Metrix Tablet 3 mg (2 Strip @ 15 Tablet)


Harga Produk
Rp 222.000

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Metrix tablet adalah obat untuk mengontrol kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2 yang digunakan bersama program diet dan olahraga. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Metrix tablet mengandung glimepiride sebagai zat aktifnya. Glimepiride termasuk dalam kelas obat sulfonilurea. Obat ini akan menurunkan gula darah dengan memicu pelepasan insulin alami tubuh.

Mengontrol gula darah tinggi dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh, dan masalah fungsi seksual. Kontrol diabetes yang tepat juga dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Informasi zat aktif :

Glimepiride digunakan untuk mengobati kadar gula darah tinggi yang disebabkan diabetes tipe 2. Pada diabetes tipe 2, insulin yang diproduksi oleh pankreas tidak mampu memasukkan gula ke dalam sel-sel tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, glimepiride diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap seluruhnya dari saluran pencernaan. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama 2-3 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi sekitar 8,8 L. Pengikatan protein plasma lebih dari 99,5%
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di hati menjadi senyawa kimia turunan sikloheksil hidroksi metil (M1) dan selanjutnya dimetabolisme menjadi turunan karboksil tidak aktif (M2).
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (sekitar 60%, 80-90% sebagai metabolit M1 dan M2), sebagai feses (sekitar 40%, 70% sebagai metabolit M1 dan M2). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama kira-kira 9 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Metrix tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Kolesevelam.
    Penggunaan bersama glimepiride dapat mengurangi penyerapan glimepiride, sehingga efektivitas glimepiride dalam menurunkan kadar gula darah akan menurun. Sebaiknya, glimepiride dikonsumsi minimal 4 jam sebelum mengonsumsi kolesevelam.
  • Beta blocker, misalnya propanolol.
    Penggunaan bersama glimepiride mengganggu kadar gula darah, seperti menurunkan kadar gula darah di bawah batas normal dan menyebabkan sulit terdeteksi jika terjadi masalah atau gangguan tertentu.
  • NSAID seperti fenilbutazon, insulin, antidiabetes oral seperti metformin, salisilat, fluoksetin, steroid anabolik, dan androgen, serta antibiotik kloramfenikol, sulfonamida, tetrasiklin, kuinolon, klaritromisin, antikoagulan kumarin, disopiramid, fibrat, penghambat ACE, penghambat monoamin oksidase seperti fenelzin, allopurinol, probenesid, sulfinpirazon, siklosfamid, flukonazol, dan pentoksifilin.
    Obat di atas menyebabkan penurunan kadar gula yang sangat rendah atau di bawah batas normal.
  • Estrogen, kontrasepsi oral, diuretik tiazid, glukokortikoid, derivat fenotiazin seperti klorpromazin, simpatomimetik seperti epinefrin, albuterol, dan terbutalin, asam nikotinat dalam dosis tinggi, derivat asam nikotinat, obat pencahar dalam jangka panjang, fenitoin, diazoksid, glukagon, barbiturat, rifampicin, dan isoniazid.
    Penggunaan obat di atas bersama glimepiride dapat menurunkan efektivitas glimepiride dalam menurunkan kadar gula darah.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika:

  • Kulit atau bagian putih mata Anda menguning. Gejala ini bisa menjadi tanda masalah hati.
  • Sakit tenggorokan, suhu tubuh tinggi, kulit sangat pucat, pendarahan lebih lama dari biasanya, atau muncul memar yang tidak terduga. Gejala ini bisa menjadi tanda kelainan darah.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Metrix tablet digunakan dengan program diet dan olahraga yang tepat untuk mengontrol gula darah tinggi pada penderita diabetes tipe 2.
  • Mengurangi risiko terjadinya serangan jantung atau stroke.

Glimepiride termasuk dalam kelas obat sulfonilurea yang bekerja dengan meningkatkan jumlah insulin yang dilepaskan pankreas. Insulin menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan jumlah glukosa yang dapat disimpan tubuh di dalam selnya.

Komposisi Obat

Glimepiride 3 mg.

Dosis Obat

  • Dosis awal: 1-2 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Dosis pemeliharaan: 1-4 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Dosis maksimal: 8 mg/hari.

Jika telah mencapai dosis 2 mg, maka kenaikan dosis tidak boleh melebihi 2 mg dalam jarak waktu 1-2 minggu, tergantung respons gula darah.

Aturan pakai obat

Tablet harus ditelan tanpa dikunyah dengan cairan yang cukup, yaitu sekitar 1⁄2 gelas. Minumlah obat segera sebelum atau saat sarapan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut.
    Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa atau pedas. Jika efek samping ini bertambah parah atau tidak kunjung hilang, segera hubungi dokter.
  • Mual dan gangguan saluran pencernaan.
    Konsumsi glimepiride bersama makanan untuk mengurangi rasa mual yang Anda alami.
  • Kadar gula darah di bawah normal (hipoglikemia).
    Makanlah secara teratur. Jika berencana berolahraga, konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat sebelum, selama, atau setelah berolahraga.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Diare.
    Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi yang ditandai dengan sulit buang air kecil atau air seni berbau kuat. Jangan mengonsumsi obat untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
  • Peningkatan berat badan.
  • Nyeri pada ulu hari.
  • Muntah.
  • Kerontokan rambut.
  • Penurunan fungsi hati.
  • Reaksi alergi.
  • Kelelahan.
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).
  • Pusing.
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Penurunan kadar natrium dalam darah (hiponatremia).

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien lanjut usia, yaitu di atas 70 tahun.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang akan melakukan tindakan operasi.
  • Pasien yang mengalami demam, infeksi berat, dan trauma.
  • Penggunaan obat ini sebaiknya diimbangi pengaturan pola makan dan olahraga.
  • Pasien yang menderita kekurangan (defisiensi) enzim G6PD, yaitu kondisi yang menyebabkan sel darah merah hancur sebelum waktunya.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan hingga sedang.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap glimepiride atau obat golongan sulfonilurea lainnya.
  • Pasien penderita diabetes melitus tipe 1.
  • Pasien yang mengalami komplikasi diabetes melitus yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh (diabetik ketoasidosis), dengan atau tanpa disertai koma.
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati yang berat.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Metrix Tablet 3 mg (2 Strip @ 15 Tablet)