SehatQ
SehatQ Profile
Lostacef sirup kering adalah obat untuk membantu mengatasi berbagai infeksi bakteri

Lostacef Sirup Kering 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 7.836

Jumlah Produk
1

Tersedia 79 Penjual

Apotek Kota Bambu
Rp 15.400
Apotek Kota Bambu
Kota Jakarta Barat2.96 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 28.000
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Asri
Rp 12.009
Apotek Asri
Kota Jakarta Timur6.21 km
Apotek Nico Sehat
Rp 28.708
Apotek Nico Sehat
Kota Jakarta Timur7.16 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Lostacef sirup kering adalah obat untuk membantu mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, serta infeksi kulit dan jaringan lunak.

Obat ini mengandung zat aktif cefadroxil. Cefadroxil mampu membunuh atau mencegah pertumbuhan bakter penyebab infeksi. Namun, obat ini tidak akan bekerja untuk mengobati pilek, flu, atau infeksi virus lainnya.

Lostacef sirup kering merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Lostacef Sirup Kering 60 ml
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Cefadroxil
Kelas Terapi
Antiinfeksi
Klasifikasi
Sefalosporin
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Ifars Pharmaceutical Laboratories

Informasi Zat Aktif

Cefadroxil adalah antibiotik golongan sefalosporin. Obat ini bekerja dengan cara menghambat sintesis atau pembentukan dinding sel bakteri, yaitu penicillin-binding protein (PBP). Penghambatan ini akan turut menekan pembentukan peptidoglikan dalam dinding sel bakteri, sehingga sel bakteri pun mati.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cefadroxil diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Hampir sempurna diserap dari saluran pencernaan. Waktu saat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) adalah 1,5-2 jam.
  • Distribusi: Secara luas terdistribusi menuju jaringan dan cairan tubuh
  • Metabolisme: Melintasi lasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 20%.
  • Ekskresi: Lebih dari 90% dalam bentuk obat tidak berubah melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh plasma) sekitar 1,5 jam.

Indikasi (manfaat)

Mengatasi infeksi saluran pernapasan, seperti:

  • Radang amandel (tonsilitis)
  • Radang dinding sinus (sinusitis)
  • Pita suara membengkak (laringitis)
  • Radang faring (faringitis)
  • Infeksi bakteri pada paru-paru yang menyebabkan munculnya nanah (abses paru)
  • Infeksi telinga bagian tengah (otitis media)
  • Radang saluran utama pernafasan (bronkitis)
  • Kerusakan dan pelebaran permanen pada bronkus dan saluran pernapasan (bronkiektasis)
  • Infeksi pada jaringan dan kantung udara di paru-paru (pneumonia)

Mengatasi infeksi saluran urogenital, seperti:

  • infeksi pada ginjal disebabkan bakteri atau virus (pielonefritis)
  • Radang kantung kemih (sistitis)
  • Iritasi pada uretra (uretritis)
  • Gonore
  • Peradangan pada dinding rahim (endometritis)
  • Peradangan pada adnexa organ kewanitaan yaitu ovarium dan tuba falopii (adneksitis)

Mengatasi infeksi pada kulit dan jaringan lunak, seperti:

  • Infeksi umum pada kulit dan jaringan lunak di bawah kulit (selulitis)
  • Peradangan yang terjadi pada folikel rambut (furunkulosis)
  • Infeksi kulit yang disebabkan bakteri (pioderma)

Cefadroxil merupakan antibiotik yang memiliki spektrum luas, sehingga efektif melawan berbagai bakteri, seperti bakteri Gram negatif dan Gram positif.

