SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Stok Habis
Lyrica kapsul adalah obat untuk mengurangi rasa nyeri neuropati, epilepsi, dan gangguan kecemasan

Lyrica Kapsul 50 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)


Harga Produk
Rp 143.621

Jumlah Produk
0
Stok HabisCari produk lain dikategoriObat Kerasataulihat selengkapnya dari Lyrica

logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Lyrica kapsul adalah obat untuk mengatasi epilepsi dan gangguan kecemasan, serta meredakan nyeri pada seluruh tubuh yang disertai rasa lelah dan gangguan tidur (fibromyalgia). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Lyrica 50 mg mengandung zat aktif pregabalin.

Lyrica atau pregabalin (nama generik) adalah obat untuk mengobati neuropati diabetik atau rasa sakit yang disebabkan kerusakan saraf akibat diabetes atau infeksi herpes zoster. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati nyeri saraf yang disebabkan cedera tulang belakang.

Selain itu, pregabalin juga digunakan dengan obat lain untuk mengobati jenis kejang tertentu, yaitu kejang onset parsial.

Informasi zat aktif :

Lyrica 50 mg mengandung pregabalin yang berada dalam kelas obat antikonvulsan. Obat pregabalin bekerja dengan mengurangi jumlah sinyal rasa sakit yang dikirim oleh saraf yang rusak di tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, pregabalin diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Diserap secara cepat dengan kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar ≥ 90%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi puncak plasma) adalah 1,5 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi adalah 0,5 L/kg dan tidak terikat pada protein plasma.
    Metabolisme: Kurang dari 2% pregabalin hampir tidak berubah saat dimetabolisme.
  • Ekskresi: Ekskresi utama melalui urine sebanyak 98% dalam bentuk obat tidak berubah dan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 6,3 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lyrica kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Obat antidepresan, seperti lorazepam.
    Penggunaan bersama pregabalin menyebabkan pusing dan mengantuk.
  • Obat antihipertensi, seperti kaptopril, enalapril, atau lisinopril.
    Penggunaan bersama pregabalin dapat menyebabkan pembengkakan dan gatal pada tubuh.
  • Opiat dan benzodiazepin.
    Penggunaan pregabalin bersama obat di atas dapat meningkatkan efek penekan sistem saraf pusat, seperti meningkatkan rasa kantuk.
  • Obat diabetes, seperti rosiglitazon dan pioglitazon.
    Penggunaan bersama pregabalin meningkatkan berat badan atau pembengkakan pada tangan dan kaki, serta meningkatkan risiko gagal jantung pada pasien dengan masalah jantung.
  • Obat nyeri narkotik, seperti oksikodon.
    Penggunaan bersama pregabalin menyebabkan pusing dan mengantuk.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Pikiran untuk menyakiti atau membunuh diri sendiri. Beberapa orang yang mengonsumsi pregabalin memiliki pikiran untuk bunuh diri. Pikiran ini dapat terjadi hanya setelah seminggu pengobatan.
  • Kesulitan bernapas.
  • Pusing parah atau pingsan.
  • Halusinasi serta melihat atau mendengar hal-hal yang tidak nyata.
  • Terdapat darah dalam urine, peningkatan frekuensi berkemih, atau sembelit.
  • Jangan berhenti minum pregabalin tanpa konsultasi kepada dokter Anda. Segera beri tahu dokter jika Anda hamil.

Indikasi (manfaat)

Mengatasi:

  • Nyeri karena gangguan saraf perifer pada dewasa (neuropatik perifer).
  • Kejang parsial pada penderita kejang berulang (epilepsi), digunakan sebagai terapi tambahan.
  • Nyeri tulang dan otot pada seluruh tubuh (fibromyalgia).
  • Gangguan kecemasan (ansietas).
  • Nyeri karena kerusakan saraf akibat penyakit kencing manis (neuropati diabetik).
  • Nyeri akibat infeksi herpes zoster.
  • Nyeri akibat cedera sumsum tulang belakang.
  • Nyeri akibat kerusakan atau gangguan pada sistem saraf pusat, yaitu pada otak ataupun batang otak.

Pregabalin juga disebut sebagai obat antiepilepsi karena dapat memperlambat impuls di otak yang menyebabkan kejang. Pregabalin juga memengaruhi bahan kimia di otak yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke seluruh sistem saraf.

