SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Maltofer tablet kunyah digunakan sebagai terapi penunjang untuk mengatasi anemia

Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip @ 6 Tablet)

5,0(1)

Harga Produk
Rp 22.800

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Abe Farma
Rp 22.800
Apotek Abe Farma
Kota Tangerang13.69 km

Deskripsi

Maltofer tablet kunyah merupakan suplemen penambah darah untuk pasien penderita anemia kekurangan zat besi serta ibu hamil dan menyusui.

Suplemen ini juga dapat membantu menambah asupan zat besi pada anak-anak, remaja, hingga orang lanjut usia.

Maltofer hadir dalam bentuk tablet kunyah dengan rasa yang segar, sehingga meminimalisir rasa tidak sedap dari zat besi.

Suplemen mengandung bahan aktif zat besi dan asam folat. Zat besi adalah mineral yang dapat meningkatkan produksi hemoglobin dalam sel darah merah.

Hemoglobin merupakan jenis protein dalam darah yang berguna untuk mengalirkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Hemoglobin juga akan meningkatkan kinerja otot dan membantu otot untuk menggunakan oksigen.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia yang ditandai dengan tubuh lemas, wajah pucat, sering pingsan, sering sesak napas, dan jantung mudah berdebar-debar.

Adapun, manfaat Maltofer untuk ibu hamil, yaitu dapat mencegah terjadinya cacat pada sumsum tulang belakang bayi ketika lahir (spida bifina), serta mengurangi risiko keguguran. Hal tersebut karena obat ini mengandung asam folat atau vitamin B9.

Tersedia juga varian lain Maltofer, yaitu:

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip @ 6 Tablet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Zat besi, asam folat
Kelas Terapi
Anemia defisiensi besi
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 6 tablet
Produsen
Combiphar

Informasi Zat Aktif

Zat besi merupakan mineral yang berfungsi untuk memproduksi hemoglobin dan mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zat besi diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap ke usus 12 jari dan bagian atas usus kecil (jejunum).
  • Distribusi: Disebarkan ke sumsum tulang.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di dalam hati.
  • Ekskresi: Dibuang melalui urine, keringat, peluruhan mukosa, dan darah menstruasi.

Asam folat adalah vitamin B9 yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah dan mencegah bayi lahir dalam keadaan cacat. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam folat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari bagian proksimal usus kecil. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) adalah 1 jam setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Disebarkan ke jaringan tubuh dan disimpan dalam organ hati.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati dan plasma.
  • Ekskresi: Dibuang melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Meningkatkan produksi sel darah merah
  • Membantu pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah
  • Sebagai terapi penunjang bagi pasien anemia kekurangan zat besi
  • Mencegah kelainan sumsum tulang belakang pada bayi baru lahir

Zat besi adalah mineral yang dibutukan untuk memproduksi protein dalam sel darah merah disebut hemoglobin. Hemoglobin bekerja dengan cara mengangkut oksigen dan karbon dioksida di dalam tubuh. Oksigen yang disebarkan, dapat menunjang aktivitas setiap organ dan saraf tubuh.

Kemudian asam folat, merupakan bentuk dari vitamin B9 yang memiliki peran penting untuk melancarkan produksi sel darah merah, menutrisi janin agar risiko keguguran dapat dihindari, serta mencegah bayi lahir dalam keadaan cacat.

Komposisi

  • Zat besi sebagai kompleks besi (III)-hidroksi polimaltosa 100 mg
  • Asam folat 0,35 mg

Dosis

  • Orang dewasa atau anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1 tablet kunyah sebanyak 1 kali/hari
  • Ibu hamil dan menyusui: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari atau sesuai anjuran dokter
  • Pasien yang mengalami anemia karena kekurangan zat besi: 1 tablet sebanyak 1-3 kali/hari selama 3 atau 5 bulan hingga hemoglobin berada di kadar normal
  • Ibu hamil dengan gejala anemia zat besi: 1 tablet sebanyak 2-3 kali/hari hingga hemoglobin berada di kadar normal

Aturan pakai

  • Dikonsumsi setelah makan.
  • Dapat dikonsumsi dengan cara dikunyah atau ditelan langsung.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Susah buang air besar (konstipasi)
    Apabila Anda mengalami konstipasi, sebaiknya perbanyak mengonsumsi makanan tinggi serat dan seimbangkan asupan air mineral setiap harinya. Dengan demikian, saluran cerna Anda akan kembali lancar.
  • Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perut
    Konsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum air putih sebanyak enam gelas/hari dan jangan berbaring setelah makan.
  • Muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut, akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Feses berwarna hitam
  • Sakit perut
  • Penurunan nafsu makan
  • Tubuh merasa lemas
  • Timbul kemerahan dan gatal-gatal di kulit

