SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Megasonum Kaplet adalah obat untuk mengatasi alergi dan peradangan.

Megasonum Kaplet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 3.200

Jumlah Produk
1

Tersedia 3 Penjual

Apotek Asyifa Cilangkap
Rp 3.150
Apotek Asyifa Cilangkap
Kota Depok30.22 km
Apotek Tasya Farma
Rp 3.200
Apotek Tasya Farma
Kabupaten Tangerang34.33 km
Apotek Simpenan
Rp 17.325
Apotek Simpenan
Kota Sukabumi98.76 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Megasonum Kaplet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Kaplet) adalah obat untuk mengatasi alergi dan peradangan, seperti peradangan pada sendi (arthritis), radang usus, ginjal, mata, asma bronkial, dan peradangan lainnya. menekan sistem imun. mengobati peradangan pada usus besar dan rektum (kolitis ulseratif). mengobati lupus. mengatasi peradangan kulit yang disertai ruam, kulit kering, mudah terkelupas, bersisik, dan tebal (psoriasis). mengatasi gangguan pernapasan.
Megasonum Kaplet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Dexamethasone
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (0,5 mg)
Produsen
Mega Esa Farma

Informasi Zat Aktif

Dexamethasone adalah obat golongan kortikosteroid. Obat ini merupakan agen antiinflamasi atau anti-peradangan yang bekerja dengan mencegah pelepasan atau produksi senyawa alami di tubuh yang menyebabkan gejala peradangan, misalnya pembengkakan dan nyeri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dexamethasone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine hingga 65%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 4 ± 0,9 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi alergi dan peradangan, seperti peradangan pada sendi (arthritis), radang usus, ginjal, mata, asma bronkial, dan peradangan lainnya.
  • Menekan sistem imun.
  • Mengobati peradangan pada usus besar dan rektum (kolitis ulseratif).
  • Mengobati lupus.
  • Mengatasi peradangan kulit yang disertai ruam, kulit kering, mudah terkelupas, bersisik, dan tebal (psoriasis).
  • Mengatasi gangguan pernapasan.

Dexamethasone merupakan obat golongan kortikosteroid. Obat ini dapat menurunkan respons sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit untuk mengurangi gejala, seperti pembengkakan dan reaksi alergi.

Komposisi

Dexamethasone 0,5 mg.

Dosis

1 kaplet sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit perut.
    Cobalah istirahat dan relaks. Kompres perut Anda dengan bantalan atau botol air panas tertutup untuk membantu mengurangi efek samping ini.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyiapkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit saat bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Hal ini dikarenakan, minuman dengan kandungan gula mampu membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih relaks. Jika Anda duduk untuk waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Buatlah rahang, leher, dan bahu Anda lebih rileks.
  • Pembengkakan pada organ akibat penumpukan jaringan (edema).
  • Perubahan suasana hati, seperti depresi.
  • Kesulitan tidur.
  • Kelelahan.
  • Penglihatan kabur.
  • Penurunan jumlah urine.
  • Kegelisahan.
  • Penurunan kadar kalium dalam darah.
  • Peningkatan kadar glukosa dalam darah.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh (gagal jantung kongestif).
  • Dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga menyebabkan pasien lebih rentan terkena cacar atau campak.
  • Pasien yang memiliki kadar tiroid rendah dalam tubuh (hipotiroidisme).
  • Pasien penderita sirosis.
  • Hentikan penggunaan obat ini secara bertahap.
  • Pasien penderita malaria.
  • Pasien penderita kelemahan otot (myashtenia gravis).
  • Pasien penderita gangguan pencernaan, seperti luka pada dinding lambung (tukak lambung) serta peradangan pada usus besar (kolon) dan bagian akhir usus besar yang tersambung ke anus (rektum) (kolitis ulseratif).
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan mialgia, atralgia, dan malaise.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien yang mengalami gangguan pada mata, seperti peningkatan tekanan bola mata (glaukoma) dan katarak.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Dexamethasone tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita infeksi jamur sistemik.
  • Pasien yang melakukan vaksinasi.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap dexamethasone.
  • Pasien penderita pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus 12 jari (ulkus peptikum).
  • Pasien yang mengalami kesulitan membedakan kenyataan dan imajinasi (psikosis) atau gangguan kecemasan (psikoneurotik).
  • Pasien penderita herpes pada mata (herpes simpleks okular).

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Hydrocodone dan oxycodone.
    Dexamethasone dapat menurunkan kadar hydrocodone dalam darah, sehingga efektivitas hydrocodone dalam meringankan nyeri akan berkurang.
  • Ibuprofen dan naproxen.
    Mengonsumsi dexamethasone bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko efek samping dalam saluran cerna, seperti peradangan dan perdarahan.
  • Furosemide.
    Mengonsumsi dexamethasone bersama furosemide menyebabkan nyeri atau kram otot, kehilangan nafsu makan, kelemahan, dan pusing.
  • Aspirin.
    Mengonsumsi aspirin dengan dexamethasone dapat meningkatkan efek samping pada saluran pencernaan, seperti peradangan dan perdarahan saluran cerna.
  • Ciprofloxacin.
    Mengonsumsi dexamethasone dengan ciprofloxacin dapat menyebabkan peradangan pada tendon (tendinitis).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Kram perut.
  • Kotoran berdarah atau berwarna hitam.
  • Sakit punggung.
  • Penurunan penglihatan.
  • Mulut kering.
  • Sakit mata.
  • Sesak napas.
  • Pingsan.
  • Kelelahan.
  • Penurunan buang air kecil.
  • Menstruasi tidak teratur.
  • Nyeri otot.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Megasonum Kaplet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 3.150