SehatQ
SehatQ Profile
Metronidazole tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri

Metronidazole Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 2.800

Jumlah Produk
1

Tersedia 112 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 3.300
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 3.300
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Rave Pharma
Rp 5.500
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 7.000
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Metronidazole tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri, seperti infeksi pada lambung atau usus, hati, kulit, persendian, otak, jantung, dan saluran pernapasan. Obat ini terkadang juga digunakan bersama obat-obatan lain untuk mengobati infeksi akibat bakteri H. Pylori.

Metronidazole merupakan antibiotik golongan nitroimidazole yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Pastikan Anda menggunakan obat ini sesuai anjuran dokter. Menggunakan antibiotik saat tidak diperlukan akan meningkatkan risiko terkena infeksi di kemudian hari yang sulit diobati dengan antibiotik.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Metronidazole Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Metronidazole
Kelas Terapi
Antiinfeksi
Klasifikasi
Nitroimidazole
Kemasan
1 box isi 1 strip @ 10 tablet
Produsen
-

Informasi Zat Aktif

Metronidazol bekerja dengan cara berinteraksi dengan DNA bakteri untuk memecahkan untai dan struktur heliks bakteri tersebut. Hal ini akan menghambat pembentukan protein, sehingga menyebabkan kematian sel bakteri penyebab infeksi tersebut.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, metronidazol memiliki status:

  • Absorbsi: Diserap cepat dan hampir sepenuhnya dari saluran pencernaan. Pemberian bersama makanan dapat menghambat penyerapan obat.
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses

Indikasi (manfaat)

Metronidazole digunakan untuk pengobatan:

  • Infeksi amuba Entamoeba histolytica yang biasanya ditandai dengan sakit perut dan diare (amebiasis
  • Penyakit menular seksual yang disebabkan parasit Trichomonas vaginalis (trikomoniasis)
  • Infeksi bakteri atau parasit di sistem reproduksi, saluran pencernaan, kulit, jantung, tulang, sendi, paru-paru, darah, dan sistem saraf

Obat ini hanya dapat digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri, tetapi tidak akan efektif melawan infeksi virus, seperti cacar air atau flu.

Komposisi

Metronidazole 500 mg

Dosis

Mengatasi trikomoniasis

Dosis: 500 mg sebanyak 2 kali sehari, selama 7 hari

Mengatasi amebiasis hati atau useus

  • Dewasa: 500-750 mg sebanyak 3x sehari, selama 5-10 hari
  • Anak-anak: 30 mg/kgBB/hari dalam 3 dosis terbagi, selama 8-10 hari

Mengatasi giardiasis (infeksi parasit pada usus halus)

  • Dewasa: 250-500 mg/hari dalam 3 dosis terbagi, selama 5-7 hari
  • Anak-anak: 15 mg/kgBB/hari dalam 2 dosis terbagi, selama 5-10 hari

Mengatasi infeksi bakteri anaerob

  • Dewasa: 500 mg sebanyak 3 kali sehari, selama 7 hari
  • Anak-anak: 7,5 mg/kgBB setiap 8 jam

Aturan pakai

Dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Beristirahatlah hingga kondisi Anda membaik. Jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin jika Anda mengalami sakit kepala. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayuran dan buah segar, serta minumlah cairan yang cukup.
  • Kehilangan nafsu makan
    Efek samping ini biasanya tidak berlangsung lama. Untuk sementara, pilihlah makanan yang biasa Anda nikmati.
  • Muntah atau diare
    Minum banyak air atau konsumsi buah yg mengandung air, seperti labu untuk menghindari dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi, antara lain buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau tajam.
    Jika diare dan muntah berlanjut lebih dari 24 jam, segera hubungi dokter untuk berkonsultasi masalah Anda. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare atau muntah tanpa berkonsultasi kepada apoteker atau dokter.
  • Rasa logam pada mulut atau lidah berambut
    Cobalah minum banyak air dan mengonsumsi makanan yang Anda sukai. Lidah yang sangat berambut dapat menjadi tanda seriawan. Segera hubungi dokter untuk berkonsultasi.
  • Mual
    Cobalah mengonsumsi makanan sederhana dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah metronidazole setelah makan.
  • Nyeri atau sulit buang air kecil
  • Kesulitan tidur
  • Mulut kering
  • Depresi dan mudah tersinggung
  • Rasa lemah
  • Perasaan pusing seperti akan pingsan
  • Lepuh atau bisul di mulut, gusi merah atau bengkak, dan kesulitan menelan

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Penderita penyakit susunan saraf pusat
  • Penderita penyakit hati yang berat
  • Anak-anak
  • Bayi atau remaja yang mengalami penuaan dini (sindrom Cockayne)
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien dengan gangguan hati dan ginjal berat atau gagal ginjal stadium akhir (ESRD)
  • Pasien dengan atau riwayat kelainan pada darah (diskrasia darah), seperti kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis), rendahnya jumlah sel darah putih (leukopenia), dan rendahnya jumlah neutrofil (neutropenia)
  • Pasien dengan atau riwayat gangguan kejang

Kategori Kehamilan

Trimester 1
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Trimester 2 dan 3
Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin. Namun, belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap metronidazole atau nitroimidazol lain
  • Ibu hamil pada trimester pertama
  • Pasien yang menjalani pengobatan penyakit menular seksual 
  • Pasien yang mengonsumsi disulfiram dalam 14 hari terakhir

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Dronabinol
    Penggunaan bersama metronidazole meningkatkan keracunan dronabinol. Hentikan penggunaan metronidazole setidaknya selama 14 hari sebelum mengonsumsi larutan dronabiol dan jangan mengonsumsi metronidazol dalam tujuh hari saat menyelesaikan pengobatan dengan larutan dronabinol.
  • Flibanserin
    Metronidazole dapat meningkatkan kadar atau efek flibanserin, sehingga dapat menyebabkan risiko efek samping, seperti mual dan kelelahan.
  • Lomitapid
    Penggunaan bersama metronidazole meningkatkan kadar lomitapid, sehingga dapat menyebabkan efek samping, seperti sakit kepala.
  • Disulfiram
    Penggunaan bersama disufiram akan menurunkan metabolisme metronidazole, sehingga dapat meningkatkan terjadinya toksisitas atau keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Berhenti minum obat ini dan hubungi dokter jika Anda memiliki efek samping neurologis (lebih mungkin terjadi saat menggunakan metronidazole jangka panjang), seperti:

  • Mati rasa, kesemutan, dan nyeri terbakar di tangan atau kaki
  • Masalah penglihatan, sakit di belakang mata, dan melihat kilatan cahaya
  • Kelemahan otot dan masalah dengan koordinasi
  • Kesulitan berbicara atau memahami apa yang dikatakan kepada Anda
  • Kejang
  • Demam, leher kaku, dan peningkatan kepekaan terhadap cahaya

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/metronidazole?mtype=generic
Diakses pada 4 Juni 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6426/metronidazole-oral/details
Diakses pada 4 Juni 2021

Drugs. https://www.drugs.com/metronidazole.html
Diakses pada 4 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Metronidazole Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 tablet)

Total

Rp 3.300