SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Microlut tablet adalah obat kontrasepsi oral untuk mencegah kehamilan.

Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet)

5,0(1)

Harga Produk
Mulai dari
Rp 32.600

Jumlah Produk
0

Tersedia 67 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 46.900
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Rave Pharma
Rp 40.300
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
Apotek Madinah Farma
Rp 48.300
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 46.500
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Kota Jakarta Barat6.45 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Microlut tablet adalah obat kontrasepsi oral yang digunakan saat darurat untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seks tanpa pelindung atau kegagalan alat kontrasepsi lain. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Microlut tablet mengandung zat aktif levonorgestrel.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
-
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip isi 35 tablet @ 0,03 mg
Produsen
Bayer Indonesia

Indikasi (manfaat)

  • Sebagai kontrasepsi oral yang digunakan saat darurat untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seks tanpa pelindung atau kegagalan alat kontrasepsi lain.

Levonorgestrel bekerja dengan mencegah pelepasan sel telur dari ovarium atau mencegah pembuahan sel telur oleh sperma (sel reproduksi pria). Levonorgestrel juga dapat bekerja dengan mengubah lapisan rahim untuk mencegah perkembangan kehamilan serta dapat mencegah kehamilan.

Komposisi

Dosis

Dewasa:

  • Kontrasepsi:
    • Terapi tunggal: 30 atau 37,5 mcg/hari.
    • Kontrasepsi oral kombinasi (KOK) monofasik: 150–250 mcg/hari.
    • Kontrasepsi oral kombinasi (KOK) trifasik: 50–125 mcg/hari.
  • Kontrasepsi darurat: 1,5 mg segera setelah berhubungan (tidak melewati 72 jam) atau 750 mcg segera setelah berhubungan (tidak melewati 72 jam) diikuti dengan dosis kedua 12 jam kemudian. Beberapa obat mengkombinasikan antara levonorgestrel 500 mcg dan etinilestradiol 100 mcg, obat kombinasi ini dapat diberikan dalam waktu 72 jam setelah berhubungan diikuti oleh dosis kedua 12 jam kemudian.
  • Terapi pengganti hormon pada menopause:
    • Sebagai komponen progestogenik: 75–250 mcg selama 10–12 hari dalam siklus 28 hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual atau muntah.
    Minumlah air yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti urin yang kurang dari biasanya atau mengeluarkan urin yang berwarna gelap dan berbau kuat. Jika Anda mengalami diare parah atau muntah karena sakit perut, segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah kepada apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi bisoprolol. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin memburuk.
  • Pusing.
    Hentikan aktivitas dan duduk atau berbaring sampai merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin. Jangan minum alkohol karena akan membuat Anda merasa lebih buruk.
  • Menstruasi menjadi tidak teratur.
  • Rasa tidak nyaman pada bagian payudara.
  • Gangguan kulit.
  • Hilangnya rambut atau pertumbuhan rambut berlebih.
  • Munculnya lebam-lebam.
  • Gangguan nafsu makan.
  • Bengkak akibat penumpunkan cairan (edema).
  • Perubahan libido.
  • Berpotensi fatal: kadar trombosit dalam darah rendah (trombositopenia) dan stroke.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan penyerpaan nutrisi (sindrom malabsorbsi).
  • Pasien dengan penyakit gula darah tinggi (diabetes melitus).
  • Pasien dengan penyakit asma.
  • Pasien dengan penyakit epilepsi.
  • Pasien penderita kista ovarium.
  • Pasien dengan penyakit hati.
  • Pasien dengan penyakit jantung.
  • Pasien gangguan ginjal.
  • Pasien yang menderita sakit kepala berdenyut (migrain).
  • Ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan riwayat alergi terhadap levonorgestrel.
  • Wanita hamil.
  • Pasien yang mengalami perdarahan pada vagina.
  • Pasien dengan penyakit arteri berat.
  • Pasien dengan riwayat kanker payudara.
  • Pasien dengan gangguan hati.
  • Pasien dengan tumor hati jinak (adenoma hati).
  • Pasien dengan kelainan darah (porfiria).
  • Pasien dengan riwayat terbentuknya plasenta yang tidak normal saat masa kehamilan (mola hidatidosa).