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi hati dan ginjal yang ringan
  • Pasien yang mengalami gangguan pencernaan
  • Pasien yang memiliki riwayat susah buang air besar (konstipasi)
  • Pasien yang memiliki gangguan penyerapan zat besi
  • Pasien yang mengalami luka di lambung (tukak lambung)

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita alergi berat terhadap zat besi atau asam folat
  • Pasien yang mengalami kelebihan zat besi dalam tubuh (hemokromatosis)
  • Pasien yang memiliki penumpukan zat besi di dalam jaringan tubuh (hemosiderosis).
  • Pasien yang mengalami anemia timbal (karena kelebihan zat timbal).
  • Pasien yang mengalami anemia kekurangan vitamin B12 (megaloblastik).
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal dan hati yang berat.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Colestyramine
    Penggunaan obat ini bersama zat besi akan mengikat zat besi dalam saluran cerna dan menghambat penyerapannya.
  • Fosphenytoin dan phenobarbital
    Dua obat ini merupakan obat untuk mengatasi kejang (epilepsi) yang apabila diberikan bersama asam folat, dapat mengurangi kinerjanya untuk mengobati kejang.
  • Chloramphenicol
    Obat ini termasuk dalam golongan antibiotik yang jika diberikan bersama zat besi dapat menunda proses pembersihan plasma darah.
  • Methotrexate
    Obat ini merupakan obat kanker yang apabila diberikan bersama asam folat akan menurunkan efektivitas methotrexate dalam sel tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan pemakaian dan hubungi dokter jika Anda mengalami gejala berikut:

  • Pembengkakan parah di wajah, bibir, dan lidah
  • Kesulitan bernapas atau berbicara
  • Mual dan muntah berkepanjangan
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)

MIMS. https://www.mims.com/malaysia/drug/info/maltofer?type=full
Diakses pada tanggal 08 September 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/iron.html
Diakses pada tanggal 08 September 2021

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/iron/
Diakses pada tanggal 08 September 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/iron-deficiency-anemia/symptoms-causes/syc-20355034
Diakses pada tanggal 08 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ferrous%20sulfate?mtype=generic
Diakses pada tanggal 08 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/folic%20acid?mtype=generic
Diakses pada tanggal 08 September 2021

Combiphar. https://www.combiphar.com/id/product/maltoferr-sirup
Diakses pada tanggal 08 September 2021

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1017/folic-acid
Diakses pada tanggal 08 September 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/folic-acid/
Diakses pada tanggal 08 September 2021

Ulasan Pembeli
51 ulasan
5
100%
(1)
4
0%
(0)
3
0%
(0)
2
0%
(0)
1
0%
(0)

Herfitrisna Asnar

👍🏻
Pembelian dariMandjur
15 Apr 2021
Nama Produk

Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip @ 6 Tablet)

Total

Rp 22.800

Jual dan Beli Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip - 6 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Maltofer merupakan pengobatan defisiensi zat besi laten dan anemia (gejala defisiensi zat besi) dan terapi pencegahan defisiensi zat besi untuk memenuhi angka kecukupan gizi (AKG) selama masa kehamilan.


Merek: Maltofer
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Combiphar
Manufacture: Combiphar
Kemasan obat: 1 strip @ 6 tablet

Indikasi/Manfaat Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip - 6 Tablet)

Untuk pengobatan kekurangan zat besi (Fe) laten dan anemia defisiensi Fe. Pencegahan kekurangan Fe selama masa kehamilan

Dosis Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip - 6 Tablet)


  1. Anak > 12 tahun, dewasa, dan ibu menyusui : 1 tablet sehari
  2. Wanita hamil : 1 tablet sehari

Cara Penggunaan Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip - 6 Tablet)


Dikunyah atau ditelan langsung dan harus dikonsumsi selama atau segera setelah makan.


Cara Menyimpan Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip - 6 Tablet)


Simpan di wadah aslinya pada suhu di bawah 25°C. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.


Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip - 6 Tablet) Jika:


-


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip - 6 Tablet)


-


Efek Samping Obat Maltofer Tablet Kunyah (1 Strip - 6 Tablet)


-