Mediamer B6 tablet adalah obat untuk mengatasi mual dan muntah pada awal masa kehamilan

Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 29.027

Jumlah Produk
1

Tersedia 37 Penjual

Apotek Ade
Rp 29.027
Apotek Ade
Kota Jakarta Selatan8.27 km
Apotek Melati Mas
Rp 30.997
Apotek Melati Mas
Kota Tangerang Selatan21.66 km
Apotek Bahagia Bekasi
Rp 32.400
Apotek Bahagia Bekasi
Kota Bekasi20.49 km
Apotek Garuda
Rp 32.600
Apotek Garuda
Kota Jakarta Barat3.29 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Mediamer B6 tablet adalah obat untuk mengatasi mual dan muntah. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Obat Mediamer B6 mengandung kombinasi obat antimuntah atau antiemetik, yaitu terdiri dari zat aktif pyrathiazine theoclate dan pyridoxine hcl atau vitamin B6.

Mediamer biasa digunakan untuk mencegah mual dan muntah yang biasa terjadi pada awal masa kehamilan. Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa ingin muntah pada pasien yang sedang mengalami gangguan saluran pencernaan, pasien yang baru dioperasi, dan mabuk dalam perjalanan.

Informasi zat aktif :

Pyridoxine adalah vitamin B6. Vitamin ini dapat ditemukan dalam makanan, seperti daging, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, dan alpukat. Vitamin B6 penting untuk banyak proses dalam tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B6 diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Terutama disimpan di hati dan jumlah yang rendah di otot serta otak. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dikonversi dalam eritrosit menjadi piridoksal fosfat dan piridoksamin fosfat (bentuk aktif) yang kemudian disimpan dan dimetabolisme di hati melalui oksidasi menjadi asam 4-piridoksat dan metabolit tidak aktif lainnya.
  • Ekskresi: Melalui urine (sebagai asam 4-piridoksat dan metabolit tidak aktif lainnya). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 15-20 hari.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Interaksi obat :

  • Amiodarone.
    Mengonsumsi vitamin B6 bersama amiodarone dapat meningkatkan kemungkinan kulit terbakar, melepuh, atau ruam pada area kulit yang terpapar sinar matahari. Pastikan untuk memakai tabir surya dan pakaian pelindung saat menghabiskan waktu di bawah sinar matahari.
  • Phenytoin.
    Mengonsumsi vitamin B6 dan phenytoin dapat menurunkan efektivitas phenytoin dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kejang.
  • Phenobarbital.
    Vitamin B6 dapat meningkatkan kecepatan tubuh memecah phenobarbital. Hal ini dapat menurunkan efektivitas phenobarbital dalam mengatasi kejang.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Penurunan sensasi sentuhan, suhu, dan getaran.
  • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
  • Mati rasa pada kaki atau di sekitar mulut.
  • Kelelahan.

Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
-
Kelas Terapi
-
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet
Produsen
Prafa

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengatasi mual dan muntah pada ibu hamil yang biasanya terjadi pada pagi hari (morning sickness).
  • Meringankan mual dan muntah yang disebabkan gangguan pada lambung atau saluran pencernaan.
  • Mengatasi rasa mual dan muntah yang timbul setelah tindakan operasi.
  • Mengatasi mabuk perjalanan serta muntah yang parah pada anak-anak.

Pyrathiazine theoclate adalah senyawa yang bekerja secara sentral pada chemoreceptor trigger zone di sistem saraf pusat untuk mengurangi rasa mual dan keinginan untuk muntah.

Pyridoxine HCl atau vitamin B6 pada umumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 pada pasien yang mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin B6. Selain itu, obat ini juga sering digunakan juga untuk mengurangi efek morning sickness, yaitu mual dan muntah pada awal-awal kehamilan.

Komposisi Obat

  • Pyrathiazine theoclate 40 mg.
  • Pyridoxine HCl 37,5 mg.

Dosis Obat

Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 1 kali/hari.

  • Mencegah mabuk perjalanan: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari.

Anak-anak: ½ tablet sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Untuk mengatasi mabuk perjalanan, sebaiknya obat ini dikonsumsi sebelum melakukan perjalanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Mengantuk.
    Jika Anda merasa mengantuk, beristirahatlah hinga kondisi Anda membaik. Hindari mengemudi kendaraan ataupun menjalankan mesin.
  • Mulut kering.
    Cobalah untuk mengunyah permen karet atau permen bebas gula.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti buah, sayuran segar, serta sereal. Konsumsi cairan yang cukup dan lakukan olahraga ringan setiap hari, misalnya berjalan kaki.
  • Kesulitan buang air kecil.
  • Penurunan tekanan darah dalam tubuh hingga di bawah batas normal (hipotensi).

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu antara 25-30°C.

