SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Maxstan kaplet adalah obat yang digunakan untuk meringankan nyeri ringan hingga sedang

Maxstan Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 15.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 3 Penjual

Urutkan
Apotek Ulina Farma
Rp 15.000
Apotek Ulina FarmaKabupaten Tangerang
35.52 km
Apotek Nasifa Farma
Rp 21.200
Apotek Nasifa FarmaKota Batam
866.95 km
Apotek Grand Husada
Rp 16.960
Apotek Grand HusadaKota Balikpapan
1243.51 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Maxstan kaplet adalah obat yang digunakan untuk meredakan rasa nyeri ringan sampai sedang, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid primer, nyeri reumatik, nyeri otot, dan nyeri setelah operasi. Obat ini juga dapat mencegah migrain yang berkaitan dengan nyeri haid.

Maxstan mengandung zat aktif asam mefenamat. Zat aktif ini sebaiknya digunakan dalam jangka pendek, yaitu maksimal tujuh hari. Selain itu, obat ini sebaiknya digunakan pada orang dewasa dan anak-anak berusia minimal 14 tahun.

Obat Maxstan merupakan obat keras. Itu sebabnya, penggunaan obat ini harus di bawah pengawasan tenaga kesehatan, seperti dokter atau apoteker untuk mencegah penyalahgunaan obat.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Maxstan Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Asam mefenamat
Kelas Terapi
Analgesik dan antiinflamasi
Klasifikasi
Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAID)

Informasi Zat Aktif

Asam mefenamat termasuk dalam kelas obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat ini memiliki aktivitas sebagai pereda nyeri dan peradangan serta penurun demam.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam mefenamat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma): 2-4 jam.
  • Distribusi: Melewati ASI.
  • Metabolisme: Metabolisme di hati menjadi 3-asam karboksilat mefenamat.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat sekitar 2 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan demam
  • Meredakan rasa sakit berskala ringan hingga sedang

Asam mefenamat bekerja dengan cara memblokir efek enzim siklooksigenase (COX). Enzim ini membantu membuat bahan kimia lain di dalam tubuh, yaitu prostaglandin.

Prostaglandin diproduksi di tempat cedera atau kerusakan, lalu menyebabkan nyeri dan peradangan. Dengan memblokir efek enzim COX, prostaglandin yang diproduksi akan menurun, sehingga rasa sakit dan peradangan pun mereda.

Komposisi

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter

Dewasa dan anak-anak berusia 14 tahun ke atas:

  • Dosis awal: 1 tablet (500 mg) pada pemberian pertama
  • Dosis lanjutan: ½ tablet (250 mg)/6 jam
    Obat dapat dikonsumsi maksimal selama 7 hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Ketika merasa sakit kepala, jangan mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan Anda. Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Sebelum mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, mintalah rekomendasi kepada apoteker.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Jika Anda mengalami gejala dehidrasi, segera hubungi dokter. Hindari mengonsumsi obat lain untuk menghentikan diare tanpa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu.
  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Mengantuk
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Peningkatan tekanan darah (hipertensi)
  • Kesulitan buang air besar (sembelit)
  • Penglihatan kabur
  • Kesulitan tidur (insomnia)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami penurunan jumlah darah dan cairan dalam tubuh secara drastis (hipovolemia)
  • Pasien yang mengalami dehidrasi
  • Pasien penderita gagal ginjal dan hati
  • Pasien penderita gagal jantung
  • Pasien lanjut usia
  • Pasien dengan kadar lipid atau lemak dalam darah tinggi 
  • Pasien yang menderita atau memiliki riwayat gangguan jantung karena memiliki risiko kambuh lebih besar
  • Pasien penderita kencing manis

Obat ini dapat meningkatkan risiko gangguan jantung seiring dengan lama penggunaan obat, gangguan pada sistem pembuluh darah, pendarahan pada saluran pencernaan, dan kerusakan hati.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Maxstan kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap asam mefenamat
  • Pasien yang menderita gagal jantung
  • Pasien yang menderita peradangan pada saluran pencernaan
  • Pasien yang mengalami peradangan pada usus besar
  • Pasien yang menderita biduran (urtikaria) akibat penggunaan aspirin
  • Pasien yang menderita gangguan fungsi ginjal berat
  • Pasien dengan riwayat asma
  • Pasien yang menderita peradangan yang terjadi pada rongga hidung akibat reaksi alergi (rhinitis alergi)
  • Pasien dengan riwayat pendarahan pada saluran pencernaan akibat penggunaan obat untuk mengatasi nyeri dan peradangan golongan aintiinflamasi nonsteroid (NSAID)
  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung (tukak lambung) dan usus 12 jari

