SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Lyrica kapsul 75 mg

Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 216.182

Jumlah Produk
1

Tersedia 16 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 252.000
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 216.300
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Berkah Syifa
Rp 243.600
Apotek Berkah Syifa
Kota Jakarta Barat6.23 km
Apotek Putih
Rp 251.500
Apotek Putih
Kota Jakarta Selatan6.45 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Lyrica adalah obat untuk penanganan nyeri saraf (neuropatik). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter dan mengandung zat pregabalin sebagai zat aktif. 

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
-
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip isi 14 kapsul @ 75 mg
Produsen
Pfizer Manufacturing Deutschland GmbH

Indikasi (manfaat)

Diindikasikan untuk pengobatan nyeri saraf tepi (neuropatik perifer) dan nyeri saraf pusat (neuropatik sentral).

Komposisi

Pregabalin 75 mg

Dosis

Mengatasi nyeri yang disebabkan gangguan saraf : 

Dosis awal: 1 tablet sebanyak 2 kali/hari maksimal: 300 mg atau 4 tablet per hari

Epilepsi : 

Dosis awal: 1-2 tablet sebanyak 2 kali/hari maksimal:  300mg atau 4 tablet per hari

Nyeri otot (Fibromialgia) : 

Dosis awal: 1 tablet sebanyak 2 kali/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

Pusing, somnolen, nyeri tenggorokan (nasofaringitis), nafsu makan meningkat, emosi labil, impotensi, mudah emosi, gangguan penglihatan dan vertigo, depresi, insomnia, gangguan fokus dan keseimbangan, tremor, amnesia, mengantuk, lemas, pandangan buram, mulut kering, sulit BAB, mual, muntah, kaku otot, sakit punggung, kaku leher, kelelahan, dan peningkatan berat badan.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

Pasien dengan gangguan penyerapan galaktosa dan glukosagangguan ginjal, diabetes, hamil, lansia, anak 12-17 tahun.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Alergi (hipersensitivitas) terhadap pregabalin.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

Oksikodon, etanol, lorazepam, analgesik opioid.

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/lyrica/lyrica?type=brief&lang=id
Diakses pada 18 April 2019

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)

Total

Rp 252.000

Jual dan Beli Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul) dari Apotek Online Toko SehatQ

Lyrica kapsul adalah obat yang disebut antikonvulsan atau antiepilepsi. Fungsi obat ini adalah untuk mengatasi epilepsi. Lyrica kapsul mengandung zat aktif pregabalin.

Kandungan zat aktif dalam obat ini bekerja dengan cara memperlambat impuls di otak yang menyebabkan kejang. Selain mengatasi epilepsi, pregabalin juga dapat digunakan untuk mengobati nyeri saraf pada penderita diabetes, serta nyeri yang disebabkan fibromyalgia, herpes zoster (cacar api), dan cedera tulang belakang.

Obat ini juga dapat digunakan bersama obat lain untuk mengobati kejang parsial pada orang dewasa dan anak-anak dengan usia minimal 1 bulan. Lyrica kapsul merupakan obat keras, sehingga untuk mendapatkannya harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Pregabalin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi nyeri saraf (neuropati). Selain memperlambat impuls di otak, obat ini juga dapat mempengaruhi senyawa kimia di otak yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke seluruh sistem saraf.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, pregabalin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat. Waktu untuk mencapai konsentrasi plasma puncak dalam 1,5 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi 5 L/kg, tidak terkait pada protein plasma.
  • Metabolisme : Metabolisme diabaikan. 
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (sekitar 98 % sebagai tidak berubah). Waktu paruh sekitar 6,3 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lyrica kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Lorazepam.
    Penggunaan bersama pregabalin dapat meningkatkan efek lorazepam.
  • Opiate dan benzodiazepine.
    Penggunaan bersama pregabalin dapat mengakibatkan efek depresan cns atau halusinasi.
  • Tiazolidinedion.
    Penggunaan bersama obat pregabalin dapat meningkatkan risiko peningkatan berat badan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Kulit melepuh atau mengelupas.
  • Kesulitan menelan.
  • Denyut jantung cepat.
  • Kelelahan yang tidak biasa.
  • Nyeri otot atau sendi.
  • Kuku, kulit dan bibir berwarna biru.
  • Sembelit parah.
  • Kram atau nyeri dibagian perut.
  • Pernapasan tidak teratur, cepat, atau lambat.
  • Hilang kesadaran.


Merek: Lyrica
Bentuk sediaan: Kapsul
Principal/Distributor obat: Pfizer
Manufacture: Pfizer
Kemasan obat: 1 box isi 1 strip @ 14 kapsul (75 mg).

Indikasi/Manfaat Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)

  • Dapat mengatasi penyakit epilepsi.
  • Dapat mengatasi nyeri pada saraf.
  • Dapat mengatasi nyeri akibat cedera tulang belakang.
  • Dapat mengatasi penyakit kejang parsial.

Pregabalin dikenal efektif meredakan beberapa tipe nyeri saraf. Nyeri saraf adalah nyeri akibat serabut saraf rusak, cedera, atau mengalami gangguan fungsi.


Dosis Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)


Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Fibromyalgia (nyeri disekujur tubuh).

  • Dewasa: 150 mg/hari sebagai dosis awal. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg/hari setelah 1 minggu. Dosis maksimal 450 mg/hari jika perlu. Semua dosis diberikan dalam dosis terbagi 2-3 kali/hari.

Kejang parsial dan epilepsi.

  • Dewasa: 150 mg/hari sebagai dosis awal. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg/hari setelah 1 minggu. Dosis maksimal 600 mg/hari. Semua dosis diberikan dalam dosis terbagi 2-3 kali/hari.


Cara Penggunaan Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)


Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Cara Menyimpan Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)


Simpan pada suhu 15-30°C. Hindari tempat lembap dan terkena sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul) Jika:


Pasien hipersensitif terhadap zat aktif pregabalin.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)


  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan penyakit gagal jantung.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Orang lanjut usia atau di atas 65 tahun.


Efek Samping Obat Lyrica Kapsul 75 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)


  • Sembelit.
    Konsumsi lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran, serta banyak minum air putih.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyiapkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit saat bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa seperti makanan pedas.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
  • Perut kembung.
  • Mulut kering.
  • Nafsu makan meningkat.
  • Mata kering.