Lupred tablet adalah obat untuk mengatasi alergi, gangguan kulit, dan peradangan

Lupred Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 31.800

Jumlah Produk
1

Tersedia 9 Penjual

Apotek Nasifa Farma
Rp 31.800
Apotek Nasifa Farma
Kota Batam866.98 km
Apotek Golden Sehat
Rp 35.700
Apotek Golden Sehat
Kota Bekasi21.74 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 35.700
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Kota Jakarta Barat6.45 km
Apotek Manjur Sehat
Rp 36.000
Apotek Manjur Sehat
Kota Tangerang Selatan20.57 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Lupred tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi alergi dan peradangan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Lupred tablet mengandung prednisolone sebagai zat aktifnya. Prednisolone adalah obat kortikosteroid yang biasanya digunakan untuk mengobati peradangan, misalnya gangguan pada kulit seperti psoriasis. Zat aktif ini juga dapat digunakan untuk mengobati jenis radang sendi (arthritis) tertentu dan mencegah penolakan tubuh terhadap organ setelah proses transplantasi.

Prednisolone dapat dikonsumsi secara tunggal atau dengan obat lain untuk mengobati rendahnya kadar kortikosteroid, yaitu hormon yang biasanya diproduksi tubuh dan dibutuhkan untuk mendukung agar tubuh dapat berfungsi normal.

Informasi zat aktif :

Prednisolone mampu memberikan bantuan untuk area tubuh yang meradang. Obat ini bekerja pada sistem kekebalan untuk membantu meredakan gejala peradangan, seperti pembengkakan, kemerahan, gatal, dan reaksi alergi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, prednisolone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah setelah pemberian melalui mulut.
  • Distribusi: Dihilangkan dengan cepat dari darah dan didistribusikan ke otot, hati, kulit, usus, dan ginjal. 
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Metabolit tidak aktif dan sejumlah kecil obat yang tidak termetabolisme dikeluarkan dalam urine. Jumlah obat yang tidak signifikan dikeluarkan melalui tinja. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 18 hingga 36 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Lupred tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Amfoterisin B dan obat diuretik
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko hipokalemia atau kadar kalium yang rendah dalam darah.
  • Antasida, kolestiramin, dan kolestipol
    Obat di atas dapat menurunkan penyerapan prednisolone, sehingga efektivitasnya dalam mengatasi alergi dan peradangan akan menurun.
  • Barbiturat, phenytoin, dan rifampicin
    Obat di atas dapat mengurangi efektivitas prednisolone.
  • Glikosida jantung
    Penggunaan dengan glikosida jantung dapat menurunkan kadar kalium dalam darah (hipokalemia) dan meningkatkan risiko toksisitas atau keracunan pada pasien yang menerima obat ini.
  • Estrogen
    Estrogen dapat meningkatkan efektivitas prednisolone dan menyebabkan risiko efek samping, seperti sakit kepala dan vertigo.
  • Insulin dan antidiabetik oral
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan hiperglikemia atau peningkatan kadar glukosa dalam darah. Sesuaikan dosis obat ini dengan kebutuhan.
  • Isoniazid dan salisilat
    Prednisolone dapat meningkatkan metabolisme obat di atas, sehingga efektivitas obat akan menurun.
  • Antikoagulan oral
    Prednisolone dapat dapat mengurangi efektivitas antikoagulan oral dalam menghambat pembekuan darah.
  • NSAID
    Penggunaan bersama NSAID dapat meningkatkan risiko terjadinya luka pada saluran pencernaan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami:

  • Sesak napas (bahkan dengan aktivitas ringan), pembengkakan, dan penambahan berat badan yang cepat.
  • Memar, kulit menipis, atau luka apa pun yang tidak akan sembuh.
  • Depresi berat, perubahan kepribadian, dan pikiran atau perilaku yang tidak biasa.
  • Nyeri baru atau tidak biasa di lengan atau kaki atau di punggung Anda.
  • Feses berdarah, batuk darah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi.
  • Sakit parah di perut bagian atas menyebar ke punggung, mual dan muntah.
  • Kejang.
  • Kalium rendah yang ditandai dengan kram kaki, sembelit, detak jantung tidak teratur, dada Anda berdebar-debar, peningkatan rasa haus atau buang air kecil, mati rasa atau kesemutan.

Indikasi (manfaat) Obat

Fungsi obat Lupred, antara lain:

  • Membantu mengatasi kondisi alergi
  • Mengatasi gangguan pernapasan, seperti asma
  • Mengatasi peradangan, seperti radang sendi karena sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis) dan peradangan kulit yang disertai perubahan pada kulit menjadi kering, bersisik, tebal, dan mudah terkelupas (psoriasis)

Selain mengatasi peradangan, prednisolon juga terkadang digunakan untuk mengobati gejala dari jenis kanker tertentu.

Komposisi Obat

Prednisolone 5 mg

Dosis Obat

Dewasa: 1-4 tablet/hari. Dosis harus dikurangi secara bertahap hingga mencapai dosis efektif terendah.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Penambahan berat badan
    Cobalah makan tanpa menambah porsi Anda. Olahraga teratur juga akan membantu menjaga berat badan Anda agar tetap stabil.
  • Gangguan pencernaan
    Minum prednisolone dengan makanan untuk mengurangi kemungkinan masalah perut. Hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti pedas saat minum obat ini. Jika gejala terus berlanjut, hubungi dokter.
  • Masalah tidur
    Minumlah prednisolon di pagi hari, sehingga kadarnya paling rendah pada waktu tidur.
  • Kegelisahan
    Jika Anda gelisah saat mencoba tidur, minum prednisolon di pagi hari, sehingga kadarnya paling rendah pada waktu tidur.
  • Banyak berkeringat
    Coba kenakan pakaian longgar. Gunakan kipas angin. Jika cara ini tidak membantu, bicarakan dengan dokter karena Anda mungkin dapat mencoba obat lain.
  • Retensi atau penumpukan cairan, seperti bengkak di tangan atau pergelangan kaki
  • Pusing
  • Sensasi rasa pusing dan merasa sekeliling seperti berputar (vertigo)
  • Gagal jantung kongestif
  • Kelemahan otot
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Peradangan pada organ pankreas (pankreatitis)
  • Gugup
  • Perubahan suasana hati, seperti mudah marah
  • Gelisah
  • Perubahan periode menstruasi
  • Sakit kepala
  • Nyeri atau kelemahan otot
  • Perut kembung dan rasa tidak nyaman pada perut
  • Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
  • Penurunan kadar kalium
  • Peningkatan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Peningkatan tekanan bola mata (glaukoma)

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki gangguan tiroid
  • Pasien yang mengalami depresi dan penyakit mental
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi
  • Pasien yang memiliki gangguan otot, seperti myasthenia gravis
  • Pasien penderita kencing manis
  • Pasien yang mengalami kejang
  • Pasien penderita peningkatan tekanan bola mata (glaukoma)
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita gagal jantung
  • Pasien yang mengalami gangguan saraf
  • Hindari penghentian secara mendadak
  • Pasien yang menjalani operasi katarak

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Pasien yang mengalami penyakit tuberkulosis
  • Pasien penderita pengeroposan tulang (osteoporosis)
  • Pasien yang mengalami gangguan saraf (neurologis)
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan jantung
  • Pasien yang mengalami infeksi jamur pada tubuh
  • Pasien penderita infeksi herpes pada mata
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lupred Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 31.800