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) lain atau salisilat seperti aspirin dan obat penghambat proses pembekuan darah (antikoagulan) seperti warfarin
    Penggunaan asam mefenamat bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan risiko perdarahan.
  • Digoxin dan metotreksat
    Asam mefenamat dapat meningkatkan serum digoxin dan metotreksat, sehingga dapat meningkatkan risiko keracunan.
  • Lithium
    Penggunaan asam mefenamat bersama lithium akan meningkatan kadar lithium dalam plasma dan menurunkan pengeluaran lithium pada ginjal, sehingga dapat menimbulkan efek samping, seperti muntah, masalah koordinasi, diare, dan otot lemah.
  • Obat penurun tekanan darah tinggi (antihipertensi) golongan ACE inhibitor, antagonis angiotensin II, dan betablocker
    Asam mefenamat dapat mengurangi efek obat-obatan di atas dalam menurunkan tekanan darah pada pederita hipertensi.
  • Ciclosporin dan takrolimus
    Penggunaan bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal (nefrotoksisitas).
  • Obat diuretik atau untuk meningkatkan pengeluaran urine, seperti furosemid dan hidroklortiazid
    Penggunaan bersama asam mefenamat dapat menurunkan efek obat diuretik.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan asam mefenamat dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Ruam kulit
  • Sesak napas
  • Detak jantung cepat
  • Reaksi kulit parah, seperti demam, sakit tenggorokan, bengkak di wajah atau lidah, rasa terbakar di mata, atau nyeri kulit diikuti ruam kulit merah atau ungu yang menyebar, terutama di wajah atau tubuh bagian atas, serta menyebabkan kulit melepuh dan mengelupas
  • Pembengkakan atau penambahan berat badan yang cepat
  • Tinja berwarna tanah liat
  • Nyeri atau sulit buang air kecil

Nomor Izin Edar

DKL9828203509A1

Kemasan

1 strip @ 10 kaplet (500 mg)

Produsen

Simex

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a681028.html
Diakses pada 5 Agustus 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11586/mefenamic-acid-oral/details
Diakses pada 5 Agustus 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/mefenamic-acid-oral-capsule#about
Diakses pada 5 Agustus 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/mefenamic-acid.html
Diakses pada 5 Agustus 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/mefenamic%20acid?mtype=generic
Diakses pada 5 Agustus 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Menurunkan demamMeredakan rasa sakit berskala ringan hingga sedangAsam mefenamat bekerja dengan cara memblokir efek enzim siklooksigenase (COX). Enzim ini membantu membuat bahan kimia lain di dalam tubuh, yaitu prostaglandin.Prostaglandin diproduksi di tempat cedera atau kerusakan, lalu menyebabkan nyeri dan peradangan. Dengan memblokir efek enzim COX, prostaglandin yang diproduksi akan menurun, sehingga rasa sakit dan peradangan pun mereda.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokterDewasa dan anak-anak berusia 14 tahun ke atas:Dosis awal: 1 tablet (500 mg) pada pemberian pertamaDosis lanjutan: ½ tablet (250 mg)/6 jamObat dapat dikonsumsi maksimal selama 7 hari.

Dikonsumsi sesudah makan.

Sakit kepalaKetika merasa sakit kepala, jangan mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan Anda. Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Sebelum mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, mintalah rekomendasi kepada apoteker.Sakit perutIstirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.DiareMinumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Jika Anda mengalami gejala dehidrasi, segera hubungi dokter. Hindari mengonsumsi obat lain untuk menghentikan diare tanpa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu.PusingMual dan muntahMengantukPenurunan kadar trombosit dalam darahTelinga berdenging (tinnitus)Peningkatan tekanan darah (hipertensi)Kesulitan buang air besar (sembelit)Penglihatan kaburKesulitan tidur (insomnia)

Nama Produk

Maxstan Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 15.000