Stok Habis
Lovatrol tablet adalah obat untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh yang disertai dengan diet dan olahraga. Dapatkan informasi obat lengkap di SehatQ.

Lovatrol 20 Tablet 20 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Lovatrol tablet adalah obat untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh yang disertai dengan diet, olahraga, dan penurunan berat badan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Lovatrol tablet mengandung zat aktif lovastatin.

Informasi zat aktif :

Lovastatin mengurangi kolesterol dengan menghambat reduktase HMG-CoA secara kompetitif, langkah pembatas laju dalam biosintesis kolesterol. Obat ini termasuk dalam golongan statin.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, lovastatin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: 30% diabsorbsi dari saluran GI. Waktu untuk konsentrasi plasma puncak terjadi dalam 2-4 jam.
  • Distribusi: 5% ke bawah mencapai sirkulasi. Pengikatan protein plasma sekitar 95% ke atas.
  • Metabolisme: Secara ekstensif hepatik melalui hidrolisis; diubah menjadi bentuk beta hydroxyacid aktif.
  • Ekskresi: Melalui feses (sekitar 85%); melalui urin (sekitar 10%). Waktu paruh eliminasi selama 1-2 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori X: Penggunaan lovatrol tablet tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Interaksi obat :

  • Penghambat CYP3A4 seperti eritromisin, nefazodon, klaritomisin, boseprevir, telitromisin, penghambat protease HIV, itrakonazol, ketokonazol, posakonazol, telaprevir, gemfibrozil, dan siklosporin.
    Penggunaan lovastatin dengan obat di atas dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya gangguan otot seperti miopati atau rhabdomyolisis.
  • Amiodaron, kolkisin, ranolazin, danazol, diltiazem, dan verapamil.
    Penggunaan lovastatin dengan obat di atas dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya kelemahan otot (miopati atau rhabdomyolisis).
  • Warfarin.
    Penggunaan lovastatin dengan warfarin dapat meningkatkan efek antikoagulan dari warfarin dan memicu terjadinya perdarahan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.

    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.

    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.

    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat.

    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

  • Jika kehilangan nafsu makan, sakit perut pada sisi kanan atas, kelelahan, urin berwarna gelap, dan terjadi perubahan warna kekuningan pada kulit dan sklera mata atau bagian putih mata.
  • Jika anda mengalami kesulitan buang air kecil atau tidak ada buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, merasa lelah atau sesak napas merupakan tanda terjadinya masalah pada ginjal.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah yang tinggi dalam tubuh dan diikuti dengan diet, penurunan berat badan, dan olahraga.
  • Membantu mencegah penyakit jantung, nyeri dada (angina), stroke, dan serangan jantung.
  • Mengurangi risiko terjadinya serangan jantung dan stroke serta mengurangi kemungkinan operasi jantung pada orang yang menderita penyakit jantung atau yang berisiko terkena penyakit jantung.

Lovastatin adalah obat golongan statin yang bekerja dengan memperlambat produksi kolesterol dalam tubuh untuk menurunkan jumlah kolesterol yang mungkin menumpuk di dinding arteri dan menghalangi aliran darah ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya. Penumpukan kolesterol dan lemak di sepanjang dinding arteri dapat menurunkan aliran darah dan terjadinya kekurangan suplai oksigen ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya.

Komposisi Obat

Lovastatin 20 mg.

Dosis Obat

  • Dosis awal: 10-20 mg/hari pada sore hari, dapat ditingkatkan dengan interval minimal 4 minggu.
  • Dosis maksimal: 80 mg/hari dalam dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Gangguan pada otot (rhabdomiolisis).
  • Gangguan pada saluran pencernaan.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Gangguan otot (miopati).
  • Peningkatan aminotransferase hati asimtomatik.
  • Gangguan yang disebabkan karena kematian otot rangka (rhabdomyolysis) berat dg gagal ginjal akut.
  • Peradangan pada hati (hepatitis).
  • Peradangan pada pankreas (pankreatitis).
  • Nyeri otot (mialgia).
  • Peningkatan berat badan.
  • Penglihatan kabur.
  • Ruam kulit.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 20-25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengonsumsi alkohol (alkoholisme).
  • Pasien yaang memiliki kadar hormon tiroid yang rendah dalam tubuh (hipotiroidisme) yang tidak terkontrol secara memadai.
  • Pasien dengan riwayat penyakit hati.
  • Pasien yang berisiko mengalami keemahan otot (miopati).
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Penggunaan bersama dengan penghambat CYP3A4 misalnya nefazodon, eritromisin, boceprevir, klaritromisin, telitromisin, penghambat protease HIV, itrakonazol, ketokonazol, posaconazole, telaprevir, gemfibrozil, dan siklosporin.
  • Pasien penderita penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum persisten yang tidak dapat dijelaskan.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lovatrol 20 Tablet 20 mg (1 Strip @ 10 Tablet)