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Rifampin, rifabutin, rifapentin, beksaroten, karbamazepin.
    Rifampin, rifabutin, rifapentin dapat mengurangi tingkat darah dan efek levonorgestrel. Jika Anda menggunakan kontrasepsi oral dosis rendah, Anda mungkin memiliki peningkatan risiko pendarahan hebat dan kehamilan yang tidak diinginkan.
  • Lamotrigin dan amorenavir
    Penggunaan levonorgestel bersama lamotrigi atau amorenavir dapat mengurangi kadar dan efek lamotrigine dan amorenavir dalam darah.
  • Asitretin.
    Menggunakan asitretin dan levonorgestrel tidak dianjurkan. Asitretin dapat menyebabkan cacat lahir yang parah dan mengancam jiwa jika ibu meminum obat tersebut selama kehamilan. Jangan pernah menggunakan asitretin jika Anda sedang hamil. Baik bentuk kontrasepsi primer maupun sekunder harus digunakan bersama-sama dan setidaknya selama 3 tahun setelah menghentikan terapi.
  • Boseprevir.
    Boseprevir dapat mengurangi kadar dan efek levonorgestrel dalam darah, yang membuatnya kurang dapat diandalkan sebagai birth control. Anda dapat terus menggunakan levonorgestrel jika diinginkan, tetapi dua metode kontrasepsi alternatif non-hormonal harus digunakan selama dua minggu setelah pengobatan dengan boseprevir untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan.
  • Bonsentan.
    Bosentan dapat mengurangi kadar dan efek levonorgestrel dalam darah, yang membuatnya kurang dapat diandalkan sebagai bentuk pengendalian kelahiran. Metode kontrasepsi alternatif atau tambahan harus digunakan selama pengobatan dengan bosentan untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan. Ini sangat penting karena bosentan dapat menyebabkan cacat lahir yang parah pada janin.
  • Tizanidin.
    Tanyakan kepada dokter Anda sebelum menggunakan levonorgestrel bersama dengan tizanidine. Hal ini dapat menyebabkan kantuk, kebingungan, detak jantung lambat, pernapasan pendek, pusing, pingsan, atau koma.
  • Ampisilin, rifampisin, kloramfenikol, neomisin, sulfonamida, tetrasiklin, fenitoin, griseofulvin, dan pirimidon.
    Penggunaan salah satu obat tersebut bersama levonorgestrel dapat menurunkan efek kontrasepsi.
  • Siklosporin.
    Penggunaan siklosporin bersama levonorgestrel dapat menghambat metabolisme dari siklosporin.

MIMS. https://www.mims.com/malaysia/drug/info/levonorgestrel?mtype=generic
Diakses pada 2 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-17833-1347/levonorgestrel-oral/levonorgestrel-1-5-mg-oral/details
Diakses pada 2 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/levonorgestrel.html
Diakses pada 2 September 2020

Ulasan Pembeli
51 ulasan
5
100%
(1)
4
0%
(0)
3
0%
(0)
2
0%
(0)
1
0%
(0)

Riana Delano

Pembelian dariApotek Bahagia Bekasi
25 Mei 2021
Nama Produk

Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet)

Total

Rp 0

Jual dan Beli Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Microlut adalah obat kontrasepsi oral yang mengandung Levonogestrel 30 microgram. Obat ini tidak mengganggu siklus menstruasi normal. Tablet salut gula Microlut dirancang untuk menutupi rasa pahit kandungan zat dalam Microlut. Microlut dapat digunakan saat menyusui, karena tidak mempengaruhi laktasi. Microlut dikonsumsi setiap hari, dan diusahakan dikonsumsi pada jam yang sama untuk menjaga selang waktu pemberian tepat 24 jam sehingga efektivitas obat terjamin. Dalam penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter.
Merek: Microlut
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Bayer Indonesia
Manufacture: Bayer Indonesia
Kemasan obat: 1 box isi 1 strip @ 35 tablet

Indikasi/Manfaat Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet)

Sebagai alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan secara terapi berkala ataupun dalam keadaan darurat setelah berhubungan intim.

Dosis Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet)


Sebagai kontrasepsi:

  • Terapi tunggal: 0,03 mg atau 0,0375 mg/hari.
  • Terapi kombinasi monofasik: 0,15-0,25 mg/hari.
  • Terapi kombinasi trifasik: 0,05-0,125 mg/hari.


Kontrasepsi darurat:

  • 0,75 atau 1,5 mg dikonsumsi segera setelah berhubungan (tidak lebih dari 72 jam). Kemudian dosis kedua dikonsumsi 12 jam kemudian.


Terapi pengganti hormon pada pasien menopause:

  • Sebagai komponen progestogenik: 0,075-0,25 mg dikonsumsi selama 10-12 hari dalam siklus 28 hari.

Cara Penggunaan Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet)


Dikonsumsi sebelum makan atau bersama dengan makanan.

Cara Menyimpan Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet)


Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet) Jika:


  • Pasien dengan kanker payudara.
  • Pasien yang menderita migrain akut.
  • Pasien penderita diabetes mellitus.
  • Pasien yang mengalami perdarahan pada vagina
  • Tumor hati jinak atau ganas.
  • Pasien dengan gangguan hati dan ginjal yang akut.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet)


  • Pasien yang mengalami kehamilan diluar kandungan.
  • Pasien dengan gangguan sirkulasi.
  • Pasien yang mengalami kloasma gravidarum (bercak hitam di kulit pada ibu hamil).
  • Pasien yang mengalami kerusakan pada okular mata.

Efek Samping Obat Microlut Tablet 0.03 mg (1 Strip @ 35 Tablet)


  • Siklus menstruasi menjadi tidak teratur, rasa tidak nyaman pada payudara, perubahan libido.
  • Saki kepala, pusing.
  • Mual, muntah, gangguan nafsu makan.
  • Gangguan pada kulit, lebam, bengkak, pertumbuhan rambut tidak normal.