Perhatian Khusus

  • Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Penggunaan dosis besar pada penderita gangguan fungsi ginjal atau hati.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen dalam obat ini.
  • Pasien penderita gangguan ginjal atau hati yang berat.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 29.027

Jual dan Beli Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Mediamer B6 tablet adalah obat untuk mengatasi mual dan muntah. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Obat Mediamer B6 mengandung kombinasi obat antimuntah atau antiemetik, yaitu terdiri dari zat aktif pyrathiazine theoclate dan pyridoxine hcl atau vitamin B6.

Mediamer biasa digunakan untuk mencegah mual dan muntah yang biasa terjadi pada awal masa kehamilan. Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa ingin muntah pada pasien yang sedang mengalami gangguan saluran pencernaan, pasien yang baru dioperasi, dan mabuk dalam perjalanan.

Informasi zat aktif :

Pyridoxine adalah vitamin B6. Vitamin ini dapat ditemukan dalam makanan, seperti daging, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, dan alpukat. Vitamin B6 penting untuk banyak proses dalam tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B6 diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Terutama disimpan di hati dan jumlah yang rendah di otot serta otak. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dikonversi dalam eritrosit menjadi piridoksal fosfat dan piridoksamin fosfat (bentuk aktif) yang kemudian disimpan dan dimetabolisme di hati melalui oksidasi menjadi asam 4-piridoksat dan metabolit tidak aktif lainnya.
  • Ekskresi: Melalui urine (sebagai asam 4-piridoksat dan metabolit tidak aktif lainnya). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 15-20 hari.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Interaksi obat :

  • Amiodarone.
    Mengonsumsi vitamin B6 bersama amiodarone dapat meningkatkan kemungkinan kulit terbakar, melepuh, atau ruam pada area kulit yang terpapar sinar matahari. Pastikan untuk memakai tabir surya dan pakaian pelindung saat menghabiskan waktu di bawah sinar matahari.
  • Phenytoin.
    Mengonsumsi vitamin B6 dan phenytoin dapat menurunkan efektivitas phenytoin dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kejang.
  • Phenobarbital.
    Vitamin B6 dapat meningkatkan kecepatan tubuh memecah phenobarbital. Hal ini dapat menurunkan efektivitas phenobarbital dalam mengatasi kejang.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Penurunan sensasi sentuhan, suhu, dan getaran.
  • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
  • Mati rasa pada kaki atau di sekitar mulut.
  • Kelelahan.


Merek: {""id""=>2338, ""label""=>""Mediamer B6"", ""data_custom""=>{""id""=>2338, ""label""=>""Mediamer B6""}}
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Prafa
Manufacture: Prafa
Kemasan obat: 1 strip @ 10 tablet

Indikasi/Manfaat Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)

  • Mengatasi mual dan muntah pada ibu hamil yang biasanya terjadi pada pagi hari (morning sickness).
  • Meringankan mual dan muntah yang disebabkan gangguan pada lambung atau saluran pencernaan.
  • Mengatasi rasa mual dan muntah yang timbul setelah tindakan operasi.
  • Mengatasi mabuk perjalanan serta muntah yang parah pada anak-anak.

Pyrathiazine theoclate adalah senyawa yang bekerja secara sentral pada chemoreceptor trigger zone di sistem saraf pusat untuk mengurangi rasa mual dan keinginan untuk muntah.

Pyridoxine HCl atau vitamin B6 pada umumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 pada pasien yang mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin B6. Selain itu, obat ini juga sering digunakan juga untuk mengurangi efek morning sickness, yaitu mual dan muntah pada awal-awal kehamilan.


Dosis Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Dewasa: 1-2 tablet sebanyak 1 kali/hari.

  • Mencegah mabuk perjalanan: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari.

Anak-anak: ½ tablet sebanyak 1 kali/hari.


Cara Penggunaan Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Untuk mengatasi mabuk perjalanan, sebaiknya obat ini dikonsumsi sebelum melakukan perjalanan.

Cara Menyimpan Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Simpan pada suhu antara 25-30°C.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen dalam obat ini.
  • Pasien penderita gangguan ginjal atau hati yang berat.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Penggunaan dosis besar pada penderita gangguan fungsi ginjal atau hati.

Efek Samping Obat Mediamer B6 Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Mengantuk.
    Jika Anda merasa mengantuk, beristirahatlah hinga kondisi Anda membaik. Hindari mengemudi kendaraan ataupun menjalankan mesin.
  • Mulut kering.
    Cobalah untuk mengunyah permen karet atau permen bebas gula.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti buah, sayuran segar, serta sereal. Konsumsi cairan yang cukup dan lakukan olahraga ringan setiap hari, misalnya berjalan kaki.
  • Kesulitan buang air kecil.
  • Penurunan tekanan darah dalam tubuh hingga di bawah batas normal (hipotensi).