Komposisi

Tiap 5 ml: cefadroxil monohidrat 125 mg

Dosis

Anak-anak dengan berat badan:

  • 4,5-9,1 kg: ½ sendok takar 5 ml (2,5 ml) sebanyak 2 kali/hari
  • 9,1-13,6 kg: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 2 kali/hari
  • 13,6-18,2 kg: 1½ sendok takar 5 ml (7,5 ml) sebanyak 2 kali/hari
  • 18,2-22,7 kg: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 2 kali/hari
  • 22,7-27,3 kg: 2½ sendok takar 5 ml (12,5 ml) sebanyak 2 kali/hari

Aturan pakai

Tuangkan air minum sampai sedikit dibawah tanda batas, tutup botol erat-erat, kocok lalu diamkan selama 5 menit sampai semua granul terdispersi. Tambahkan lagi air minum secukupnya sampai tanda (60 ml) dan kocok bolak balik.

  • Setelah pencampuran dengan air minum, suspensi stabil selama 7 hari, dan 14 hari jika disimpan di lemari es

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga dapat menyediakan biskuit di samping tempat tidur untuk dimakan sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Pasalnya, minuman yang mengandung gula dapat membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Sakit perut
    Cobalah istirahat agar tubuh Anda lebih rileks. Meletakkan bantalan atau botol air panas tertutup di perut Anda dapat membantu mengurangi efek samping ini.
  • Demam
  • Gangguan pencernaan
  • Peradangan pada lidah (glositis)
  • Ruam pada kulit dan reaksi alergi lainnya
  • Gangguan fungsi hati

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita asma
  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap pensilin atau obat golongan beta-laktam lainnya
  • Pasien dengan riwayat penyakit saluran pencernaan

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang alergi terhadap cefadroxil atau sefalosporin lainnya.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antibiotik seperti tetrasiklin, eritromisin, sulfonamid, dan kloramfenikol
    Penggunaan bersama antibiotik dapat menyebabkan efek antagonis
  • Antibiotik aminoglikosida, polimiksin B, kolistin atau diuretik loop dosis tinggi
    Cefadroxil dapat memperkuat efek kerusakan pada ginjal jika dikonsumsi dengan obat di atas
  • Vitamin K
    Cefadroxil dapat meningkatkan efek antikoagulan antagonis dari vitamin K
  • Vaksin BCG, vaksin tifoid, dan natrium pikosulfat
    Cefadroxil dapat mengurangi efek terapi BCG, vaksin tifoid, dan natrium pikosulfat
  • Kontrasepsi oral
    Cefadroxil dapat mengurangi efek kontrasepsi oral
  • Kolestiramin
    Cefadroxil dapat mengurangi ketersediaan hayati kolestiramin
  • Probenesid
    Cefadroxil dapat meningkatkan konsentrasi serum probenesid

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Kulit pucat
  • Mudah memar
  • Urine berwarna gelap dan kulit atau mata menguning
  • Masalah ginjal, seperti sedikit atau tidak buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, serta merasa lelah atau sesak napas
  • Diare berair atau berdarah, bahkan jika terjadi beberapa bulan setelah dosis terakhir Anda
  • Perdarahan yang tidak biasa
  • Kejang
  • Sakit perut parah
  • Demam, menggigil, badan pegal, dan gejala flu

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cefadroxil
Diakses pada 14 Juli 2021

Patient. https://patient.info/medicine/cefadroxil-for-infection
Diakses pada 14 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/cefadroxil.html
Diakses pada 14 Juli 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682730.html https://www.everydayhealth.com/drugs/cefadroxil WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1756/cefadroxil-oral/details https://www.everydayhealth.com/drugs/cefadroxil Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/drugs/cefadroxil
Diakses pada 14 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Lostacef Sirup Kering 60 ml

Total

Rp 15.400

Jual dan Beli Lostacef Sirup Kering 60 ml dari Apotek Online Toko SehatQ

Lostacef sirup kering adalah obat antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri, seperti infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, dan infeksi jaringan lunak. Lostacef sirup mengandung zat aktif cefadroxil.

Kandungan zat aktif yang terdapat dalam obat ini bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi. Untuk mencegah bakteri menjadi resisten atau kebal dengan cefadroxil di kemudian hari, sebaiknya konsumsi antibiotik ini sesuai anjuran dokter.

