Stok Habis
Meproson Tablet 4 mg (1 Strip @ 10 Tablet) | Manfaat dan Indikasi Obat, Dosis, Efek Samping

Meproson Tablet 4 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 36.300

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Meproson tablet adalah obat untuk mengatasi berbagai kondisi peradangan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Meproson tablet mengandung zt aktif metilprednisolon.
Metilprednisolon adalah obat golongan kortikosteroid yang bekerja dengan menekan kekebalan tubuh sehingga mencegah pelepasan zat dalam tubuh yang menyebabkan terjadinya peradangan. Obat ini dapat digunakan untuk mengobati bebagai kondisi peradangan seperti radang sendi, lupus, peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas (psoriasis), peradangan pada usus besar dan rektum (kolitits ulseratif), ganggguan alergi, gangguan kelenjar endokrin, dan kondisi yang memengaruhi kulit, mata, paru-paru, perut, sistem saraf, dan sel darah.

Informasi zat aktif :

Methylprednisolone merupakan obat untuk mengatasi peradangan dan alergi. Obat ini memiliki cara kerja dengan menekan sistem imun, sehingga tubuh tidak melepas senyawa kimia yang memicu terjadinya peradangan.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, methylprednisolone memiliki status, seperti:

  • Absorbsi: Diserap dengan cepat (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan dengan cukup cepat. Melintasi plasenta, volume distribusi 0,75-15 L/kg.
  • Ekskresi: Waktu obat dieliminasi dari plasma lebih dari 3,5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Meproson tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Penggunaan bersama aminoglutamid dapat menghilangkan tekanan adrenal yang diindukso oleh kortikosteroid.
  • Penggunaan bersama dengan obat diuretik dan amfoterisin B dapat menyebabkan risiko penurunan kadar kalium dalam darah (hipokalemia).
  • Penggunaan bersama dengan antibiotik makrolida dapat menyebabkan penurunan bersihan.
  • Penggunaan bersama isoniazid menyebabkan penurunan kadar serum isoniazid.
  • Penggunaan bersama kolestiramin dapat meningkatkan bersihan.
  • Penggunaan bersama dengan siklosporin menyebabkan risiko terjadinya kejang.
  • Penggunaan bersama estrogen menyebabkan penurunan metabolisme.
  • Penggunaan bersama glikosida digitalis menyababkan risiko terjadinya gangguan irama jantung (aritmia).
  • Penggunaan bersama ketokonazol dan eritromisin dapat menyebabkan terjadinya peningkatan metabolisme.
  • Aspirin dapat meningkatkan terjadinya risiko gangguan pada saluran pencernaan.
  • Penggunaan bersama warfarin dapat menyebabkan peningkatan risiko perdarahan.
  • Dapat menurunkan efektivitas obat antidiabetes.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.

    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.

    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.

    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat.

    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Penglihatan kabur.
  • Muntah darah.
  • Kotoran berwarna hitam.
  • Kebingungan.
  • Kebutaan.
  • Sakit tulang.
  • Urine berwarna gelap.
  • Sembelit.
  • Penurunan jumlah urine.
  • Kesulitan menelan.
  • Mulut kering.
  • Nyeri dada.
  • Pusing.

Indikasi (manfaat) Obat

Mengobati:

  • Peradangan sendi (arthritis).
  • Peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis).
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh seperti lupus.
  • Peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas (psoriasis).
  • Peradangan pada usus besar dan rektum (kolitits ulseratif).
  • Ganggguan alergi.
  • Gangguan kelenjar endokrin.
  • Kondisi yang memengaruhi kulit, mata, paru-paru, perut, sistem saraf, dan sel darah.

Komposisi Obat

Dosis Obat

  • Antiinflamasi dan penekan sistem imun:
  • Alergi:

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Reaksi alergi berat.
  • Gangguan kejiwaan seperti depresi, euforia, gangguan kesulitan tidur (insomnia), dan perubahan suasana hati.
  • Lebih rentan terkena infeksi jamur atau bakteri.
  • Peningkatan tekanan darah tinggi.
  • Gangguan dalam mengeluarkan cairan dan natrium.
  • Luka pada dinding lambung dan usus.
  • Jerawat.
  • Kelemahan otot.
  • Tidak mengalami menstruasi selama 3 siklus berturut-turut (amenorrhea).
  • Sakit kepala.
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada tubuh (edema).
  • Gangguan pada saluran pencernaan.
  • Sindrom cushing dengan gejala pembengkakan pada wajah (moon face) dan peningkatan berat badan.
  • Katarak.
  • Peningkatan tekanan intraokular pada mata (glaukoma).
  • Nyeri otot.
  • Pengeroposan tulang (osteoporosis).

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 25-30°C dan terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Hentikan penggunan obat ini secara bertahap, jangan hentikan secara mendadak.
  • Pasien penderita luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien yang mengalami kelemahan otot tubuh akibat gangguan pada saraf dan otot (miastenia gravis).
  • Pasien yang mengalami serangan jantung akut.
  • Pasien penderita katarak.
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita penyakit tiroid.
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita tuberkulosis.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien yang mengalami infeksi jamur sistemik.
  • Pasien penderita penyakit herpes simpleks dan varisela.
  • Pasien penderita pengeroposan pada tulang (osteoporosis).
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Meproson Tablet 4 mg (1 Strip @ 10 Tablet)