Maxpro Sirup 30 ml


Harga Produk
Rp 102.500

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Maxpro sirup adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri, seperti infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan, dan infeksi kulit. Obat ini merupakan obat keras, sehingga untuk mendapatkannya harus dengan resep dokter.

Maxpro sirup mengandung zat aktif cefixime. Kandungan zat aktif dalam obat ini bekerja dengan cara menghambat atau membunuh bakteri penyebab infeksi. Cefixime sirup tidak bekerja pada infeksi yang disebabkan virus, seperti flu.

Sebaiknya, sebelum dikonsumsi, obat dilarutkan terlebih dahulu dengan air mineral sampai batas ukur yang tertera dalam kemasan. Obat yang sudah dilarutkan hanya boleh disimpan selama 7 (tujuh) hari pada suhu 2-8°C. 

Informasi zat aktif :

Cefixime adalah antibiotik golongan sefalosporin. Obat ini mengatasi infeksi bakteri dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Hal ini akan menghambat perkembangbiakan bakteri, sehingga pada akhirnya bakteri pun mati.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cefixime diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap perlahan dari saluran pencernaan, sekitar 40-50%. Makanan dapat memperlambat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 22-54%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi puncak plasma) sekitar 3-8 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine sekitar 50% sebagai obat tidak berubah dan feses sekitar 10%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 3-4 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Carbamazepine.
    Penggunaan cefixime bersama carbamazepin dapat meningkatkan kadar carbamazepine dalam darah dan risiko efek samping, seperti mual dan mengantuk.
  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan), seperti warfarin.
    Cefixime dapat meningkatkan efek obat penghambat pembekuan darah, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan dan memar.
  • Nifedipine.
    Cefixime dapat meningkatkan kadar dan efektivitas nifedipine, sehingga dapat memicu hipotensi atau penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal.
  • Probenesid.
    Probenesid dapat meningkatkan kadar cefixim dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan risiko efek samping, seperti mual, muntah, dan diare.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Masalah pada ginjal, seperti penurunan jumlah dan frekuensi buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, lelah, dan sesak napas.
  • Kulit pucat atau menguning.
  • Urine berwarna gelap.
  • Kebingungan.
  • Kondisi tubuh melemah.
  • Kejang.
  • Sakit perut parah.
  • Reaksi kulit parah disertai demam, sakit tenggorokan, bengkak di wajah atau lidah, rasa terbakar di mata, nyeri kulit diikuti ruam kulit yang menyebar, dan pengelupasan kulit.
  • Feses berdarah.
  • Perubahan warna kulit.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengobati demam tifoid atau tipes, yaitu infeksi yang disebabkan bakteri Salmonella typhi, pada anak-anak.
  • Mengobati infeksi saluran kemih tanpa komplikasi.
  • Mengatasi peradangan yang terjadi pada serviks atau leher rahim yang tidak disertai kencing nanah.
  • Mengobati peradangan pada saluran napas dan tenggorokan.
  • Mengatasi infeksi dan peradangan pada telinga di bagian tengah (otitis media).

Cefixime adalah antibiotik berspektrum luas. Itu berarti, antibiotik ini efektif mengatasi berbagai jenis bakteri yang menyebabkan infeksi di tubuh.

Komposisi Obat

Tiap 5 ml mengandung cefixime 100 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Anak-anak berusia 6 bulan-10 tahun dengan BB di bawah 50 kg: 8 mg/kg BB/hari sebagai dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Minumlah bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Pusing.
    Jika obat ini membuat Anda pusing, hentikan penggunaan. Duduk atau berbaringlah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi, bersepeda, serta menggunakan perkakas atau mesin jika Anda merasa pusing. Jangan minum alkohol karena akan memperburuk kondisi Anda. Bicaralah dengan dokter jika efek samping ini berlangsung lebih dari beberapa hari.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Usahakan mengonsumsi makanan sehat dan minum banyak air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sereal, sayuran, dan buah segar.
  • Mual.
    Minumlah obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual. Konsumsilah makanan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Tetaplah konsumsi makanan sederhana, hindari makanan pedas.
  • Diare.
    Minumlah banyak cairan atau makanlah buah yang mengandung banyak air, seperti labu untuk menghindari dehidrasi Tanda-tanda dehidrasi terdiri dari buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau tajam. Jika diare berlanjut lebih dari 24 jam, segera hubungi dokter. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Hindari juga minuman beralkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi obat ini. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien lanjut usia atau di atas 65 tahun.
  • Anak-anak.
  • Pasien yang mengalami gangguan pencernaan.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Pasien dengan penyakit kekurangan darah akibat penghancuran sel darah merah lebih cepat dibandingkan pembentukannya (anemia hemolitik).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif cefixime.
  • Pasien hipersensitif terhadap obat golongan obat sefalosporin dan beta laktam.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Maxpro Sirup 30 ml