SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Mesaflukin Sirup 60 ml


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

Deskripsi

Mesaflukin sirup adalah obat untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin yang disertai batuk. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif parasetamol, dekstrometorfan HBr, klorfeniramin maleat, dan fenilpropanilamin HCl. Parasetamol adalah obat yang mampu mengatasi nyeri dan menurunkan demam, parasetamol bekerja dengan mengurangi produksi prostaglandin atau zat penyebab peradangan, penurunan prostaglandin dalam tubuh akan mengurangi gejela peradangan seperti demam dan nyeri. Dekstrometorfan HBr adalah obat untuk mengatasi batuk kering, obat ini bekerja dengan menekan batuk. Guaifenesin adalah obat untuk mengatasi batuk dan sesak napas yang disebabkan oleh gangguan saluran pernapasan, obat ini bekerja dengan mengencerkan dahak seningga mampu melegakan pernapasan. Klorfeniramin maleat adalah obat untuk mengatasi alergi yang bekerja dengan menghambat produksi histamin dalam tubuh saat mengalami reaksi alergi. Fenilpropanolamin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala hidung tersumbat, obat ini bekerja dengan menciutkan pembuluh darah, sehingga dengan adanya penyempitan pembuluh darah pada hidung, sinus, dan dada akan melancarkan daerah-daerah tersebut dan mengurangi hidung tersumbat.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Mesaflukin Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol, dextromethorphan HBr, chlorpheniramine maleate, dan phenylpropanolamine HCl
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Mega Esa Farma

Indikasi (manfaat)

Meringankan gejala-gejala flu seperti:

  • Demam
  • Hidung tersumbat
  • Sakit kepala
  • Bersin yang disertai batuk

Komposisi

Tiap 5 ml:

  • Paracetamol 120 mg
  • Dextromethorphan HBr 5 mg
  • Chlorpheniramine maleate 1 mg
  • Phenylpropanolamine HCl 5 mg

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 3 sendok takar 5 ml (15 ml) sebanyak 3 kali/sehari
  • Anak-anak 6-12 tahun: 1½ sendok takar 5 ml (7,5 ml) sebanyak 3 kali/sehari

Aturan pakai

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan psikomotor
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardia)
  • Gangguan yang terjadi pada irama jantung (aritmia)
  • Mulut kering
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi)
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin)
  • Pengunaan Dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati

Cara Penyimpanan

Simpan di suhu sejuk antara 15 - 25 °C dan kering, dalam wadah tertutup rapat.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita dengan gangguan fungsi hati
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal
  • Pasien kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata (glaukoma)
  • Pasien penderita hipertrofi prostat
  • Pasien dengan produksi hormon tiroid berlebihan akibat adanya gangguan pada kelenjar tiroid (hipertiroid)
  • Pasien gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin)
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah
  • Wanita hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengkonsumsi obat-obat lain yang menekan susunan syaraf pusat
  • Pasien yang akan mengendarai kendaraan bermotor, atau menjalankan mesin
  • Pasien penderita debil dan kekurangan oksigen (hipoksia)
  • Pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (misalnya, asma dan emfisema)

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gangguan jantung
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus)
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati yang berat

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Metoclopramide dapat meningkatkan efek dari paracetamol
  • Karbamazin, fenobarbital, dan fenitoin dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan hati
  • Kolestiramin dapat mengurangi efek paracetamol
  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan) seperti warfarin dapat meningkatkan risiko terjadinya pendarahan
  • Penggunaan bersama penghambat monoamin oksidase seperti furozolidon, linezolid, fenelzin, dan transilpromin dapat meningkatkan tekanan darah

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/phenylpropanolamine.html
Diakses pada 6 Juli 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/tylenol-acetaminophen-343346#0
Diakses pada 6 Juli 2020

Drugs. https://www.drugs.com/acetaminophen.html
Diakses pada 6 Juli 2020

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Mesaflukin Sirup 60 ml