Sebelum dikonsumsi, obat harus dilarutkan terlebih dahulu dengan air mineral sampai batas yang tertera pada kemasan. Penyimpanan antibiotik yang sudah dilarutkan harus pada suhu 2-8° C selama 7-14 hari.

Obat Lostacef termasuk dalam golongan obat keras. Itu sebabnya, untuk mendapatkannya harus dengan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Cefadroxil merupakan obat antibiotik yang dapat mengatasi infeksi akibat bakteri, tetapi tidak dapat mengatasi infeksi yang disebabkan virus. Antibiotik ini bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cefadroxil diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Hampir seluruhnya diserap dari saluran pencernaan. Waktu untuk konsentrasi plasma puncak sekitar 1,5-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. 
  • Ekskresi: Melalui urine (lebih dari 90 % sebagai obat tidak berubah). Waktu paruh plasma sekitar 1,5 jam

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Kontrasepsi oral.
    Penggunaan bersama dengan obat Lostacef dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi oral.
  • Eritromisin dan kloramfenikol.
    Penggunaan bersama obat Lostacef dapat memberikan efek yang tidak baik bagi tubuh.
  • Probenesid.
    Penggunaan bersama obat Lostacef dapat meningkatkan konsentrasi obat dalam tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Sesak napas.
  • Penurunan jumlah urine.
  • Kejang.
  • Perdarahan pada vagina.
  • Kelumpuhan.
  • Demam tinggi.
  • Kram pada perut.
  • Kesulitan bernapas atau menelan.
  • Batuk darah.
  • Nyeri dada.
  • Diare encer.
  • Mimisan.
  • Perdarahan berkepanjangan.


Merek: Lostacef
Bentuk sediaan: Sirup Kering
Principal/Distributor obat: Ifars
Manufacture: Ifars
Kemasan obat: 1 box isi 1 botol @ 60 ml.

Indikasi/Manfaat Lostacef Sirup Kering 60 ml

  • Dapat mengatasi infeksi pada saluran kulit dan jaringan lunak
  • Dapat mengatasi infeksi saluran kemih.
  • Dapat mengatasi infeksi pada saluran pernapasan.

Cefadroxil termasuk golongan antibiotik sefalosporin. Antibiotik ini bekerja dengan menghambat pembentukan dinding sel bakteri, sehingga mencegah pertumbuhan bakteri.


Dosis Lostacef Sirup Kering 60 ml


Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Anak-anak dengan BB 22,7-27,3 kg: 12,5 ml sebanyak 2 kali/hari.
  • Anak-anak dengan BB 18,2-22,7 kg: 10 ml sebanyak 2 kali/hari.
  • Anak-anak dengan BB 13,6-18,2 kg: 7,5 ml sebanyak 2 kali/hari.
  • Anak-anak dengan BB 9,1-13,6 kg: 5 ml sebanyak 2 kali/hari.
  • Anak-anak dengan BB 4,5-9,1 kg: 2,5 ml sebanyak 2 kali/hari.

Cara Penggunaan Lostacef Sirup Kering 60 ml


Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Cara Menyimpan Lostacef Sirup Kering 60 ml


Simpan pada suhu 20-25°C. Hindari tempat lembap dan terkena sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Lostacef Sirup Kering 60 ml Jika:


  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif cefadroxil.
  • Pasien hipersensitif terhadap antibiotik golongan sefalosporin.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Lostacef Sirup Kering 60 ml


  • Pasien dengan riwayat alergi terhadap antibiotik beta laktam dan penisilin.
  • Pasien dengan riwayat penyakit asma.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan gangguan pada saluran pencernaan.

Efek Samping Obat Lostacef Sirup Kering 60 ml


  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyiapkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit saat bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Hal ini dikarenakan, minuman dengan kandungan gula mampu membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam.
  • Dispepsia.
  • Demam.
  • Ruam pada kulit.