SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Mezac tablet adalah obat untuk pengobatan jangka pendek pada kondisi-kondisi nyeri akut.

Mezac 50 Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 8.085

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Simpenan
Rp 8.085
Apotek Simpenan
Kota Sukabumi98.76 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Mezac tablet adalah obat untuk pengobatan jangka pendek untuk kondisi nyeri dan radang yang timbul setelah operasi gigi, operasi tulang atau pada keadaan terkilir. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Mezac tablet mengandung zat aktif kalium diklofenak.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

Mengatasi nyeri dan peradangan seperti:

  • Pengobatan jangka pendek untuk kondisi nyeri dan radang yang timbul setelah operasi gigi, operasi tulang atau pada keadaan terkilir.
  • Gejala peradangan sendi yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis).
  • Peradangan pada sendi bagian punggung yang menyebabkan nyeri dan kaku pada punggung belakang (spondilitis ankilosis).
  • Peradangan sendi yang terjadi karena gesekan pada ujung tulang penyusun sendi (osteoarthritis).
  • Nyeri yang terjadi akibat gangguan fungsi otot, tendon, tulang belakang, dan ligamen (muskuloskeletal).

Kalium diklofenak merupakan obat yang mampu mengatasi nyeri, obat ini bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenasi (COX) sehingga dapat membentuk prostaglandin saat terjadi luka dan peradangan, dengan terhambatnya enzim siklooksigenasi makan prostaglanding yang diproduksi akan berkurang dan nyeri serta peradangan juga akan berkurang.

Komposisi

Kalium diklofenak 50 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Dosis awal: 3 tablet sebanyak 1 kali/hari, diberikan pada hari pertama pengobatan dalam dosis terbagi dengan durasi sesingkat mungkin. 
  • Dosis maksimal: 2 tablet sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan atau dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Muntah atau diare.
    Konsumsi banyak air atau cairan. Hubungi dokter jika mengalami tanda dehidrasi seperti urin berkurang, urin berwarna gelap, dan berbau kuat. Jangan mengonsumsi obat lain tanpa konsultasi ke dokter atau apoteker.
  • Pusing atau sakit kepala hingga membuat pasien merasa seperti sekelilingnya berputar (vertigo).
    Hentikan aktivitas yang dilakukan dan duduk atau berbaring hingga merasa lebih baik. Jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin jika Anda merasa pusing atau pusing. Efek samping ini akan hilang ketika sudah terbiasa mengonsumsi diklofenak.
  • Mual.
    Cobalah untuk konsumsi diklofenak sesudah makan. Hindari makan terlalu banyak dan hindari makanan pedas. 
  • Hindari makanan yang mengandung gas seperti kacang polong, bawang merah, dan kacang-kacangan. Konsumsi makanan dalam jumlah sedikit, makan dan minum secara perlahan, dan olahraga secara teratur.
  • Sakit kepala.
    Berisitirahat dan konsumsi banyak cairan. Jangan minum alkohol terlalu banyak dan minta rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada apoteker anda. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama minum diklofenak. Jika sakit kepala bertahan selama satu minggu lebih atau bahkan semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
  • Gangguan fungsi hati.
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia).
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Luka pada saluran pencernaan.
  • Telinga berdering (tinnitus).

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami asma, peradangan pada rongga hidung (rhinitis), peradangan paru yang dapat berkembang dalam jangka waktu panjang (PPOK), infeksi saluran pernapasan, lupus eritematous sistemik (SLE), gangguan jaringan ikat campuran, gangguan pembentukan heme (porfiria), penyakit mata termasuk infeksi pada mata.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien penderita penyakit jantung iskemik.
  • Wanita hamil pada trimester kedua.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien yang merokok.
  • Pasien yang mengalami dehidrasi.
  • Pasien yang mengalami kekurangan kadar kalium dalam tubuh (hipovolemia).
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal
  • Pasien yang memiliki kadar lemak tinggi dalam darah (hiperlipidemia).
  • Pasien dengan riwayat perdarahan pada saluran pencernaan atau luka pada lambung dan usus.
  • Gangguan pembekuan darah yang mengakibatkan perdarahan yang berlebihan (koagulopati).
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gagal jantung sedang hingga berat.
  • Pasien penderita penyempitanpembuluh darah arteri pada jantung atau penyakit jantung iskemik.
  • Pasien penderita penyakit serebrovaskular.
  • Pasien dengan riwayat asma.
  • Pasien penderita penyakit dimana terjadinya sumbatan aliran darah akibat penyempitan pembuluh darah (arteri perifer).
  • Wanita hamil pada trimester ketiga.
  • Pasien yang mengonsumsi obat antiplatelet, antikoagulan, dan NSAID.
  • Pasien yang memiliki luka pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang sedang menjalani perawatan CABG.
  • Pasien penderita gangguan hati atau ginjal berat.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap diklofenak atau NSAID lain.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Mezac 50 Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 8.085