Stok Habis
Loprezol kapsul digunakan untuk menurunkan produksi asam lambung.

Loprezol Kapsul 30 mg (3 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Rp 58.677

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Loprezol kapsul digunakan untuk menurunkan produksi asam lambung. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Loprezol mengandung zat aktif lansoprazol.

Informasi zat aktif :

Lansoprazole adalah obat yang berfungsi untuk mengatasi masalah pada pencernaan. Bekerja dengan cara menurunkan produksi asam lambung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, lansoprazole diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah lebih dari 80%. Makanan menunda penyerapan dan mengurangi kadar obat yang masuk ke peredaran darah sekitar 50-70%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) kira-kira 1,5-2 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi: 15,7 ± 1,9 liter. Ikatan protein plasma sekitar 97%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara luas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui tinja (67%) dan urine (33%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-2 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Rilpivirin, ataznavir, dan nelfinavir.
    Lansoprazol dapat menurunkan konsentrasi obat tersebut dalam plasma.
  • Warfarin.
    Lansoprazol dapat meningkatkan waktu INR dan protombin.
  • Clopidogrel.
    Lansoprazol dapat menurunkan efektivitas clopidogrel.
  • Digoksin.
    Lansoprazol dapat meningkatkan eksposur digoksin.
  • Ketokonazol dan itrakonazol.
    Lansoprazol dapat mengurangi penyerapan lansoprazoll.
  • Obat diuretik.
    Penggunaan lanzoprazol dengan obat diuretik dapat meningkatkan risiko terjadinya hipomagnesemia.
  • Metotreksat dan takrolimus.
    Lansoprazol dapat meningkatkan konsentrasi obat di atas dalam plasma.
  • Teofilin.
    Lansoprazol dapat mengurangi konsentrasi serum teofilin.
  • Antasida dan sukralfat.
    Lansoprazol dapat mengurangi bioavailabilitas obat di atas.
  • Fluvoksamin.
    Lansoprazol dapat meningkatkan konsentrasi plasma dari fluvoksamin.
  • Rifampisin.
    Lansoprazol dapat menurunkan kadar serum rifampisin.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Konsultasikan dengan dokter Anda segera jika Anda mengalami:

  • Kegelisahan.
  • Masuk angin.
  • Batuk meningkat.
  • Nyeri otot.
  • Depresi.
  • Perdarahan pada anus.
  • Perdarahan atau memar tidak biasa.

Indikasi (manfaat) Obat

Mengatasi:

  • Luka pada dinding usus 12 jari (tukak duodenum).
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung jinak).
  • Peradangan pada kerongkongan (refluks esofagitis).

Komposisi Obat

Lansoprazol 30 mg.

Dosis Obat

  • Luka pada dinding lambung dan usus: 30 mg/ hari. Untuk luka pada dinding usus dikonsumsi selama 2-4 minggu dan luka pada dinding lambung dikonsumsi selama 4-8 minggu.
  • Pencegahan luka yang disebabkan obat NSAID: 15-30 mg/hari.
  • Sindrom Zollinger-Ellison:
  • Refluks esofagitis:
  • Refluks gastroesofagus: 15 mg atau 30 mg/hari, dikonsumsi selama 4 minggu.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Minta apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama penggunaan lansoprazol. Segera hubungi dokter Anda jika mereka bertahan lebih dari satu minggu atau parah.
  • Merasa sakit.
    Mungkin membantu jika Anda tidak makan makanan terlalu banyak atau mengonsumsi makanan pedas saat Anda mengonsumsi lansoprazol.
  • Diare atau muntah.
    Minum banyak cairan sesering mungkin untuk menghindari dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi termasuk urin yang kurang dari biasanya atau mengeluarkan urin yang berbau kuat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare atau muntah tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit perut.
    Cobalah untuk beristirahat dan rileks. Ini dapat membantu untuk makan dan minum perlahan dan makan lebih sedikit dan lebih sering. Menempatkan bantal panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu. Jika sakit semakin memburuk, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Kesulitan membuang air besar (konstipasi).
    Makan lebih banyak makanan berserat tinggi seperti buah segar dan sayuran dan sereal, dan minum banyak air. Cobalah berolahraga lebih teratur, misalnya, dengan berjalan kaki atau berlari setiap hari. Jika ini tidak membantu, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Gatal dan ruam pada kulit.
    Cobalah untuk konsumsi obat alergi yang dapat Anda beli dari apotek.
  • Pusing atau lelah.
    Jika lansoprazol membuat Anda merasa pusing atau lelah, hentikan apa yang Anda lakukan dan duduk atau berbaring sampai merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa lelah. Jangan minum alkohol karena akan membuat Anda merasa lebih buruk.
  • Mulut atau tenggorokan kering.
    Mengunyah permen karet bebas gula atau permen yang bebas gula.
  • Mual.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Biduran (urtikaria).
  • Kelelahan.
  • Kesemutan (parestesia).
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh.
  • Nyeri pada otot dan sendi.
  • Ruam pada kulit.
  • Pasien yang mengalami pusing dan merasa sekelilingnya seperti berputar (vertigo).

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 25°C dan terlindung dari cahaya dan kelembaban.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki keganasan pada lambung.
  • Pasien dengan faktor risiko penurunan penyerapan vitamin B12.
  • Pasien yang berisiko mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Pasien dengan gangguan hati sedang hingga berat.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang mengonsumsi obat rilpinavirin dan atazanavir.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Loprezol Kapsul 30 mg (3 Strip @ 10 Kapsul)