Komposisi

Pregabalin 50 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Dosis umum: 150-600 mg/hari dikonsumsi dalam 2-3 dosis terbagi.
  • Nyeri karena gangguan saraf (neuropati):
  • Terapi tambahan kejang parsial pada penderita kejang berulang (epilepsi):
  • Nyeri tulang dan otot pada seluruh tubuh (fibromyalgia):
  • Gangguan kecemasan (ansietas): 150-600 mg/hari dikonsumsi dalam 2-3 dosis terbagi.

Seluruh dosis diberikan dalam 2-3 dosis terbagi.

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Kapsul harus ditelan utuh.

Efek Samping

  • Tangan, lengan, tungkai, dan kaki bengkak.
    Jika kaki Anda bengkak, cobalah duduk dengan kaki di atas kursi atau tempat tidur dan usahakan untuk tidak berdiri dalam waktu lama. Berolahraga juga dapat membantu meringankan efek samping ini. Jika hal tersebut tidak membantu atau keadaan memburuk, segera hubungi dokter.
  • Mual.
    Minumah pregabalin saat atau setelah makan untuk meredakan gejala mual. Hindari makan dalam porsi besar dan makanan pedas.
  • Peningkatan berat badan.
    Pregabalin dapat menyebabkan Anda merasa lebih lapar, sehingga dapat mempengaruhi berat badan Anda. Jangan mengonsumsi makanan dalam porsi besar dan hindari makanan ringan yang mengandung banyak kalori, seperti keripik, kue, biskuit, dan manisan. Jika Anda merasa lapar di antara waktu makan Anda, cobalah makan buah, sayuran, dan makanan rendah kalori. Olahraga teratur juga akan membantu menjaga berat badan agar tetap stabil.
  • Pengelihatan kabur.
    Hindari mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda mengalami efek samping ini. Jika penglihatan tidak kunjung membaik dalam waktu satu atau dua hari, hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu mengganti pengobatan.
  • Mengantuk, lelah atau pusing.
    Saat tubuh Anda terbiasa dengan pregabalin, efek samping ini akan hilang. Namun, jika tidak hilang dalam waktu satu atau dua minggu, hubungi dokter karena Anda mungkin butuh pengurangan dosis. Jika tidak kunjung membaik, Anda mungkin membutuhkan obat lain.
  • Sakit kepala.
    Istirahatlah dan minum banyak cairan, jangan minum alkohol terlalu banyak. Bicarakan kepada apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Segera hubungi dokter jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau keadaan semakin parah.
  • Perubahan suasana hati.
    Jika setelah mengonsumsi pregabalin Anda mengalami perubahan suasana hati, hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu mengganti obat.
  • Pada pria terjadi kesulitan untuk ereksi.
    Segera hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu menggati obat atau membutuhkan pengobatan lain yang dapat membantu Anda.
  • Gangguan memori.
    Jika Anda mengalami gangguan ingatan, hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu mengganti obat.
  • Mulut kering.
  • Muntah.
  • Sembelit.
  • Nyeri punggung.
  • Gangguan keseimbangan.
  • Kelelahan.
  • Pembengkakan pada lengan, kaki, tangan, dan pergelangan kaki.
  • Gangguan konsentrasi.
  • Peningkatan nafsu makan.
  • Kebingungan.
  • Impotensi.
  • Gangguan penglihatan.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 15-30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat reaksi alergi berupa pembengkakan pada beberapa bagian tubuh (angioedema).
  • Pasien gagal jantung.
  • Pasien penderita kencing manis, kecuali Anda menggunakan pregabalin untuk mengobati neuropati diabetik.
  • Pasien gangguan ginjal atau pasien yang sedang menjalani cuci darah.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien penderita penyakit paru-paru, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
  • Pasien yang mengalami gangguan mood, depresi, atau pikiran untuk bunuh diri.
  • Pasien yang memiliki masalah jantung (terutama gagal jantung kongestif).
  • Pasien penderita gangguan perdarahan atau rendahnya tingkat trombosit dalam darah.
  • Pasien yang kecanduan narkoba atau alkohol.
  • Hindari mengemudikan kendaraan atau menjalankan mesin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien dengan diet natrium atau kalium terkontrol atau pasien dengan gangguan ginjal.
  • Bayi berusia 1 bulan ke bawah yang mengalami kejang.
  • Pasien berusia 18 tahun ke bawah yang mengalami gangguan saraf.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lyrica Kapsul 50 mg (1 Strip @ 14 Kapsul)