid atau asam asetilsalisilat, atau disebut juga aspirin. Asam asetilsalisilat efektif mengurangi demam, peradangan, dan pembengkakan. Itu sebabnya, zat aktif ini dapat digunakan untuk mengobati peradangan sendi akibat sistem imun menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis), demam, dan infeksi ringan.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Mencegah penggumpalan darah pada penderita serangan jantung (infark miokard) dan kondisi ketika jantung tidak mendapat aliran darah dan oksigen yang cukup (angina tidak stabil)
  • Mencegah stroke ringan yang disebabkan terganggunya aliran darah ke otak dalam waktu singkat (serangan iskemik otak sepintas)

Acetylsalicylic acid atau asam asetilsalisilat (ASA) bekerja dengan cara menghambat kerja enzim COX-1 dan COX-2 dalam pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa yang menyebabkan reaksi peradangan.

Menghambat COX-1 juga akan menghasilkan penghambatan penggumpalan trombosit sekitar 7-10 hari (umur trombosit rata-rata). Proses tersebut pun dapat menghentikan konversi atau perubahan asam arakidonat menjadi tromboksan A2 (TXA2) yang menyebabkan penggumpalan darah.

Komposisi

Asam asetilsalisilat 80 mg

Dosis

Dewasa: 1-2 tablet/hari

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi saat atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Pusing
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Sakit kepala
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Mintalah apoteker merekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama konsumsi obat ini. Jika sakit kepala berlangsung lebih lama, segera hubungi dokter Anda.
  • Mudah memar
  • Kesulitan tidur
  • Iritasi pada saluran cerna
  • Perdarahan pada perut
  • Mual dan muntah

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat perdarahan pada lambung atau usus
  • Pasien penderita sakit maag
  • Pasien penderita penyakit hati dan ginjal
  • Pasien yang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh
  • Pasien penderita gangguan perdarahan atau pembekuan darah
  • Pasien penderita penyakit jantung
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi atau gagal jantung
  • Pasien penderita asam urat
  • Ibu hamil dan menyusui

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita asma
  • Pasien penderita luka pada dinding lambung dan usus 12 jari
  • Pasien penderita gangguan perdarahan pada bagian bawah kulit
  • Pasien penderita gangguan pembekuan darah
  • Pasien dengan kadar trombosit rendah dalam tubuh (trombositopenia)
  • Anak-anak berusia di bawah 16 tahun, kecuali atas izin dokter
  • Pasien penderita Sindrom Reye, yaitu penyakit langka yang dapat menyebabkan kerusakan hati dan otak serius
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 49.000

Jual dan Beli Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Miniaspi tablet adalah obat yang digunakan untuk mencegah penggumpalan darah, stroke, dan serangan jantung. Obat ini mengandung zat aktif acetylsalicylic acid atau aspirin.

Kandungan zat aktif dalam obat ini bekerja dengan cara memblokir zat alami tertentu di dalam tubuh untuk mengurangi rasa sakit dan bengkak. Obat Miniaspi juga dapat digunakan untuk mengurangi demam dan nyeri ringan, seperti pada nyeri otot dan sakit gigi.

Miniaspi 80 mg sebaiknya dikonsumsi setelah makan karena dapat menimbulkan sakit maag. Obat ini merupakan obat keras, sehingga untuk mendapatkannya harus dengan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Acetylsalicylic acid atau aspirin bekerja dengan cara memblokir zat alami tertentu di dalam tubuh untuk mengurangi rasa sakit dan bengkak. Pada dosis rendah, obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah pembekuan darah pada pasien penyakit stroke dan jantung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, acetylsalicylic acid atau aspirin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat di saluran pencernaan dan kulit.
  • Distribusi: Tersebar luas dan cepat ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh.
  • Metabolisme : Dimetabolisme di hati menjadi asam salisilat, melintasi plasenta, dan memasuki ASI.
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 75 %. Waktu paruh eliminasi sekitar 15-20 menit.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Pada usia kehamilan 30 minggu ke bawah:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Miniaspi tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada usia kehamilan 30 minggu ke atas:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, ketika obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Herparin, warfarin, dan fenindione.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat mengakibatkan perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Ibuprofen dan ketorolac.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat mengakibatkan overdosis obat Miniaspi.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Urine berdarah atau keruh.
  • Perubahan kesadaran.
  • Kebingungan.
  • Sulit bernapas.
  • Detak jantung tidak beratur.
  • Penurunan nafsu makan.
  • Kotoran berwarna terang.
  • Hilang kesadaran.
  • Kram pada otot.
  • Penurunan frekuensi buang air kecil.


Merek: Miniaspi
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Mersifarma Tirmaku Mercusana.
Manufacture: Mersifarma Tirmaku Mercusana.
Kemasan obat: 1 box isi 10 strip @ 10 tablet (80 mg).

Indikasi/Manfaat Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

Fungsi obat Miniaspi, antara lain:

  • Mencegah penggumpalan darah.
  • Menghilangkan rasa sakit.
  • Meredakan pembengkakan.
  • Menurunkan demam.

Acetylsalicylic acid atau aspirin adalah obat pengencer darah yang digunakan pada penderita penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.


Dosis Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Stroke.

  • Dewasa: 150-300 mg/hari.

Demam dan nyeri ringan hingga sedang.

  • Dewasa: 300-900 mg setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan.

Mencegah serangan jantung.

  • Dewasa: 75-150 mg sebanyak 1 kali/hari.


Cara Penggunaan Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harus dikonsumsi sesudah makan.

Cara Menyimpan Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Simpan pada suhu di bawah 25°C.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif aspirin atau acetylsalicylic acid.
  • Anak-anak berusia kurang dari 16 tahun.
  • Pasien dalam pemulihan dari penyakit infeksi virus.
  • Pasien dengan penyakit asam urat.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan penyakit asma.
  • Pasien dengan penyakit pada saluran pencernaan.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien yang sedang menjalani prosedur pembedahan.


Efek Samping Obat Miniaspi Tablet 80 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyiapkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit saat bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Hal ini dikarenakan, minuman dengan kandungan gula mampu membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam.
  • Asma.
  • Dispepsia.
  • Ruam pada kulit.